Puskas Award 2025: Rizky Ridho Kalah Voting dari Santiago Montiel, Memang 'Favoritnya' Gol Salto Akrobatik
Richard Andreas | 17 Desember 2025 08:53
Bola.net - Santiago Montiel menjadi pemenang FIFA Puskas Award untuk gol terbaik tahun ini lewat sebuah tendangan salto spektakuler di Liga Argentina. Gol tersebut tercipta saat Independiente menghadapi Independiente Rivadavia pada Mei 2025 lalu.
Bek kanan berusia 28 tahun itu mencetak gol dengan cara yang langsung mengundang decak kagum, sekaligus menempatkannya di tengah sorotan global. Ia mengungguli sepuluh nomine lain yang berasal dari level dan panggung kompetisi berbeda.
Namun, kemenangan Montiel juga membuka kembali perdebatan lama. Apakah Puskas Award kini terlalu didominasi oleh satu jenis gol, yakni tendangan akrobatik, dan mulai mengabaikan bentuk keindahan lain dalam sepak bola?
Aksi Akrobatik yang Kembali Menentukan
Gol Montiel berawal dari situasi sepak pojok yang sempat dibuang pemain bertahan lawan. Dalam posisi membelakangi gawang dan berada di sisi kanan kotak penalti, ia menemukan ruang sebelum melompat dan melepaskan tendangan salto.
Bola melambung melewati kiper Ezequiel Centurion yang sedikit keluar dari garisnya, menghasilkan gol yang sulit dilupakan. Momen itu cukup untuk mengungguli nomine lain, termasuk Declan Rice dan Lamine Yamal.
Kualitas pesaingnya penting dicatat karena separuh suara berasal dari publik, sementara sisanya ditentukan panel FIFA Legends. Meski Rice dan Yamal memiliki basis penggemar besar, Montiel tetap keluar sebagai pemenang.
Tren Empat Tahun yang Sama

Kemenangan Montiel menandai tahun keempat berturut-turut gol bicycle kick meraih Puskas Award. Rangkaian ini dimulai pada 2022 melalui gol Marcin Oleksy di sepak bola amputasi bersama Warta Poznan.
Setahun kemudian, Guilherme Madruga memenangi penghargaan lewat tendangan salto jarak jauh untuk Botafogo. Pada 2024, giliran Alejandro Garnacho yang diakui berkat gol akrobatiknya bersama Manchester United melawan Everton.
Deretan ini memperkuat kesan bahwa Puskas Award semakin terikat pada jenis gol tertentu. Daftar pendek tahun ini pun dinilai minim variasi, dengan volley naluriah dan overhead kick mendominasi hampir seluruh nominasi.
Gol Indah yang Kurang Mendapat Ruang
Beberapa nomine lain sebenarnya menawarkan keindahan berbeda. Rice masuk daftar lewat tendangan bebas dari jarak 27 yard ke sudut atas gawang Thibaut Courtois di Liga Champions, sementara Yamal mencetak gol khasnya saat menghadapi Espanyol.
Ada pula gol dari Rizky Ridho, bintang Persija Jakarta dan Timnas Indonesia. Ridho mencetak gol impreesif jarah jauh lebih dari setengah lapangan, tapi sayangnya gol tersebut masih kalah voting.
Memang gol salto punya riwayat apik dalam sejarah Puskas Award. Contohnya pada 2015, saat gol dribel panjang Lionel Messi di Copa del Rey kalah dari tendangan salto Wendell Lira.
Fokus penilaian pada tembakan akhir juga membuat gol kolektif, seperti rangkaian 26 umpan PSG yang diselesaikan Ousmane Dembele, luput dari perhatian.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ada Iklan di Tengah Laga, Tayangan Piala Dunia 2026 Langsung Tuai Kritik
Piala Dunia 12 Juni 2026, 19:31
-
Satu Faktor X yang Bisa Bikin Kacau Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Juni 2026, 19:45
-
Jadwal Hari Pertama Piala Dunia 2026, Jumat 12 Juni 2026
Piala Dunia 11 Juni 2026, 17:15
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat Pada Pemain Everton Ini
Liga Inggris 17 Juni 2026, 20:00
-
Login! Tottenham Coba Tikung MU untuk Transfer Mateus Fernandes
Liga Inggris 17 Juni 2026, 18:35
-
Bernardo Silva Resmi Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 17 Juni 2026, 17:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Skotlandia vs Maroko 20 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 17:21
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Australia 20 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 16:59
-
Catatan Menarik Austria vs Yordania: Arnautovic Cetak Sejarah
Piala Dunia 17 Juni 2026, 15:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











