Review: Copenhagen Sukses Buat Juve Frustrasi
Editor Bolanet | 18 September 2013 04:18
- Juara bertahan Serie A; , kembali gagal meraih hasil positif di laga perdana Liga Champions Grup B, setelah sukses menahan imbang 1-1 di Parken Stadium (18/09/13).
The Lions -julukan Copenhagen- unggul lebih dulu lewat gol Nicolai Jorgensen pada menit ke 14. Sebelum akhirnya Fabio Quagliarella sanggup menyamakan kedudukan di babak kedua.
Laga dimulai dan kedua tim sama-sama berambisi mencari kemenangan di matchday pertama Liga Champions. Copenhagen mengaku berambisi memberi kejutan, sementara Juventus mencari tiga poin pertama, mengingat mereka berada satu grup dengan Real Madrid dan Galatasaray.
Pertandingan telah berjalan sepuluh menit, kedua tim terlihat bermain aman dan mencari celah untuk menciptakan serangan. Baik Copenhagen dan Juve baru melancarkan satu tendangan.
Baru di menit 14, Olof Mellberg dkk mampu memecah kebuntuan. Memanfaatkan set-pieces, Nicolai Jorgensen sanggup memperdaya Gianluigi Buffon dengan tendangan terarah ke sudut kanan gawang. 1-0, Copenhagen memimpin sementara.
Setelah gol dari Jorgensen, pasukan Antonio Conte seakan kerasukan setan. Serangan demi serangan terus diluncurkan. Total lima peluang penting berhasil diciptakan Quagliarella, Pogba, Ogbonna, Bonucci dan Tevez hingga menit ke 33. Namun tak ada satupun yang berbuah gol.
Namun, hingga pertandingan babak pertama berakhir, Bianconeri belum mampu menyamakan kedudukan. Arturo Vidal menjadi motor serangan Juve di babak pertama. Sementara winger Copenhagen; Daniel Braaten, merupakan pemain berbahaya bagi kubu tim tamu.
Statistik (HT) Copenhagen - Juventus:
Babak kedua dimulai, Bianconeri meningkatkan tempo permainan. Dan Carlos Tevez hampir mencetak gol pada menit ke 52, usai menerima umpan matang dari Andrea Pirlo. Sayang tendangannya tepat berada di posisi penjaga gawang Copenhagen.
Dua menit berselang, Fabio Quagliarella akhirnya sanggup menyamakan kedudukan di menit 54. Berawal dari umpan silang Federico Peluso, eks punggawa Napoli itu langsung menyambar bola dengan lugas. 1-1.
Setelah gol dari Quagliarella, tim tuan rumah meningkatkan intensitas serangan. Fanendo Adi dan Claudemir menjadi pemain yang berbahaya bagi Juventus hingga menit ke 75.
Pirlo dkk juga tak ingin ketinggalan. Mereka terus-terusan membombardir pertahanan tuan rumah. Total 10 tendangan mengarah ke gawang Copenhagen hingga menit ke 80. Sayang tak ada satupun yang membuahkan gol. Penyelesaian akhir merupakan pekerjaan rumah bagi Conte, setidaknya hingga pertandingan berikutnya.
Namun, hingga pertandingan selesai, kedua tim gagal menambah gol. Conte tampak tidak puas dengan hasil tersebut. Pasalnya ia menargetkan tiga poin di laga perdana Grup B.
Wiland (Gk); Jacobsen, Mellberg (kartu kuning 45'), R Sigurdsson, Bengtsson (kartu kuning 48'), Bolanos (Toutouh 79'), Claudemir (Margreitter 86'), Delaney, Braaten; Adi (Gislason 70'), N Jorgensen.
Buffon (Gk); Bonucci, Ogbonna, Chiellini; Lichtsteiner (kartu kuning 49' +Isla 88'), Vidal, Pirlo, Pogba, Peluso (kartu kuning 49' + De Ceglie 73'); Quagliarella (Giovinco 77'), Tevez.
Statistik Copenhagen - Juventus:
The Lions -julukan Copenhagen- unggul lebih dulu lewat gol Nicolai Jorgensen pada menit ke 14. Sebelum akhirnya Fabio Quagliarella sanggup menyamakan kedudukan di babak kedua.
Laga dimulai dan kedua tim sama-sama berambisi mencari kemenangan di matchday pertama Liga Champions. Copenhagen mengaku berambisi memberi kejutan, sementara Juventus mencari tiga poin pertama, mengingat mereka berada satu grup dengan Real Madrid dan Galatasaray.
