Rapor Pemain PSG vs Arsenal: Willian Pacho Tangguh, Vitinha Jadi Motor Permainan
Richard Andreas | 31 Mei 2026 03:32
Bola.net - PSG sukses mempertahankan mahkota Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal dengan skor 4-3 lewat adu penalti pada final yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Sabtu 30 Mei 2026. Kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit sebelum pemenang akhirnya ditentukan dari titik putih.
PSG mengawali pertandingan dengan buruk. Kesalahan sapuan Marquinhos membuat Kai Havertz lolos dan mencetak gol cepat untuk membawa Arsenal unggul.
Meski mendominasi penguasaan bola hampir sepanjang laga, pasukan Luis Enrique kesulitan menciptakan peluang bersih dan sempat frustrasi menghadapi pertahanan disiplin The Gunners.
Kebuntuan akhirnya pecah pada babak kedua ketika Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan di kotak penalti. Ousmane Dembele yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh David Raya untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Setelah itu, kedua tim sama-sama memiliki peluang, tetapi gagal menemukan gol kemenangan hingga laga berlanjut ke extra time. Babak extra time tidak menghasilkan banyak peluang berbahaya sehingga adu penalti menjadi penentu.
PSG akhirnya keluar sebagai juara setelah Eberechi Eze melepaskan tendangan melebar dan Gabriel Magalhaes gagal memanfaatkan kesempatan terakhir Arsenal.
Di tengah pertandingan yang berjalan ketat, Willian Pacho tampil sebagai sosok paling menonjol di lini belakang PSG. Sementara itu, Vitinha kembali menunjukkan perannya sebagai motor permainan dan menjadi salah satu pemain yang paling berpengaruh dalam keberhasilan Les Parisiens mempertahankan gelar juara Eropa.
Berikut rapor pemain PSG melawan Arsenal di laga final Liga Champions 2025/2026.
Kiper dan Lini Belakang

Matvey Safonov (5/10)
Safonov boleh kecewa dengan gol yang bersarang ke gawangnya karena Havertz berhasil menaklukkan dirinya dari sudut sempit. Meski begitu, ia cukup sigap mengantisipasi umpan silang berbahaya Bukayo Saka dan beberapa kali keluar dari sarangnya dengan tepat.
Achraf Hakimi (7/10)
Menunjukkan kondisi fisik yang prima dengan sejumlah sprint penting saat bertahan maupun membantu serangan. Sempat menguji David Raya lewat tendangan bebas pada babak kedua dan terus tampil aktif hingga akhir pertandingan.
Marquinhos (6/10)
Sapuan buruknya menjadi awal terciptanya gol Arsenal. Namun, sang kapten menebus kesalahan tersebut lewat blok krusial yang menggagalkan peluang emas Havertz. Selebihnya tampil cukup solid mengawal lini belakang.
Willian Pacho (8/10)
Semakin nyaman menghadapi Havertz seiring berjalannya pertandingan. Tampil tangguh dalam duel-duel udara dan efektif meredam bola-bola panjang Arsenal. Juga melakukan penyelamatan penting di depan gawang pada awal babak tambahan.
Nuno Mendes (5/10)
Beberapa kali memperlihatkan kemampuan membawa bola dan mengirim umpan jauh yang menarik. Sukses membatasi pergerakan Saka, tetapi mulai kesulitan setelah Noni Madueke masuk. Nilainya turun karena gagal mengeksekusi penalti.
Lini Tengah

Joao Neves (5/10)
Laga berjalan dengan tempo yang tidak terlalu menuntut kemampuan fisiknya. Sempat beberapa kali kehilangan pengaruh dalam permainan meski tetap disiplin menjaga keseimbangan lini tengah. Mendapat kartu kuning.
Vitinha (7/10)
Semakin dominan ketika PSG mulai mengurung Arsenal di area pertahanan sendiri. Tidak semua aksinya berhasil, tetapi sebagian besar serangan berbahaya PSG lahir dari kreativitas dan distribusi bolanya.
Fabian Ruiz (5/10)
Beberapa kali menemukan ruang terbuka untuk menyerang pada babak pertama, tetapi gagal memanfaatkannya dengan maksimal. Selain itu, ia bermain sederhana dan membantu sirkulasi bola di lini tengah.
Lini Depan

Desire Doue (4/10)
Jauh dari performa impresif yang pernah ia tunjukkan di panggung besar. Terlalu sering mengirim umpan silang dengan tenaga berlebihan atau melepaskan tembakan yang tidak tepat sasaran.
Khvicha Kvaratskhelia (5/10)
Kurang menonjol pada babak pertama karena terus dijauhkan dari area berbahaya oleh pertahanan Arsenal. Bermain lebih baik setelah jeda, mendapatkan hadiah penalti, dan beberapa kali mampu menusuk ke kotak penalti. Meski demikian, ekspektasi terhadapnya jauh lebih tinggi.
Ousmane Dembele (5/10)
Mengeksekusi penalti dengan tenang untuk menyamakan kedudukan. Umpan satu sentuhannya juga berperan dalam terciptanya penalti PSG. Namun, secara keseluruhan, ia kesulitan menembus pertahanan Arsenal dan terlalu sering kehilangan momentum saat menyerang.
Pemain Pengganti

Bradley Barcola (4/10)
Dua kali berhasil lolos dari jebakan pertahanan Arsenal, tetapi sentuhan akhirnya mengecewakan. Kesempatan emas yang dimiliki gagal dikonversi menjadi gol.
Goncalo Ramos (5/10)
Masuk menggantikan Dembele pada babak tambahan waktu. Minim suplai bola sehingga sulit memberikan dampak signifikan.
Warren Zaire-Emery (6/10)
Menghadirkan energi baru di lini tengah setelah masuk menggantikan Fabian Ruiz pada extra time. Membantu PSG tetap agresif hingga akhir.
Lucas Beraldo (5/10)
Tampil simpel setelah menggantikan Vitinha pada paruh kedua babak tambahan. Tidak membuat kesalahan berarti.
Illia Zabarnyi (5/10)
Masuk pada menit-menit akhir untuk menggantikan Marquinhos. Menjalankan tugasnya dengan aman hingga laga berakhir.
Statistik PSG vs Arsenal
Penguasaan bola: 75% - 25%
Tembakan: 21 - 7
Tembakan tepat sasaran: 4 - 1
Operan: 806 - 196
Akurasi operan: 91% - 69%
Tendangan sudut: 11 - 3
Offside: 0 - 3
Pelanggaran: 11 - 17
Kartu kuning: 2 - 4
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain
PSG XI (4-3-3): Matvey Safonov; Achraf Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, Nuno Mendes; Fabian Ruiz, Vitinha, Joao Neves; Desire Doue, Ousmane Dembele, Khvicha Kvaratskhelia.
ARSENAL XI (4-3-3): David Raya; Cristhian Mosquera, William Saliba, Gabriel Magalhaes, Piero Hincapie; Martin Odegaard, Declan Rice, Myles Lewis-Skelly; Bukayo Saka, Kai Havertz, Leandro Trossard.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jumlah Trofi Liga Champions: PSG Punya 2, Kylian Mbappe Masih 0!
Liga Champions 31 Mei 2026, 03:39
-
Man of the Match PSG vs Arsenal: Vitinha
Liga Champions 31 Mei 2026, 02:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04













