Rasmus Hojlund Beberkan Reaksi Mengejutkan Kevin De Bruyne Usai jadi 'Tumbal' Conte
Editor Bolanet | 19 September 2025 09:35
Bola.net - Striker Napoli, Rasmus Hojlund, buka suara mengenai kekalahan timnya dari Manchester City di Liga Champions, Jumat (19/9/2025) dini hari WIB. Ia memberikan kesaksian langsung dari ruang ganti mengenai sikap profesional Kevin De Bruyne.
Laga di Etihad Stadium tersebut menjadi malam yang berat bagi Partenopei. Kartu merah yang diterima Giovanni Di Lorenzo di awal laga membuat misi mereka menjadi nyaris mustahil.
Imbas dari kartu merah itu adalah sebuah keputusan taktikal yang berat dari pelatih Antonio Conte. Ia terpaksa menarik keluar Kevin De Bruyne, yang sedang menjalani momen emosional kembali ke kandang mantan timnya.
Banyak yang penasaran bagaimana reaksi seorang bintang besar saat dikorbankan dalam laga penting. Hojlund pun mengungkapkan sikap ksatria yang ditunjukkan oleh rekan setimnya tersebut.
Misi yang Terlanjur Sulit

Bahkan sebelum wasit meniup peluit kick-off, semua pemain Napoli sadar bahwa laga ini akan sangat berat. Menghadapi Manchester City di kandang mereka adalah salah satu tantangan terberat di Eropa saat ini.
Situasi menjadi jauh lebih rumit ketika Giovanni Di Lorenzo diusir wasit pada menit ke-21. Bermain dengan 10 orang melawan tim dengan kualitas serangan seperti City membuat Napoli harus berjuang ekstra keras.
"Jelas sulit bermain melawan Manchester City di stadion ini, dengan kualitas yang mereka miliki, itu sudah sangat-sangat berat," ujar Hojlund kepada Sky Sport Italia.
"Apalagi saat bermain dengan 10 orang," lanjutnya, menegaskan betapa kartu merah tersebut mengubah total jalannya pertandingan.
Pengorbanan Emosional De Bruyne

Salah satu momen paling krusial pasca kartu merah adalah keputusan yang diambil oleh Antonio Conte. Ia harus mengorbankan satu pemain ofensif untuk memasukkan bek, Mathias Olivera, demi menyeimbangkan tim.
Pilihan itu jatuh pada Kevin De Bruyne, memotong pendek momen kembalinya sang gelandang ke Etihad. Tentu saja, sebagai pemain, ada kekecewaan karena tidak bisa tampil penuh di laga yang begitu spesial.
"Tentu saja dia ingin memainkan pertandingan ini, tetapi dia mengerti pelatih yang memutuskan dan kami harus menghormati pilihannya," tambah Hojlund.
"Baik itu Kevin atau siapa pun," tegasnya.
Sikap Profesional di Atas Segalanya
Dalam situasi seperti itu, ego seorang pemain bintang bisa saja meledak. Namun, Hojlund bersaksi bahwa De Bruyne menunjukkan sikap yang luar biasa profesional dan dewasa.
Gelandang asal Belgia itu memahami sepenuhnya alasan di balik keputusan sulit sang pelatih. Ia sadar bahwa kepentingan tim harus selalu ditempatkan di atas keinginan pribadi, sekalipun itu menyakitkan.
"Dia adalah pemain yang sangat, sangat bagus, dia ingin bermain, tetapi pelatih yang membuat keputusan," kata Hojlund.
"Dia mengerti pelatih yang memutuskan dan kami harus menghormati pilihannya, baik itu Kevin atau siapa pun," sambungnya.
Realistis Hadapi Kekalahan
Pada akhirnya, Napoli harus menyerah dengan skor 2-0 lewat gol dari Erling Haaland dan Jeremy Doku. Meski kalah, Hojlund dan rekan-rekannya mencoba melihat sisi lain dari hasil tersebut.
Bermain selama 70 menit dengan 10 orang dan hanya kebobolan dua gol bukanlah sebuah bencana total. Dalam format kompetisi seperti Liga Champions, selisih gol bisa menjadi faktor yang sangat menentukan di akhir fase grup.
"Jelas sulit bermain melawan Manchester City di stadion ini, dengan kualitas yang mereka miliki, itu sudah sangat-sangat berat," ujar Hojlund.
"Apalagi saat bermain dengan 10 orang," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







