Milan vs Barcelona 2006, Assist Brilian Ronaldinho dan Laga Terakhir Trio Diavolo
Gia Yuda Pradana | 29 April 2020 15:58
Bola.net - Semifinal Liga Champions musim 2005/06 berakhir pahit bagi AC Milan. Langkah mereka dikandaskan Barcelona yang dimotori Ronaldinho.
Momen pahit dari 14 tahun lalu itu bukan sesuatu yang ingin dikenang oleh para pendukung Milan.
Pasalnya, selain Milan gagal ke final, ada satu hal menyesakkan lainnya. Duel tersebut juga menandai penampilan terakhir trio striker Andriy Shevchenko, gelandang Rui Costa, dan bek Jaap Stam bersama Il Diavolo di kompetisi ini.
Camp Nou, 26 April 2006
Sebelumnya, Milan menyingkirkan Bayern Munchen di babak 16 besar, dan Lyon di perempat final. Sementara itu, Barcelona melewati hadangan Chelsea dan Benfica.
Mereka pun bertemu di semifinal. Partai lainnya mempertemukan Arsenal dan Villarreal.
Pada leg pertama di San Siro, 18 April 2006, Milan takluk 0-1. Pasukan Carlo Ancelotti dipaksa menyerah oleh tim besutan Frank Rijkaard lewat gol tunggal Ludovic Giuly.
Ganti bertandang ke Camp Nou pada 26 April 2006, Milan tak mampu membalikkan keadaan. Laga berkesudahan imbang 0-0, dan mereka tersingkir dari kejuaraan.
Penampilan Terakhir
Ancelotti memasang Shevchenko dan Stam dari menit awal, sedangkan Rui Costa baru masuk menggantikan Gennaro Gattuso di menit 68.
Hasil akhirnya tak sesuai harapan Milan. Laga di Camp Nou itu pun menjadi penampilan terakhir Shevchenko, Rui Costa, dan Stam dengan seragam Milan di kompetisi ini.
Assist Ronaldinho Itu
Tersingkirnya Milan tak lepas dari kekalahan mereka di San Siro. Itu pun gara-gara mereka tak sanggup membelenggu Ronaldinho.
Dari assist brilian Ronaldinho lah, Giuly bisa mencetak gol penentu kemenangan Barcelona.
Barcelona lolos ke final. Mereka lantas keluar sebagai juara dengan kemenangan 2-1 atas Arsenal.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




