Musim Liverpool Menurut Mac Allister: Ekspektasi Tinggi, Realita Justru Menyakitkan
Dimas Ardi Prasetya | 17 April 2026 05:45
Bola.net - Musim 2025/2026 menjadi periode yang sulit bagi Liverpool di berbagai ajang kompetisi. Tim yang sebelumnya digadang-gadang kembali berjaya justru tampil inkonsisten sepanjang musim.
Harapan besar sempat mengiringi langkah The Reds setelah investasi besar di bursa transfer. Namun, performa di lapangan tidak mampu mencerminkan ambisi tinggi tersebut.
Liverpool mencatatkan hasil buruk dengan kekalahan demi kekalahan di berbagai kompetisi. Hingga saat ini, mereka bahkan kesulitan menembus empat besar klasemen Liga Inggris.
Puncak kekecewaan terjadi saat mereka tersingkir dari Liga Champions usai kalah dari PSG di Anfield. Kekalahan itu seolah menjadi simbol runtuhnya musim Liverpool yang penuh harapan.
Kekalahan dari PSG Jadi Pukulan Telak

Liverpool kembali menelan hasil pahit saat menjamu PSG di leg kedua perempat final Liga Champions. Bermain di hadapan pendukung sendiri, mereka justru tak mampu membalikkan keadaan.
Kekalahan 0-2 di Anfield memastikan langkah Liverpool terhenti dengan agregat telak 0-4. Hasil ini sekaligus mengubur mimpi mereka meraih trofi Eropa musim ini.
Penampilan Liverpool sebenarnya menunjukkan usaha lebih agresif dibanding leg pertama. Namun, efektivitas dan kualitas PSG membuat perbedaan yang sangat jelas.
“Kami lebih agresif, kami mencoba menekan, kami memiliki peluang, tetapi kami bermain melawan tim terbaik di dunia. Hasilnya memang seperti itu, dan kami harus mengucapkan selamat kepada lawan," ujar Alexis Mac Allister pada Sport TV, via Liverpool Echo.
Mac Allister Tak Menyangka Liverpool Terpuruk

Gelandang andalan Alexis Mac Allister mengakui bahwa performa tim musim ini jauh dari ekspektasi. Ia tidak menyangka Liverpool akan mengalami musim seberat ini.
Padahal, di awal musim, optimisme tinggi menyelimuti skuad asuhan Arne Slot. Status juara bertahan Liga Inggris serta belanja besar membuat mereka difavoritkan kembali bersaing di papan atas.
Namun kenyataan berkata lain, Liverpool justru kesulitan menjaga konsistensi. Mereka bahkan kalah dalam 17 pertandingan di semua kompetisi dan kini tercecer di posisi kelima.
“Jelas bahwa ini adalah musim yang sulit dan menantang. Jika Anda bertanya kepada saya di awal musim apa yang saya harapkan, saya akan mengatakan bahwa tim ini akan berjuang dan memenangkan berbagai kompetisi, tetapi sayangnya, itu tidak terjadi," ucap Mac Allister.
Tragedi Jota Bukan Alasan Keterpurukan

Di tengah musim yang berat, Liverpool juga harus menghadapi kehilangan tragis penyerang mereka, Diogo Jota. Peristiwa tersebut tentu memberikan dampak emosional besar bagi tim.
Meski begitu, Mac Allister menegaskan bahwa situasi tersebut bukan alasan utama menurunnya performa Liverpool. Ia menilai tim tetap harus bertanggung jawab atas hasil di lapangan.
Menurutnya, banyak faktor lain yang membuat Liverpool gagal tampil maksimal musim ini. Oleh karena itu, tim harus segera bangkit dan memperbaiki diri.
“Kita harus terus bekerja, karena tahun ini tidak adil bagi klub. Tentu saja, kita ingat Diogo Jota, dan itu adalah periode yang rumit, tetapi kita tidak bisa menjadikannya alasan. Saya tidak percaya itu sebabnya tahun ini begitu rumit bagi kami.”
Klasemen Liga Champions
(Liverpool Echo)
Baca Juga:
Kabar Duka: Eks Kiper Arsenal dan Juventus Alex Manninger Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan
Liverpool Hancur, Arne Slot Malah Bicara Jual Pemain, Van der Vaart: Ini Konyol, Gak Masuk Akal
PSG vs Bayern: Duel 2 Lini Serang Mematikan di Semifinal Liga Champions
Kabar Buruk Untuk Liverpool, Hugo Ekitike Dikabarkan Bakal Absen 9 Bulan!
Usai Duel Liverpool vs PSG, Ini Kata Arne Slot Soal Cedera Hugo Ekitike
Bekuk Liverpool, PSG Pede Bisa Back to Back Juara Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
LATEST UPDATE
-
Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
Liga Italia 7 September 2026, 23:29
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



