Real Madrid Bukan Leverkusen atau Manchester City
Gia Yuda Pradana | 3 Juni 2024 08:08
Bola.net - Sebelum final melawan Borussia Dortmund, tak sedikit pendukung Real Madrid yang dibuat cemas. Penyebabnya adalah nasib buruk Bayer Leverkusen dan Manchester City, dua unggulan yang terjungkal di final.
Madrid menjuarai Liga Champions 2023/2024. Dalam partai final kontra Dortmund di Wembley, Minggu (2/6/2024), Madrid menang dengan skor 2-0.
Tak ada gol di babak pertama. Kebuntuan baru pecah pada menit 74 setelah sundulan Dani Carvajal dari tendangan sudut Toni Kroos bersarang di gawang Dortmund. Pada menit 83, meneruskan operan Bellingham, Vinicius Junior menegaskan kemenangan Madrid.
Madrid mempertegas status mereka sebagai rajanya kompetisi ini dengan gelar ke-15. Kecemasan para pendukung Madrid 'gara-gara' keoknya Leverkusen serta Man City di Liga Europa dan FA Cup tak menjadi kenyataan.
Dengan status unggulan, Madrid mampu menang dan keluar sebagai juara Liga Champions musim ini. Madrid menunjukkan kalau mereka tak seperti Leverkusen atau Man City.
Leverkusen Favorit di Final Liga Europa, tapi Kalah

Di final Liga Europa 2023/2024, 23 Mei 2024 lalu, Leverkusen menghadapi Atalanta. Leverkusen begitu difavoritkan.
Pasalnya, Leverkusen musim ini sangat perkasa. Waktu itu, juara baru Bundesliga tersebut belum sekali pun tersentuh kekalahan.
Dalam 51 pertandingan di semua kompetisi, anak-anak asuh Xabi Alonso menang 42 kali dan seri sembilan kali (M42 S9 K0). Mereka juga telah mencetak total 143 gol dan baru kebobolan 39 kali.
Namun, dalam laga final di Aviva Stadium (Dublin), Leverkusen seolah kehilangan magisnya. Mereka tumbang tiga gol tanpa balas.
Tiga gol Atalanta ke gawang Leverkusen diborong oleh Ademola Lookman. Winger 26 tahun Nigeria itu menciptakan hattrick tersebut di menit 12, 26, dan 75.
Man City Favorit di Final FA Cup, tapi Kalah

Manchester City dan Manchester United mengakhiri musim di Premier League dengan pencapaian yang kontras. Man City finis sebagai juara empat edisi secara bertuturut-turut, sedangkan MU finis di peringkat delapan.
Selain posisi di klasemen, selisih gol dua rival sekota ini juga ibarat bumi dan langit. Saat Man City menutup musim dengan selisih gol +62 (94-34), Man United menyelesaikan kompetisi dengan selisih gol -1 (57-58).
Dalam dua pertemuan mereka di Premier League musim ini, Man City selalu keluar sebagai pemenang. Man City menang 3-0 di markas Man United, kemudian menang 3-1 di kandang sendiri.
Namun, dalam laga final FA Cup di Wembley, MU ternyata mampu mengalahkan Man City 2-1 dan keluar sebagai juara.
MU unggul 2-0 terlebih dulu melalui gol-gol Alejandro Garnacho menit 30 dan Kobbie Mainoo menit 39. Man City cuma mampu menipiskan selisih skor lewat gol pemain pengganti Jeremy Doku di menit 87.
Real Madrid Favorit di Final Liga Champions, dan Menang

Melihat nama besar, termasuk perolehan gelar juara di kompetisi elite Eropa ini, Madrid tentu lebih superior dibandingkan sang wakil Jerman.
Di Bundesliga musim ini pun, Dortmund 'cuma' mampu finis peringkat lima. Sementara itu, di La Liga Spanyol, Madrid adalah juaranya. Madrid bahkan telah memastikan gelar itu ketika kompetisi masih menyisakan empat pekan.
Hal lain yang membuat Madrid diunggulkan adalah fakta bahwa mereka tak pernah kalah dalam laga-laga final di era Liga Champions. Sebelum ini, Madrid delapan kali masuk final dan selalu juara.
Dalam laga kontra Dortmund di Wembley, Madrid sebenarnya sempat terancam mengikuti jejak Leverkusen dan Man City. Pasalnya, Dortmund bermain lebih baik di babak pertama.
Jika bukan berkat ketangguhan kiper Thibaut Courtois, Madrid mungkin sudah tertinggal dua atau tiga gol saat jeda. Namun, perubahan formasi dari 4-3-1-2 ke 4-3-3 yang dilakukan pelatih Carlo Ancelotti di babak kedua memberikan hasil manis.
Madrid bermain lebih baik di babak kedua, dan akhirnya mampu mencetak dua gol untuk memastikan kemenangan mereka atas Dortmund.
Ternyata, cukup Leverkusen dan Man City saja yang gigit jari di final. Madrid menolak mengikuti jejak mereka.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Rapor Pemain Real Madrid saat Bungkam Dortmund di Final Liga Champions: Apik!
King Madrid, King Ancelotti
Lagi, lagi, dan lagi! Lawan Real Madrid di Final UCL kembali Dibuat Menangis
Happy Ending buat Toni Kroos, tapi Tidak buat Marco Reus
Borussia Dortmund dan Memori Pahit Wembley yang Terulang kembali
Selalu Ada Tempat buat Dortmund di Hati Bellingham
Andai Dortmund Bobol Gawang Courtois di Babak Pertama
Kelebihan Real Madrid yang Tak Dimiliki Borussia Dortmund
Ampuhnya Perubahan Taktik Carlo Ancelotti
Thibaut Courtois Memang Istimewa
Musim Perdana Jude Bellingham di Real Madrid: 23 Gol, 13 Assist, 3 Trofi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
LATEST UPDATE
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


