Nasib 4 Klub Italia Terakhir yang Bermain di Final Liga Champions
Asad Arifin | 22 Mei 2023 14:45
Bola.net - Perhelatan Liga Champions 2022/2023 sudah memasuki fase final. Manchester City dan Inter Milan akan saling menunjukkan tajinya untuk bisa membawa pulang piala bergengsi tersebut.
Duel penuh bergengsi ini akan berlangsung di Ataturk Olympic Stadium, Istanbul, Minggu, 11 Juni 2023 dini hari WIB mendatang. Kedua tim berhasil lolos hingga putaran final ini setelah melalui rintangan yang cukup berat sejak babak 16 besar.
Inter Milan menjadi wakil asal Italia yang akan kembali bertanding di final Liga Champions 2022/2023 setelah absen beberapa tahun terakhir. Kala itu, Juventus menjadi tim Serie A terakhir yang berhasil lolos ke partai puncak kompetisi Eropa satu ini.
Lantas, bagaimanakah peluang Inter Milan jika melihat nasib beberapa klub asal Italia yang pernah menjadi finalis Liga Champions pada beberapa tahun silam? Berikut ulasan empat klub asal Italia yang terakhir kali bermain di Liga Champions.
AC Milan (2007)

Wakil asal Italia pertama yang sempat tampil di final Liga Champions adalah AC Milan. Klub yang memiliki julukan Rossoneri tersebut adalah pemegang gelar terbanyak kompetisi Liga Champions di Serie A dengan perolehan tujuh gelar trofi.
Il Diavolo Rosso hanya kalah dari Real Madrid yang sudah mencatatkan total 14 gelar piala bergengsi tersebut. Terakhir kali Milan menginjakkan final Liga Champions tercatat pada tahun 2007. Mereka berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Liverpool dengan skor 2-1.
Final tersebut menjadi salah satu ajang yang paling menarik bagi para penggemar Milan. Bagaimana tidak, skuad Rossoneri yang masih dilatih oleh Carlo Ancelotti berhasil membalaskan dendam kepada Liverpool dalam laga final di Istanbul dua tahun sebelumnya.
Inter Milan (2010)

Selanjutnya ada rival sekota Rossoneri, yaitu Inter Milan. Klub asal Italia yang berhasil lolos kembali mewakili Serie A pada perhelatan final Liga Champions 2022/2023. Mereka akan menghadap lawan berat dari Inggris, yaitu Manchester City yang sangat diunggulkan dari segi kualitas.
Meski begitu, Inter pernah memiliki kedalaman skuad yang mumpuni pada saat dilatih oleh Jose Mourinho. Terbukti, mereka berhasil meraih treble winner di musim 2009/2010. Tahun 2010 juga kali terakhir bagi Inter masuk ke partai final Liga Champions hingga akhirnya kembali menjadi finalis di tahun ini.
Kala itu, Javier Zanetti dan kolega berhasil membekuk pasukan Bayern Munchen dengan skor 2-0 yang dinilai memiliki skuad cukup kuat. Mereka berhasil mematahkan semangat juang wakil asal Jerman tersebut karena dikabarkan juga mengincar gelar treble winner di tahun yang sama.
Juventus (2015)

Wakil asal Italia selanjutnya yang pernah tampil di final Liga Champions adalah Juventus. Klub Si Nyonya Tua itu pernah masuk ke partai final tahun 2015. Mereka menghadapi dominasi Barcelona yang sangat kuat dengan trio MSN (Messi, Suarez, Neymar) di lini serangannya.
Juventus memang menjadi klub asal Italia yang sangat mendominasi ketika bertanding di liga domestik maupun kompetisi eropa. Mereka berhasil memuluskan langkahnya menuju babak final usai membungkam skuad Los Galacticos pada babak semifinal dengan agregat 3-2.
Namun sayang, saat bertanding di partai final, Andrea Pirlo dkk berhasil dikalahkan oleh Lionel Messi cs dengan skor 3-1. Hal tersebut menjadi pertandingan yang sangat menyedihkan dalam sejarah Juventus ketika bertanding di final Liga Champions.
Juventus (2017)

Juventus menjadi wakil asal Italia terakhir yang tampil pada partai final Liga Champions sebelum Inter Milan di akhir musim ini. Terakhir kali Bianconeri meraih tiket ke babak final terjadi pada tahun 2017. Mereka kembali bersua dengan wakil asal Spanyol, yaitu Real Madrid.
Juventus berhasil lolos ke babak final usai melewati rintangan yang begitu sulit semenjak fase 16 besar. Mereka berhasil mengalahkan Porto, Barcelona, hingga mematahkan dominasi AS Monaco pada babak semifinal yang diperkuat oleh beberapa pemain bintang seperti Kylian Mbappe dan Bernardo Silva pada saat itu.
Akan tetapi, lagi dan lagi mereka harus takluk di partai puncak oleh pasukan Los Galacticos. Pertandingan sangat berjalan intens di babak pertama dengan skor 1-1. Akan tetapi, Real Madrid mampu menambah tiga gol sekaligus di babak kedua dan berhasil menjadi juara Liga Champions 2016/2017.
Sumber: UEFA
Penulis: Irasz Fabian Ilyasa (Penulis merupakan peserta Magang Merdeka 2023)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41












