Ovrebo Akui Eto'o Lakukan Handball dan Ballack Mestinya Dikartu Merah
Dimas Ardi Prasetya | 18 Februari 2018 22:58
Bola.net - - Eks wasit UEFA Tom Henning Ovrebo mengaku bahwa ia seharusnya memberikan penalti pada Chelsea karena Samuel Eto'o memang melakukan handball dan mengusir keluar Michael Ballack di Stamford Bridge tahun 2009 silam.
Chelsea menjamu di leg kedua semifinal Liga Champions kala itu. Pertandingan tersebut berlangsung seru dan penuh kontroversi.
Ovrebo menjadi pusat dari kontroversi tersebut. Ia memang sempat mengusir keluar Eric Abidal. Namun ia tak memberikan penalti pada Chelsea kala Eto'o terlihat melakukan handball di dalam kotak penalti.
Hal yang sama juga terjadi saat bek Barca, Gerard Pique, terlihat seperti melakukan pelanggaran yang sama. Pada akhirnya Blaugrana saat itu bisa membuat pertandingan berakhir imbang 1-1 berkat gol Andres Iniesta.
Tim Catalan itu akhirnya berhak melaju ke partai final. Ovrebo, dalam wawancaranya dengan Marca, pada akhirnya mengakui bahwa saat itu ia memang membuat kesalahan.
Tentu saja (saya ingat) dan, ya, mereka adalah situasi handball. Saya menilai mereka di lapangan dan saya pikir sekarang tidak menarik untuk mengetahui apa yang saya pikirkan tentang setiap kejadian setelah selesai diadili, walaupun saya mengerti orang berpikir secara berbeda tentang bagaimana saya bertugas. Diskusi itu akan berlanjut selamanya, ucapnya.
Sementara itu, keputusannya untuk tak memberikan penalti sempat membuat Ballack mengamuk. Ia sempat mengejar Ovrebo dan menunjukkan reaksi protes yang sangat eksplosif.
Wastit asal Norwegia ini pun mengaku bahwa ia harusnya memang mengusir keluar gelandang asal Jerman tersebut. Namun ia kesulitan untuk menjelaskan mengapa saat itu ia melakukan hal sebaliknya.
Yang penting adalah belajar dari kesalahan saya, saya membuat keputusan untuk tidak mengirimnya keluar (Ballack) dan hanya itu, ucapnya.
Sulit untuk menjelaskan mengapa keputusan dibuat dan tidak sebaliknya di lapangan. Mungkin karena tekanan... atau dalam peristiwa itu bisa jadi karena Ballack memprotes dari belakang dan saya tidak melihatnya. Ada banyak alasan di setiap keputusan, terangnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