Pertandingan telah berjalan sepuluh menit, kedua tim terlihat bermain aman dan mencari celah untuk menciptakan serangan. Baik Copenhagen dan Juve baru melancarkan satu tendangan.
Baru di menit 14, Olof Mellberg dkk mampu memecah kebuntuan. Memanfaatkan set-pieces, Nicolai Jorgensen sanggup memperdaya Gianluigi Buffon dengan tendangan terarah ke sudut kanan gawang. 1-0, Copenhagen memimpin sementara.
Setelah gol dari Jorgensen, pasukan Antonio Conte seakan kerasukan setan. Serangan demi serangan terus diluncurkan. Total lima peluang penting berhasil diciptakan Quagliarella, Pogba, Ogbonna, Bonucci dan Tevez hingga menit ke 33. Namun tak ada satupun yang berbuah gol.
Namun, hingga pertandingan babak pertama berakhir, Bianconeri belum mampu menyamakan kedudukan. Arturo Vidal menjadi motor serangan Juve di babak pertama. Sementara winger Copenhagen; Daniel Braaten, merupakan pemain berbahaya bagi kubu tim tamu.
Statistik (HT) Copenhagen - Juventus:
Shots: 4 - 9
Shots on goal: 2 - 4
Penguasaan bola: 41% - 59%
Pelanggaran: 7 - 3
Corner: 2 - 10
Offside: 3 - 2
Kartu kuning: 1 - 0
Kartu merah: 0 - 0.
Babak kedua dimulai, Bianconeri meningkatkan tempo permainan. Dan Carlos Tevez hampir mencetak gol pada menit ke 52, usai menerima umpan matang dari Andrea Pirlo. Sayang tendangannya tepat berada di posisi penjaga gawang Copenhagen.
Dua menit berselang, Fabio Quagliarella akhirnya sanggup menyamakan kedudukan di menit 54. Berawal dari umpan silang Federico Peluso, eks punggawa Napoli itu langsung menyambar bola dengan lugas. 1-1.
Setelah gol dari Quagliarella, tim tuan rumah meningkatkan intensitas serangan. Fanendo Adi dan Claudemir menjadi pemain yang berbahaya bagi Juventus hingga menit ke 75.
Pirlo dkk juga tak ingin ketinggalan. Mereka terus-terusan membombardir pertahanan tuan rumah. Total 10 tendangan mengarah ke gawang Copenhagen hingga menit ke 80. Sayang tak ada satupun yang membuahkan gol. Penyelesaian akhir merupakan pekerjaan rumah bagi Conte, setidaknya hingga pertandingan berikutnya.
Namun, hingga pertandingan selesai, kedua tim gagal menambah gol. Conte tampak tidak puas dengan hasil tersebut. Pasalnya ia menargetkan tiga poin di laga perdana Grup B.
Wiland (Gk); Jacobsen, Mellberg (kartu kuning 45'), R Sigurdsson, Bengtsson (kartu kuning 48'), Bolanos (Toutouh 79'), Claudemir (Margreitter 86'), Delaney, Braaten; Adi (Gislason 70'), N Jorgensen.
Buffon (Gk); Bonucci, Ogbonna, Chiellini; Lichtsteiner (kartu kuning 49' +Isla 88'), Vidal, Pirlo, Pogba, Peluso (kartu kuning 49' + De Ceglie 73'); Quagliarella (Giovinco 77'), Tevez.
Statistik Copenhagen - Juventus:
Shots: 9 - 27
Shots on goal: 2 - 11
Penguasaan bola: 42% - 58%
Pelanggaran: 17 - 10
Corner: 3 - 16
Offside: 3 - 5
Kartu kuning: 2 - 2
Kartu merah: 0 - 0.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Genoa vs Juventus 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:17
-
PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 06:03
-
Rating Pemain Juventus usai Menang di Kandang Lecce: McKennie 8, Douglas Luiz 9
Liga Italia 26 Oktober 2026, 06:08
-
Man of the Match Lecce vs Juventus: Douglas Luiz
Liga Italia 26 Oktober 2026, 04:00
-
Hasil Lecce vs Juventus: Douglas Luiz Gemilang, Bianconeri Menang 2-0
Liga Italia 26 Oktober 2026, 03:56
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


