Patrice Evra Sindir Gagalnya Arsenal ke Final Liga Champions dengan Analogi Nyeleneh
Ari Prayoga | 9 Mei 2025 03:12
Bola.net - Legenda Manchester United, Patrice Evra, kembali mencuri perhatian publik. Kali ini, pria berusia 43 tahun itu melontarkan komentar kontroversial seusai kekalahan Arsenal dari PSG di semifinal Liga Champions.
Melalui akun media sosial X (sebelumnya Twitter), Evra mengunggah sebuah video beberapa menit setelah laga usai di Paris, di mana Arsenal tumbang 1-2 (agregat 1-3) dari PSG.
Hasil tersebut membuat langkah The Gunners terhenti, sekaligus memperpanjang puasa gelar Mikel Arteta yang terakhir kali membawa Arsenal juara pada 2020 lewat trofi Piala FA.
Sindiran Patrice Evra

Dalam video berdurasi singkat itu, Evra menampilkan gaya khasnya—sarkas, penuh sindiran, namun dibalut dengan tawa dan ‘banter’.
Ia menyatakan simpatinya pada Arteta dan para pemain Arsenal, namun kembali menyentil para pendukung The Gunners yang menurutnya terlalu mudah percaya bahwa 'musim depan' akan selalu menjadi waktu kebangkitan mereka.
"Saya cinta Arteta, dia teman baik. Tapi masalahnya bukan di pemain Arsenal, melainkan di fans mereka. Mereka terlalu mudah percaya. Mereka janji ini itu, tapi akhirnya nihil,” ujar Evra.
Analogi Aneh Patrice Evra

Namun, yang paling mengejutkan adalah saat ia menyamakan kegagalan Arsenal seperti momen intim yang terganggu secara mendadak—analogi yang membuat banyak netizen mengernyitkan dahi.
"Bayangkan Anda sedang bersenang-senang dengan pasangan Anda, dan tepat saat momen klimaks, seseorang menarikmu. Rasanya menyakitkan dan bikin frustrasi. Begitulah Arsenal. Mereka ingin punya ‘bayi’ Liga Champions atau Premier League, tapi selalu gagal di detik akhir,” sindirnya.
Unggahan bertajuk "Only Love and Banter" itu ditutup dengan teriakan khas Evra, “I love this game!”, dan dalam waktu kurang dari 12 jam, sudah ditonton hampir 2 juta kali.
Kontroversi Patrice Evra

Evra memang dikenal kerap melontarkan komentar nyeleneh seputar dunia sepak bola, namun pernyataannya kali ini menuai pro dan kontra. Sebagian menganggapnya lucu dan menghibur, sementara yang lain menyebutnya tidak pantas dan tidak menghargai perjuangan Arsenal.
Yang jelas, satu hal tidak berubah—Evra selalu tahu cara mencuri perhatian, bahkan ketika tidak lagi bermain di lapangan hijau.
Apakah komentar ini sekadar guyonan khas Evra, atau justru sindiran keras yang mencerminkan ekspektasi publik terhadap Arsenal? Yang pasti, 'musim depan' akan selalu jadi harapan baru bagi para penggemar Meriam London.
Jadwal Final Liga Champions

- Pertandingan: PSG vs Inter Milan
- Venue: Allianz Arena, Munchen
- Waktu: Minggu, 1 Juni 2025
- Jam kick off: 02:00 dini hari WIB
- Siaran langsung: SCTV, beIN Sports
- Live streaming: Vidio.
Sumber: X @evra
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:48
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
LATEST UPDATE
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









