Momen Gol Punggung Ajaib Filippo Inzaghi Balas Pedihnya Tragedi Istanbul untuk AC Milan
Asad Arifin | 9 April 2020 13:35
Bola.net - Ada banyak penyerang top yang punya nama besar di sepak bola dunia. Namun, ada satu sosok yang begitu ikonik dan sulit dicari padanannya. Penyerang tersebut yakni Filippo Inzaghi.
Ya, sulit untuk mencari padanan yang tepat bagi sosok Filippo Inzaghi.
Filippo Inzaghi memulai karirnya di Piacenza. Pada 1991, dia mendapat kesempatan untuk bermain di sepak bola profesional. Performa Filippo Inzaghi tidak langsung menanjak dan sempat dipinjamkan ke beberapa klub.
Sempat bermain di Parma dan gagal, Filippo Inzaghi baru mendapat perhatian ketika tampil bagus untuk Atalanta pada 1996/1997. Filippo Inzaghi menyabet gelar top skor Serie A usai mencetak 24 gol pada akhir musim tersebut.
Setelah itu, jalan Filippo Inzaghi berjalan mulus. Dia meraih banyak sukses bersama Juventus dan AC Milan. Filippo Inzaghi pun menjadi salah satu pemain penting dalam sejarah timnas Italia.
Filippo Inzaghi Terlahir Offside
Salah satu kemampuan istimewa Filippo Inzaghi adalah naluri gol dan mencari ruang di dalam kotak penalti. Filippo Inzaghi tidak punya driblle atau kemampuan istimewa dalam duel satu lawan satu. Tapi, dia punya banyak trik untuk mencetak gol.
Satu kelebihan yang terus dikenang dari Filippo Inzaghi adalah lolos dari jebakan offside. Bahkan, manajer legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson, pernah menyebut Super Pippo lahir dalam posisi offside.
"Anak itu [Filippo Inzaghi] pasti terlahir dalam posisi offside," ucap Sir Alex Ferguson.
Walau sempat memberi sindiran, Sir Alex Ferguson juga pernah memberi pujian pada kiprah Filippo Inzaghi. Pada 2010 lalu, dia mengaku sangat senang melihat aksi pemain kelahiran 9 Agustus 1973 itu ketika membobol gawang Real Madrid.
"Inzaghi pasti dicatat sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah Milan. Ia begitu menyenangkan untuk disaksikan; seorang striker tipikal yang membuat para pemain bertahan gemetar."
"Ia adalah seorang legenda dalam haknya sendiri," kata Sir Alex Ferguson.
Gol Ajaib Filippo Inzaghi di Final Liga Champions
Filippo Inzaghi mencetak banyak gol penting dalam karirnya. Dia juga sering mencetak gol lewat cara yang unik. Mencetak gol sambil terjauh atau mencetak gol dengan tendangan yang tekniknya dan sudutnya aneh.
Namun, ada satu momen yang bakal selalu diingat. Jika tidak boleh disebut sebagai momen absrud, maka kata ajaib pantas disematkan pada gol Filippo Inzaghi. Momen itu terjadi pada final Liga Champions 2006/2007 lalu.
Final Liga Champions 2006/2007 digelar di Olympic Stadium, Athena, Yunani. AC Milan berjumpa Liverpool pada duel yang digelar pada 23 Mei 2007.
Final ini sangat penting bagi AC Milan. Dilatih Carlo Ancelotti, AC Milan punya komposisi skuad yang mewah. Ada Andrea Pirlo, Clerent Seedorf, Paolo Maldini, Alessandro Nesta, Alberto Gilardino, dan tentu saja Kaka.
Namun, bukan-nama di atas yang menjadi bintang di laga final. Filippo Inzaghi lah yang menjadi bintang dengan mencetak dua gol di laga final. Gol Filippo Inzaghi dicetak pada menit ke-45 dan 82. Liverpool mencetak gol pada menit 89 lewat Dirk Kuyt.
Dua gol yang dicetak Filippo Inzaghi sangat khas. Terutama gol pertama. Bukan lewat skill kelas dewa layaknya Kaka, tetapi lewat keberuntungan dan penempatan posisi. Filippo Inzaghi mencetak gol dengan punggungnya.
Gol tersebut bermula dari tendangan bebas yang dieksekusi Andrea Pirlo. Insting tajam membawa Filippo Inzaghi bergerak menjauh dari pagar betis. Bola yang dilepas Pirlo kemudian mengenai punggungnya dan membuat Pepe Reina terkecoh.
Andrea Pirlo melakukan selebrasi, begitu juga Filippo Inzaghi. Namun, gol tersebut resmi menjadi milik Filippo Inzaghi dan akan selalu dikenang sebagai momen ajaib dari Super Pippo.
Balas Dendam Istanbul
Dua tahun sebelumnya, tepatnya pada final Liga Champions musim 2004/2005, AC Milan juga berjumpa Liverpool. Laga digelar Atatürk Olympic Stadium, Istanbul pada 25 Mei 2005.
Saat itu, Filippo Inzaghi bermain untuk AC Milan, tetapi dia tidak masuk pada skuad untuk laga final. Carlo Ancelotti memilih memainkan duet Hernan Crespon dan Andriy Shevchenko di lini depan. Jon Dahl Tomasson duduk di bangku cadangan.
AC Milan membuka laga dengan bagus. Pada babak pertama, Milan sudah unggul dengan skor 3-0. Paolo Maldini mencetak gol pada menit ke-1. Lalu Hernan Crespo mencetak gol pada menit 39 dan 44.
Namun, babak kedua menjadi malapetaka bagi Milan. Gawang Dida tiga kali dibobol oleh Steven Gerrad, Vladimir Smicer dan Xabi Alonso. Laga di waktu normal berakhir dengan skor imbang 3-3 dan dilanjutkan ke adu penalti. AC Milan kemudian kalah 2-3 pada babak adu penalti.
Dua tahun setelah mimpi buruk di Istanbul, Filippo Inzaghi membalas semua dendam Milan kepada Liverpool.
Baca Ini Juga:
Termasuk Ronaldo-Messi, Ini 8 Pemain yang Pernah Dapat Standing Ovation dari Suporter Lawan
Kilas Balik: Perjalanan Fabio Quartararo Menuju Status 'Superstar' MotoGP
Maldini, Ronaldinho, dan Bintang-bintang AC Milan di Cover Game Sepak Bola
AC Milan 2010/2011: Scudetto Terakhir Sebelum Juventus Menguasai Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
