Mentalitas Bayern Munchen di Liga Champions Berhasil Singkirkan Celtic
Editor Bolanet | 19 Februari 2025 10:47
Bola.net - Pertandingan leg kedua babak playoff 16 besar Liga Champions 2024/2025 antara Bayern Munchen vs Celtic di Allianz Arena, Rabu (19/2/2025) dini hari berlangsung sengit. Pertandingan ini berakhir dengan skor 1-1, namun Munchen berhasil melaju ke babak 16 besar dengan agregat 3-2. Kemenangan di leg pertama di Glasgow menjadi modal penting bagi Bayern untuk bertahan di kompetisi ini.
Dalam pertandingan yang berlangsung ketat ini, Celtic memberikan perlawanan yang sengit. Mereka berhasil unggul lebih dulu melalui gol Nicolas Kuhn pada menit ke-63, yang membuat agregat menjadi 2-2. Namun, Bayern tidak menyerah dan menunjukkan mental juara mereka dengan mencetak gol penentu melalui Alphonso Davies di masa injury time, tepatnya menit ke-94.
Cuaca dingin yang ekstrem menjadi tantangan tersendiri bagi kedua tim. Meskipun Munchen memiliki banyak peluang, mereka kesulitan untuk mencetak gol hingga babak kedua. Pelatih Bayern, Vincent Kompany, mengaku lega timnya bisa lolos. "Yang terpenting adalah kami berhasil melaju. Kami sudah menantikan babak selanjutnya," ujarnya.
Perjuangan Bayern Munchen

Cuaca dingin yang ekstrem menjadi latar belakang perjuangan Bayern Munchen melawan Celtic. Pertandingan ini berlangsung ketat, dengan kedua tim saling menekan sejak menit awal. Bayern, meskipun memiliki banyak peluang, kesulitan untuk mencetak gol hingga pertengahan babak kedua.
Celtic bahkan sempat unggul terlebih dahulu, membuat suasana di Allianz Arena semakin tegang. "Kami punya banyak peluang di babak kedua yang seharusnya bisa menghasilkan dua atau tiga gol. Tapi, pada akhirnya, gol dari Phonzy (Alphonso Davies) yang menjadi penentu," kata Kompany.
Alphonso Davies Jadi Pahlawan di Menit Akhir

Alphonso Davies, yang masuk sebagai pemain pengganti, menjadi pahlawan bagi Bayern Munchen. Golnya di menit ke-93 tidak hanya menyelamatkan tim dari kekalahan, tetapi juga memastikan mereka lolos ke babak 16 besar. Gol tersebut menjadi penutup yang dramatis setelah pertandingan yang penuh perjuangan.
Davies membuktikan betapa pentingnya peran pemain cadangan dalam situasi krusial. "Kami telah mengeluarkan banyak energi dalam enam hari terakhir. Sekarang, kami punya waktu untuk memulihkan diri dan fokus ke babak selanjutnya," tambah Kompany.
Mental Juara Bayern yang Tak Pernah Padam
Bayern Munchen sekali lagi menunjukkan mentalitas juara mereka. Meski sempat tertinggal, tim asuhan Vincent Kompany tidak menyerah dan terus berusaha mencetak gol. Kompany menegaskan bahwa hasil yang penting adalah lolos ke babak berikutnya.
"Tentu kami ingin mengalahkan lawan dengan skor besar, tapi jika tidak bisa, yang terpenting adalah bekerja keras untuk hasil yang baik," tutupnya.
Dengan mental juara dan kedalaman skuad, Munchen siap menghadapi tantangan di babak 16 besar. Fans Bayern pun bisa bernapas lega dan menantikan aksi tim kesayangan mereka di fase selanjutnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Nasib Tragis Kyle Walker: Sudah Gembar-Gembor Ingin Bawa AC Milan Juara Liga Champions, Eh Tersingkir
- Mental Baja dan Strategi Cerdas: Senjata Club Brugge Tundukkan Atalanta
- Bukan Salah Theo Hernandez, Conceicao Tanggung Jawab Penuh atas Kegagalan Milan di UCL
- Sikap Pemain yang Menghancurkan Mimpi AC Milan di Liga Champions
- Balada Santiago Gimenez: Bobol Gawang Mantan, tapi Sekaligus Disingkirkan Mantan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kemenangan yang Menyisakan Banyak Masalah, Real Madrid Tidak Begitu Meyakinkan!
Liga Champions 26 Februari 2026, 19:44
-
Nonton Live Streaming Persib vs Madura United di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Ole Romeny Masih Mencari Gol Pertama di Oxford United Jelang Agenda Timnas Indonesia
Tim Nasional 27 Februari 2026, 01:12
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs PSIM 27 Februari 2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 23:28
-
Hasil Persita vs Dewa United: Tren Positif Tim Tamu Terus Berlanjut
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:52
-
BRI Super League: Donny Warmerdam Mulai Menemukan Diri di PSIM Yogyakarta
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:21
-
Krisis Cedera yang Menggerogoti Liverpool: Tumbangnya Pemain-Pemain Kunci
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:59
-
PSG Susah Payah ke 16 Besar Liga Champions: Magis Sudah Habis?
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:28
-
Real Madrid Tindak Tegas Suporter yang Lakukan Salam Nazi Saat Lawan Benfica
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:18
-
2 Calon Lawan Menanti Real Madrid di 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:06
-
Jalan Terjal Chelsea Menuju Liga Champions: Rentetan Laga Berat yang Jadi Ancaman
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:01
-
Alasan di Balik Langkah Cristiano Ronaldo Membeli Saham Almeria
Liga Spanyol 26 Februari 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58







