Neraka Emirates Siap Menyambut Bayer Leverkusen, Madueke: Balas!

Afdholud Dzikry | 12 Maret 2026 05:36
Neraka Emirates Siap Menyambut Bayer Leverkusen, Madueke: Balas!
Winger Arsenal, Noni Madueke mengontrol bola di laga melawan Bayer Leverkusen pada leg pertama 16 besar Liga Champions, Kamis 12 Maret 2026. (c) AP Photo/Martin Meissner

Bola.net - Noni Madueke langsung mengirim pesan tegas kepada Bayer Leverkusen setelah membantu Arsenal meraih hasil imbang di Jerman, Kamis (12/3/2026) dini hari tadi. Winger muda Inggris itu kini menantikan leg kedua babak 16 besar Liga Champions di London Utara dengan penuh antusias.

Madueke menjadi pembeda lewat aksi individunya yang memaksa pelanggaran di kotak penalti. Momen tersebut berujung gol penyeimbang Arsenal dan menjaga peluang Meriam London untuk melangkah lebih jauh di kompetisi elite Eropa.

Advertisement

Kini fokusnya tertuju pada leg kedua di Emirates Stadium. Ia yakin dukungan suporter akan menjadi energi tambahan bagi Arsenal untuk menyingkirkan wakil Bundesliga tersebut.

Laga penentuan ini juga akan menjadi ujian kedalaman skuad racikan Mikel Arteta. Madueke percaya timnya memiliki mentalitas kuat untuk mengamankan tiket ke perempat final.

1 dari 3 halaman

Senjata Berbahaya dari Bangku Cadangan

Senjata Berbahaya dari Bangku Cadangan

Selebrasi Kai Havertz dalam laga Bayer Leverkusen vs Arsenal di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Martin Meissner

Masuk pada menit ke-60, Madueke segera memberi tekanan pada lini belakang Leverkusen. Menjelang akhir laga, penetrasinya memaksa Malik Tillman melakukan pelanggaran di kotak penalti.

Keputusan penalti sempat tertunda karena pengecekan VAR. Meski demikian, Madueke mengaku percaya pada instingnya saat melakukan penetrasi tersebut.

“Entah saya memulai pertandingan atau masuk dari bangku cadangan, saya merasa kemampuan saya unik,” ujar Madueke.

Ia menegaskan bahwa dirinya selalu berusaha memainkan gaya permainannya sendiri untuk membantu tim. Madueke merasa sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari skuad Arsenal yang penuh talenta saat ini.

“Saya hanya mengambil bola dan mengikuti insting saya untuk maju, jadi saya melakukannya,” jelasnya.

2 dari 3 halaman

Kedalaman Skuad Jadi Kekuatan Arsenal

Kedalaman Skuad Jadi Kekuatan Arsenal

Kai Havertz mengeksekusi penalti dalam laga Bayer Leverkusen vs Arsenal di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Martin Meissner

Penalti yang kemudian dikonversi Kai Havertz menegaskan pentingnya peran pemain pengganti. Madueke pun memuji ketenangan Havertz saat mengeksekusi penalti di bawah tekanan suporter tuan rumah.

Menurutnya, persaingan internal di Arsenal justru membuat tim semakin kuat. Siapa pun yang mendapat kesempatan bermain selalu siap memberikan dampak.

“Kai adalah pemain berkelas. Semua orang tahu kualitasnya dan kekuatan kedalaman skuad kami,” kata Madueke.

Ia menilai hal itu menjadi salah satu alasan Arsenal tampil kompetitif di fase gugur musim ini.

“Baik sebagai starter maupun pemain pengganti, selalu ada kesempatan untuk memberi dampak,” tambahnya.

3 dari 3 halaman

Menunggu Neraka Emirates Stadium

Meski gagal menang, suasana ruang ganti Arsenal di BayArena tetap tenang. Tim merasa hasil 1-1 cukup positif untuk dibawa pulang ke London.

Madueke bahkan sangat antusias menantikan pengalaman pertama bermain di laga gugur Eropa di Emirates Stadium.

“Saya tidak sabar. Saya tahu atmosfer Emirates akan luar biasa,” ujarnya.

Ia pun berharap para pendukung Arsenal memenuhi stadion dan memberikan tekanan besar bagi Leverkusen.

“Kami akan membutuhkan dukungan mereka, dan kami yakin bisa menyelesaikan pekerjaan ini,” pungkas Madueke.

LATEST UPDATE