Ranking Rasio Gol per Laga di Liga Champions: Messi Pertama, Ronaldo Hanya Nomor Tiga
Richard Andreas | 14 Mei 2020 07:30
Bola.net - Cristiano Ronaldo boleh jadi menyandang status pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Champions, tapi apakah Ronaldo merupakan predator paling mematikan?
Megabintang Juventus itu duduk nyaman di puncak dengan koleksi 128 gol, unggul cukup jauh dari Lionel Messi yang sudah mengoleksi 114 gol. Tidak ada yang bisa meragukan ketajaman Ronaldo.
Biar begitu, ternyata Ronaldo masih kalah dari Messi dalam hitungan rasio gol per laga. Mengutip Give Me Sport, rasio gol per laga ini ditentukan lewat pembagian jumlah gol dengan jumlah pertandingan.
Sebagai contoh, Didier Drogba pernah mencetak 44 gol dalam 92 pertandingan Liga Champions. Rasio gol per laganya ada di angkat 0,48, kelas menengah.
Berdasarkan hitungan ini, Ronaldo ternyata harus puas menduduki peringkat ketiga, kalah dari Lionel Messi yang ada di peringkat pertama.
Penasaran? Berikut 10 besar pencetak gol terbaik di Liga Champions berdasarkan hitungan rasio gol per laga:
10. Raul Gonzalez
Total gol: 71
Pertandingan: 142
Rasio gol: 0,50
Raul pernah jadi striker nomor satu Liga Champions selama bertahun-tahun, dia pun memegang rekor pemain termua yang bisa mencetak hattrick (18 tahun).
9. Karim Benzema
Total gol: 64
Pertandingan: 119
Rasio gol: 0,54
Striker Real Madrid lainnya. Ketajaman Benzema sering diabaikan selama ada Cristiano Ronaldo, padahal dia selalu ada untuk mencetak gol.
8. Sergio Aguero
Total gol: 39
Pertandingan: 71
Rasio gol: 0,55
Striker terbaik sekaligus legenda Man City. Meski Man City beberapa kali gagal di Liga Champions, Aguero masih bisa memberikan sumbangsih berupa gol.
7. Edinson Cavani
Total gol: 35
Pertandingan: 62
Rasio gol: 0,56
Meski sebagian besar golnya tercipta di fase grup, tidak ada yang bisa memandang remeh ketajaman Cavani. Dia jadi andalan PSG selama bertahun-tahun, meski musim 2019/20 ini mulai terpinggirkan.
6. Filippo Inzaghi
Total gol: 46
Pertandingan: 81
Rasio gol: 0,57
Striker langka yang teralhir offside. Inzaghi adalah poacher mematikan yang lihai bergerak di baris terakhir pertahanan lawan. Dia pernah mencetak 12 gol untuk AC Milan di UCL 2002/03.
5. Neymar
Total gol: 35
Pertandingan: 57
Rasio gol: 0,61
Neymar berulang kali diserang kritik karena sifatnya di luar lapangan, tapi sulit membantah keterampilannya dalam membawa bola. Meski sering cedera, Neymar tetap bisa diandalkan mencetak gol ketika fit.
4. Robert Lewandowski
Total gol: 64
Pertandingan: 68
Rasio gol: 0,74
Salah satu striker nomor 9 paling tajam di era sepak bola modern. Lewandowski tidak tahu caranya berhenti mencetak gol, entah dengan kepala, kaki kanan, atau kaki kiri, gol-gol Lewandowski terus membuat fans Bayern bersorak.
3. Cristiano Ronaldo
Total gol: 128
Pertandingan: 169
Rasio gol: 0,76
Anehnya, pencetak gol terbanyak sepanjang masa UCL justru ada di peringkat ketiga dalam daftar rasio gol per laga. Meski begitu, kualitas Ronaldo sebagai predator paling mematikan di Eropa tidak bisa dibantah, dia pun memegang rekor gol terbanyak dalam semusim UCL (17).
2. Ruud van Nistelrooy
Total gol: 56
Pertandingan: 73
Rasio gol: 0,77
RVP sebenarnya hanya menduduki peringkat ke-6 dalam daftar pencetak gol terbanyak dalam sejarah UCL, tapi dia termasuk salah satu predator paling mematikan. 56 gol dalam 73 pertandingan merupakan torehan tinggi.
1. Lionel Messi
Total gol: 114
Pertandingan: 141
Rasio gol: 0,81
Tentu, siapa lagi yang layak menduduki peringkat pertama kalau bukan Lionel Messi? Megabintang Barcelona ini merupakan pencetak gol terbanyak kedua dalam sejarah UCL, tapi rasio gol Messi nomor satu.
Sumber: Give Me Sport
Baca ini juga ya!
Hari Ini 8 Tahun Lalu, Gol Dramatis Aguero Bawa Man City Juara, MU Pun Merana
Di Mana Mereka Sekarang? Skuat Manchester City yang Pernah Dihajar 8-1 oleh Middlesbrough
FA Cup 2000/2001: Momen Emas Michael Owen di Wembley Bawa Liverpool Berpesta
Hari Ini 8 Tahun Lalu: Pesta Juara Galatasaray Dinodai Kerusuhan, 1 Suporter Tewas, dan Puluhan Luka
Di Mana Mereka Sekarang? Starting XI MU Pada Laga Terakhir Sir Alex Ferguson di Old Trafford
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dengan Peran Lebih Tepat, Cristiano Ronaldo Masih Bisa Sangat Berbahaya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 20:56
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador vs Curacao
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:14
-
Klasemen F Piala Dunia 2026: Belanda Naik ke Puncak Usai Hancurkan Swedia
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:03
-
Arda Guler Akui Malu Usai Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:01
-
Martin Zubimendi Bela Lini Tengah Spanyol Usai Dikritik Main Lambat
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:31
-
Man of the Match Belanda vs Swedia: Cody Gakpo
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:10
-
Kabar Baik untuk Brasil, Cedera Raphinha Diprediksi Tidak Serius
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:01
-
Zlatan Ibrahimovic Yakin Amerika Serikat Mampu Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 00:31
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Jerman vs Pantai Gading
Piala Dunia 21 Juni 2026, 00:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28












