Ogah Main Aman Saat PSG Unggul 3 Gol Atas Bayern, Luis Enrique Kena Sentil Legenda Man United
Dimas Ardi Prasetya | 29 April 2026 15:27
Bola.net - Laga leg pertama semifinal Liga Champions UEFA 2025/2026 menghadirkan tontonan luar biasa penuh drama. PSG menjamu Bayern Munchen di Parc des Princes, Rabu 29 April 2026 dini hari WIB.
Pertandingan ini langsung berjalan panas sejak awal dengan jual beli serangan dari kedua tim. Total sembilan gol tercipta dalam duel yang disebut-sebut sebagai salah satu semifinal paling gila dalam sejarah kompetisi.
Bayern sempat membuka keunggulan lewat penalti Harry Kane, namun PSG merespons cepat melalui Khvicha Kvaratskhelia dan Joao Neves. Skor terus berubah hingga babak pertama ditutup dengan keunggulan tipis PSG 3-2.
Di babak kedua, PSG bahkan sempat menjauh hingga unggul tiga gol sebelum Bayern bangkit. Duel akhirnya berakhir 5-4 untuk kemenangan PSG, meninggalkan banyak catatan menarik jelang leg kedua di Jerman.
Saat Unggul Besar, Keputusan Luis Enrique Justru Dipertanyakan

Legenda Manchester United, Wayne Rooney, mengaku tak habis pikir dengan pendekatan taktik Luis Enrique. Ia menilai PSG seharusnya bermain lebih aman saat sudah unggul jauh.
Menurut Rooney, momentum saat unggul 5-2 seharusnya dimanfaatkan untuk mengontrol permainan. Namun PSG justru tetap bermain terbuka dan memberi celah bagi Bayern untuk bangkit.
Keputusan tersebut dinilai berisiko tinggi mengingat level semifinal Liga Champions yang sangat ketat. Rooney bahkan menilai hasil ini bisa saja merugikan PSG dalam jangka panjang.
"Saya pikir Luis Enrique adalah pelatih top, jadi ketika mereka unggul 5-2, saya pikir seharusnya ia berkata, 'baiklah, mari kita bertahan, mari kita fokus pada bola, persulit lawan, dan selesaikan pertandingan', mungkin itu akan membawa mereka ke final tetapi mereka tidak melakukannya, mereka malah mencetak lebih banyak gol," ucap Rooney dengan nada heran pada Prime, via Metro.
Pertahanan Bayern Disorot: Amatir!

Selain mengkritik PSG, Rooney juga menyoroti buruknya lini belakang Bayern. Tim asuhan Vincent Kompany dinilai terlalu fokus menyerang tanpa keseimbangan.
Rooney melihat banyak kesalahan mendasar dalam proses bertahan Bayern. Hal ini membuat PSG dengan mudah menciptakan peluang dan mencetak gol.
Ia bahkan menyebut beberapa gol yang bersarang ke gawang Bayern terlihat seperti kesalahan di level amatir. Komentar ini menegaskan betapa rapuhnya pertahanan Bayern di laga besar tersebut.
"Vincent Kompany memiliki tim yang sangat berorientasi menyerang, dan saya pikir Anda dapat dengan jelas melihat bahwa mereka belum banyak berlatih bertahan karena beberapa gol yang kita lihat adalah gol-gol amatir," kritiknya.
Meski Kalah, Rooney Justru Lebih Pilih Bayern di Leg Kedua

Menariknya, Rooney justru melihat Bayern masih punya peluang besar untuk membalikkan keadaan. Kekalahan satu gol dianggap bukan masalah besar bagi raksasa Jerman tersebut.
Bermain di kandang sendiri pada leg kedua menjadi keuntungan besar bagi Bayern. Selain itu, kemampuan mereka mencetak gol ke gawang PSG juga jadi modal penting.
Rooney percaya jika Bayern mampu memperbaiki pertahanan, peluang comeback sangat terbuka. Ia bahkan mengaku lebih memilih berada di posisi Bayern ketimbang PSG saat ini.
"Saya rasa secara keseluruhan menjelang pertandingan minggu depan, saya akan jauh lebih bahagia berada di Bayern Munich. Meninggalkan tempat ini hanya dengan selisih satu gol, mengetahui bahwa Anda bisa mencetak gol melawan PSG, Anda bisa memperketat pertahanan sedikit, saya rasa keuntungan ada pada mereka (Bayern)," cetus Rooney.
(Metro)
Baca Juga:
Rekor Baru Harry Kane di Tengah Drama PSG vs Bayern Munchen, Lampaui Steven Gerrard
Luis Enrique Pecahkan Rekor Guardiola Usai PSG Taklukkan Bayern Munchen
Vitinha Sedikit Kecewa Meski PSG Menang Dramatis Lawan Bayern Munchen
PSG Menang, Ousmane Dembele Janji Tetap Tampil Agresif di Markas Bayern Munchen
Sederet Statistik Bersejarah dan Rekor Gila Saat Hujan 9 Gol di Laga PSG vs Bayern Munchen
Harry Kane Nilai Bayern Munchen Seharusnya Bisa Kunci Kemenangan Lawan PSG
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hansi Flick Puas dengan Anthony Gordon meski Belum Cetak Gol untuk Barcelona
Liga Spanyol 14 September 2026, 11:52
-
Phil Foden Kena Kartu Merah, Roy Keane Justru Salahkan Bruno Fernandes
Liga Inggris 14 September 2026, 11:22
-
Murka, Lisandro Martinez Sebut Gol Haaland Tidak Seharusnya Disahkan
Liga Inggris 14 September 2026, 10:52
-
Enzo Maresca Yakin Gol Haaland Tidak Offside
Liga Inggris 14 September 2026, 10:22
LATEST UPDATE
-
Bukannya Merugikan, Kartu Merah Phil Foden Justru Untungkan Man City di Derby Manchester
Liga Inggris 14 September 2026, 18:14
-
David Raya Jadi Tembok Arsenal yang Sulit Ditembus
Liga Inggris 14 September 2026, 17:45
-
Bedah Perbandingan Catatan Gol Barcelona dan Real Madrid dari 6 Laga: Siapa Lebih Tajam?
Liga Spanyol 14 September 2026, 16:13
-
Barcelona Sudah Cetak 26 Gol dalam 6 Laga, padahal Tanpa 'Nomor 9' Murni
Liga Spanyol 14 September 2026, 15:44
-
Garudayaksa FC Masih Tanpa Kemenangan, Apa yang jadi Penyebabnya?
Bola Indonesia 14 September 2026, 15:12
-
MU Merasa Diperlakukan Secara Zalim
Liga Inggris 14 September 2026, 14:15
-
John Herdman Bidik Trofi Perdana Bersama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 14 September 2026, 14:13
-
Lamine Yamal Makin Kuat dalam Persaingan Ballon d'Or 2026
Liga Spanyol 14 September 2026, 13:22
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33







