Rafael Leao Dikritik Bek Feyenoord: Tidak Terlalu Cepat dan Mudah Ditebak
Aga Deta | 14 Februari 2025 04:02
Bola.net - Rafael Leao mendapat kritik tajam dari bek Feyenoord, Givairo Read, yang sukses mematikan pergerakannya dalam kekalahan AC Milan. Read menilai Leao tidak secepat yang dibayangkan dan cukup mudah ditebak.
Feyenoord menjamu AC Milan di leg pertama play-off fase gugur Liga Champions 2024/2025, Kamis (13/2/2025) dini hari WIB. Bermain di Stadion De Kuip, Rossoneri harus menerima kekalahan tipis 0-1.
Feyenoord mampu mengejutkan Milan dengan gol cepat Igor Paixao di menit ke-3. Setelah itu, laga berlangsung terbuka dengan kedua tim saling menyerang, tetapi tak ada gol tambahan hingga peluit panjang berbunyi.
Leao kembali ke starting XI dalam formasi "Fab Four" bersama Santiago Gimenez, Joao Felix, dan Christian Pulisic. Namun, ia membuang peluang emas saat melakukan serangan balik. Ia berlari dari area sendiri, tapi akhirnya bisa dikejar dan ditekel oleh Read.
Bek Feyenoord Sudah Mempersiapkan Diri

Berbicara kepada Ziggo Sport, Read mengungkapkan bahwa ia sudah mempelajari permainan Leao sebelum pertandingan.
"Dia tidak begitu cepat," kata Read.
"Di beberapa meter pertama, dia sulit dikejar, tapi saya sudah memperkirakan itu. Saya menonton rekamannya sebelum pertandingan, jadi saya tahu apa yang harus dilakukan."
Atmosfer Pertandingan Turut Membantu

Bek berusia 21 tahun itu juga merasa atmosfer di stadion De Kuip juga turut membantu dirinya dalam mengganggu konsentrasi Leao.
"Suasana stadion sangat membantu saya untuk membuatnya tidak nyaman. Saya berterima kasih kepada para suporter kami," tambahnya.
Leao Akui Tampil Buruk

Leao sendiri meminta maaf kepada fans Milan setelah kekalahan ini. Ia mengakui bahwa performanya tidak sesuai ekspektasi.
"Kami tidak memiliki semangat dan agresi yang sama seperti Feyenoord," ungkap Leao kepada Amazon Prime Video Italia.
"Kami tidak tampil sesuai level pertandingan ini. Saya juga memiliki peluang di babak pertama yang tidak bisa saya maksimalkan."
Pemain Portugal berusia 25 tahun itu mengalami musim yang naik turun. Meskipun telah mencetak sembilan gol dan tujuh assist dalam 33 laga kompetitif, ia dianggap kurang konsisten dalam memberikan pengaruh di lapangan.
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Galatasaray Gencar Rayu Rafael Leao, Victor Osimhen Ikut Bantu
Liga Italia 5 Agustus 2026, 10:43
-
Xabi Alonso Buka Suara soal Masa Depan Mykhailo Mudryk di Chelsea
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 10:13
-
Neymar Akui Bisa Pensiun Usai Kontraknya di Santos Berakhir pada Desember
Bola Dunia Lainnya 5 Agustus 2026, 09:43
LATEST UPDATE
-
Rating dan Share Piala Presiden 2026 Melonjak, Final Diprediksi Pecahkan Rekor
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 00:35
-
Balsa Sekulic Bidik Gelar Perdana di Final Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 5 Agustus 2026, 23:37
-
Victor Osimhen Ditawarkan ke Atletico Madrid
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 21:23
-
Fenomena Unik: 9 Manajer Baru Bersaing di Premier League 2026/2027, 5 Debutan!
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 19:42
-
Lamine Yamal Beri Sinyal Dukung Barcelona Rekrut Julian Alvarez
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16










