Metzelder: Real Madrid Tetap Lebih Baik
Editor Bolanet | 18 Februari 2015 22:38
- Skuat Real Madrid mendapatkan kunjungan spesial dari salah satu mantan pemainnya. Menginap di sebuah hotel di kota Essen untuk menghadapi dalam leg pertama 16 besar Liga Champions, mantan pemain Madrid Christoph Metzelder menjadi tamu istimewa.
Metzelder pernah tiga musim membela Los Blancos sebelum akhirnya hengkang ke Schalke pada tahun 2010. Mantan bek tengah Jerman itu pun menyampaikan pandangan atas duel yang akan berlangsung, Kamis (19/02) dini hari nanti.
Tahun lalu, Madrid jelas sangat unggul dan saya rasa kali ini pertandingan akan lebih ketat, tapi bagi saya Madrid adalah favorit utama. Dengan leg kedua di Bernabeu, anda bisa melihat mengapa mereka jadi favorit.
Kejadian musim lalu memberikan memori yang menyakitkan di sini, kalah dengan cara seperti itu di kandang adalah hari yang sangat buruk. terangnya pada realmadrid.com.
Metzelder juga melihat kedatangan dan polesan Roberto Di Matteo memiliki pengaruh yang signifikan pada Die Koenigsbaluen.
Schalke mengawali musim ini dengan tidak terlalu bagus, tapi di bawah Di Matteo, mereka mengubah gaya bermain. Mereka lebih nyaman dengan lima pemain di belakang dan memiliki kualitas di lini depan, tapi Madrid memang lebih baik. [initial]
(rmc/dct)
Metzelder pernah tiga musim membela Los Blancos sebelum akhirnya hengkang ke Schalke pada tahun 2010. Mantan bek tengah Jerman itu pun menyampaikan pandangan atas duel yang akan berlangsung, Kamis (19/02) dini hari nanti.
Tahun lalu, Madrid jelas sangat unggul dan saya rasa kali ini pertandingan akan lebih ketat, tapi bagi saya Madrid adalah favorit utama. Dengan leg kedua di Bernabeu, anda bisa melihat mengapa mereka jadi favorit.
Kejadian musim lalu memberikan memori yang menyakitkan di sini, kalah dengan cara seperti itu di kandang adalah hari yang sangat buruk. terangnya pada realmadrid.com.
Metzelder juga melihat kedatangan dan polesan Roberto Di Matteo memiliki pengaruh yang signifikan pada Die Koenigsbaluen.
Schalke mengawali musim ini dengan tidak terlalu bagus, tapi di bawah Di Matteo, mereka mengubah gaya bermain. Mereka lebih nyaman dengan lima pemain di belakang dan memiliki kualitas di lini depan, tapi Madrid memang lebih baik. [initial]
Menuju final Liga Champions 2015
Lampard: Lawan Barca, City Pantang Lakukan Kesalahan
Lambert: Liverpool Buruk di Liga Champions, Kini Incar Liga Europa
UEFA Wajibkan Madrid Pakai Jersey Pink Kontra Schalke
Marchisio: Juventus Incar Final Liga Champions
Lampard Yakin Manchester City Segera Juara Liga Champions
Hadapi Schalke, Casillas Samai Rekor Carragher
Srna Sebut Douglas Costa Selevel Robben
Dukung Program Anti Kelaparan PBB, Ibra Tulis '850 Juta Nama' di Sepatunya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Spanyol Juara Dunia, Luis De La Fuente: Mana Tatto-mu, Cucurella?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 06:00
-
Xabi Alonso Pastikan Enzo Fernandez Tetap Bertahan di Chelsea
Liga Inggris 14 Juli 2026, 16:00
-
Prancis vs Spanyol: Rekor Pertemuan Mbappe vs Yamal
Piala Dunia 13 Juli 2026, 14:43
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















