PSG Terlalu Tangguh

Gia Yuda Pradana | 10 September 2026 10:14
PSG Terlalu Tangguh
Pemain PSG Achraf Hakimi (tengah) beraksi dalam laga Liga Champions antara PSG vs Slovan Bratislava di Paris, Prancis, Rabu, 9 September 2026 (c) AP Photo/Thibault Camus

Bola.net - PSG menunjukkan statusnya sebagai juara bertahan Liga Champions dengan kemenangan telak 6-1 atas Slovan Bratislava pada matchday pertama fase liga musim 2026-27. Bermain di Paris, tim asuhan Luis Enrique tampil dominan dan hampir tidak memberi kesempatan kepada lawan untuk mengembangkan permainan.

Ferran Torres menjadi bintang utama lewat hat-trick dalam penampilan perdananya di Liga Champions bersama PSG. Ousmane Dembele juga tampil gemilang dengan dua gol, sedangkan Fabian Ruiz melengkapi pesta gol PSG setelah Suleiman Camara mencetak gol hiburan untuk Slovan.

Advertisement

Kekalahan tersebut membuat pelatih Slovan, Yaya Toure, mengakui kualitas PSG berada jauh di atas timnya. Ia bahkan menilai Paris memiliki kekuatan lengkap dari lini belakang hingga lini depan dan layak kembali menjadi kandidat kuat untuk mengangkat trofi.

1 dari 4 halaman

PSG Dominan Dari Awal

PSG langsung mengambil kendali pertandingan dan membuka keunggulan melalui Dembele setelah tembakan Nuno Mendes mengenai tiang. Penyerang Prancis itu kemudian mencetak gol keduanya lewat sundulan sebelum Torres mengambil alih permainan.

Torres mencetak gol pertamanya dengan memanfaatkan peluang dari jarak dekat, lalu kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui penyelesaian melengkung. Hat-trick penyerang tersebut memastikan debutnya di Liga Champions bersama PSG berakhir dengan catatan sempurna.

2 dari 4 halaman

Toure Akui Kesenjangan Besar

Yaya Toure tidak mencari alasan setelah timnya kalah telak dari juara bertahan Liga Champions tersebut. "Mereka terlalu kuat bagi kami malam ini," ujar Toure.

Pelatih asal Pantai Gading itu menilai PSG unggul dalam hampir seluruh aspek permainan. "Mereka akan dekat dengan kemenangan trofi ini lagi, mereka kuat di seluruh lapangan dan memberikan segalanya - itu luar biasa," katanya.

Toure juga menggambarkan PSG sebagai tim yang dibangun dengan sangat baik oleh Luis Enrique. "Mereka adalah sebuah mesin," ujarnya, sambil memuji kemampuan PSG menemukan pemain tambahan dan bergerak sebagai satu kesatuan.

3 dari 4 halaman

Peringatan buat Para Rival

Kemenangan 6-1 menjadi awal yang ideal bagi PSG dalam upaya mempertahankan gelar Liga Champions. Produktivitas enam gol sekaligus menunjukkan betapa banyaknya pilihan yang dimiliki Enrique untuk membongkar pertahanan lawan.

Bagi Slovan, pertandingan ini menjadi pelajaran mengenai standar tertinggi sepak bola Eropa. Toure menilai timnya harus bekerja keras untuk mencapai level yang diperlukan setelah melihat langsung kualitas PSG.

"Pertandingan malam ini membuka mata, melihat kualitas lawan, tetapi juga melihat tim saya sendiri," kata Toure. "Sayangnya, Paris terlalu kuat."

Jika PSG mampu mempertahankan intensitas dan kualitas permainan seperti ini, kemenangan atas Slovan dapat menjadi peringatan awal bagi para pesaing mereka. Sang juara bertahan telah mengirim pesan jelas bahwa ambisi mempertahankan trofi Liga Champions bukan sekadar target.

Sumber: UEFA.com

4 dari 4 halaman

Klasemen

LATEST UPDATE