Presiden UEFA Belum Tertarik Gunakan VAR di Liga Champions
Febrian Widyachrisma | 29 Agustus 2018 10:33
- Rumor mengenai kehadiran VAR di pentas Liga Champions sempat beredar, namun Aleksander Ceferin selaku pimpinan UEFA dengan tegas menampiknya. Ia bahkan mengaku tak tahu asal muasal kabar tersebut.
Beberapa waktu lalu, sempat beredar kabar bahwa para petinggi UEFA, selain Ceferin, tertarik untuk mengimplementasikan VAR di Liga Champions mulai babak perempat final. Rumornya, keputusan penggunaan teknologi itu akan diumumkan pada September nanti.
Para petinggi UEFA tersebut diyakini merasa tertarik karena pengaruhnya di Piala Dunia 2018 kemarin. VAR memang menarik perhatian banyak publik karena dinilai berpengaruh besar terhadap pagelaran tertinggi tingkat internasional itu.
Scoll ke bawah untuk membaca komentar Aleksander Ceferin soal penggunaan VAR di Liga Champions.
Belum Yakin dengan VAR

Beberapa waktu setelahnya, Ceferin langsung angkat bicara dan menampik semua kabar yang tersiar. Pria berumur 50 tahun itu yakin bahwa teknologi VAR masih belum bisa digunakan di pentas besar semacam Liga Champions.
Saya tidak tahu dari mana datangnya kabar itu, tetapi kami belum berbicara soal itu dan saya masih belum yakin dengan VAR, ujar Ceferin kepada Ekipa.
Masih ada banyak hal yang perlu diperjelas. Siapa yang menentukan apakah harus melihat VAR? Wasit video ataukah yang utama? lanjutnya.
VAR Tidak Berfungsi di Piala Dunia

Bahkan penggunaan VAR di Piala Dunia 2018 lalu tidak membuat Ceferin yakin bahwa teknologi itu sudah pantas untuk digunakan. Ia mendengar sebuah kekurangan dari wasit yang pernah memimpin sebuah laga di ajang tersebut.
Kami harus mengadopsinya satu hari nanti, karena kami bermain di seluruh Eropa dan Liga Champions bukan turnamen sembarangan. Kami juga butuh regulasi. Lihat asisten wasit di Piala Dunia yang tidak melakukan apapun selain menunggu, tambahnya.
Seorang wasit berkata kepada saya: 'Saat ada insiden besar, saya menaruh jari di telinga dan semuanya meninggalkan saya'. Lihat kasus Serbia, yang tidak diberikan penalti saat melawan Swiss sementara lainnya mendapatkannya, tutupnya.
Wacana penggunaan VAR mencuat setelah beberapa kasus kontroversial mengenai keputusan wasit di Liga Champions musim lalu. Salah satu yang populer adalah kala Juventus bertemu Real Madrid di leg kedua perempat final bulan April lalu.
Saksikan Juga Video Ini

Sudah kenal dengan Maskot Asian Games 2018? Cari tahu tentang mereka melalui tautan video di bawah ini.
(foti/yom)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









