Road to Final: Jalan Berliku Skuad Pejuang PSG Menuju Final Liga Champions 2024/2025
Gia Yuda Pradana | 30 Mei 2025 09:32
Bola.net - Lisbon, musim panas 2020, menjadi saksi pertama tangisan PSG di final Liga Champions. Kala itu, ambisi mereka pupus oleh satu gol Kingsley Coman untuk Bayern Munchen. Sebuah malam yang tak pernah benar-benar terlupakan.
Lima tahun berselang, PSG kembali tiba di titik yang sama. Namun, kali ini, tujuannya lebih dari sekadar bermain bagus atau memberi perlawanan. Mereka datang ke Allianz Arena untuk mengakhiri penantian panjang dan merebut gelar pertama mereka.
Di balik wajah-wajah muda yang mendominasi skuad, ada sebuah tekad kolektif yang matang. Sebuah tekad untuk menebus luka masa lalu dan mengukir sejarah baru bagi Paris.
Perjalanan PSG yang Banyak Rintangan

Perjalanan PSG musim ini bukan tanpa rintangan. Di fase liga, mereka sempat terpuruk—cuma finis di peringkat ke-15 dengan tiga kekalahan dari enam laga awal. Kekalahan dari Arsenal, Atletico Madrid, dan Bayern seakan mengulang mimpi buruk yang sama.
Namun, dari titik terendah itulah kebangkitan dimulai. PSG mengamuk di tiga laga pamungkas fase liga, menghajar Manchester City dan Stuttgart dengan cara yang meyakinkan. Lalu, babak knockout menjadi arena pembuktian mereka.
Brest dihancurkan agregat 10-0 di playoff. Liverpool ditumbangkan lewat adu penalti dramatis. Aston Villa sempat membuat tegang, tapi tetap kalah agregat. Arsenal menjadi korban terakhir—kalah di dua leg oleh racikan Luis Enrique yang kian matang, yang dipadu ketangguhan Gianluigi Donnarumma di bawah mistar.
Ensemble Tanpa Superstar

Tak ada Lionel Messi. Tak ada Neymar. Bahkan Kylian Mbappe tak lagi jadi poros cerita. PSG 2024/2025 adalah skuad tanpa dewa, tapi dipenuhi pejuang.
Luis Enrique meramu kolektivitas sebagai senjata utama. Dembele kembali ke versi terbaiknya, menyumbang delapan gol dan menjadi penentu di banyak laga. Nuno Mendes, dari sisi kiri, tak hanya bertahan tapi juga mencetak empat gol.
Di tengah, Vitinha menjadi otak tim. Kvaratskhelia dan Doue bergantian menusuk dari sisi sayap, menciptakan ruang, menciptakan mimpi. Tim ini tidak bergantung pada satu bintang. Mereka semua bersinar.
Menanti Takdir di Allianz Arena

Final melawan Inter Milan pada 1 Juni 2025 adalah pertemuan pertama kedua klub di kompetisi resmi. Inter datang sebagai kampiun Serie A, tim yang disiplin, matang, dan berpengalaman.
Namun, PSG tak gentar. Mereka telah menumbangkan raksasa-raksasa Inggris sepanjang perjalanan. Dari Liverpool, Aston Villa, hingga Arsenal. Semua dibungkam oleh tekad Paris yang tak bisa dibeli.
Ini bukan sekadar final. Ini adalah panggung penggenapan. Paris tak ingin kembali pulang dengan luka. Mereka ingin pulang dengan mahkota.
Statistik Menyulam Keyakinan

Dari 16 pertandingan, PSG menang 10 kali, hanya sekali seri. Mereka mencetak 33 gol, kebobolan 15.
Namun, angka-angka itu hanya bagian kecil dari kisah besar ini.
Setiap gol, dari Dembele hingga Zaire-Emery, punya peran dalam menapaki tangga final. Dari malam dingin di Anfield hingga malam panas di Paris, semuanya membentuk satu narasi: PSG tidak lagi hanya bermimpi. Mereka kini hidup di dalam mimpi itu.
PSG - Road to Final

Fase Liga (Peringkat ke-15)
- PSG 1–0 Girona
- Arsenal 2–0 PSG
- PSG 1–1 PSV Eindhoven
- Atletico Madrid 2–1 PSG
- Bayern Munchen 1–0 PSG
- Salzburg 0–3 PSG
- PSG 4–2 Manchester City
- Stuttgart 1–4 PSG
Play-off (Agregat 10–0)
- Stade Brestois 29 0–3 PSG
- PSG 7–0 Stade Brestois 29
Babak 16 besar (Agregat 1–1, Menang 4–1 Pen.)
- PSG 0–1 Liverpool
- Liverpool 0–1 PSG (Menang 4–1 lewat adu penalti)
Perempat final (Agregat 5–4)
- PSG 3–1 Aston Villa
- Aston Villa 3–2 PSG
Semifinal (Agregat 3–1)
- Arsenal 0–1 PSG
- PSG 2–1 Arsenal
Statistik
- Total pertandingan: 16
- Menang: 10
- Seri: 1
- Kalah: 5
- Gol: 33
- Kebobolan: 15
- Clean sheet: 6
Top skor
- 8 gol: Ousmane Dembele
- 4 gol: Nuno Mendes
- 3 gol: Achraf Hakimi, Desire Doue, Goncalo Ramos, Bradley Barcola
- 2 gol: Vitinha, Khvicha Kvaratskhelia
- 1 gol: Fabian Ruiz, Senny Mayulu, Warren Zaire-Emery, Joao Neves
Jika semua berjalan seperti yang mereka rencanakan, maka tanggal 1 Juni akan dikenang sebagai malam di mana Paris akhirnya menaklukkan Eropa.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Persebaya vs PSIM di BRI Super League, 13 September 2026
Bola Indonesia 13 September 2026, 18:00
-
Derby Manchester Bakal Jadi Titik Balik Bagi Manchester United!
Liga Inggris 13 September 2026, 18:00
-
Hasil BRI Suoer League Sore Ini: Persita dan PSM Raih Comeback Dramatis!
Bola Indonesia 13 September 2026, 17:30
-
Derby Manchester Malam Ini Diprediksi Berakhir Tanpa Pemenang
Liga Inggris 13 September 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Derby Manchester, 13 September 2026
Liga Inggris 13 September 2026, 21:01
-
Bintang Juventus ini Masuk Daftar Belanja MU di Tahun 2027
Liga Italia 13 September 2026, 21:00
-
Jangan Cuma Ganti Jersey, Ini Grooming Reset yang Wajib Dilakukan Habis Olahraga
Lain Lain 13 September 2026, 20:45
-
Link Streaming Man Utd vs Man City di EPL, 13 September 2026
Liga Inggris 13 September 2026, 20:45
-
Arsenal Susun Rencana untuk Bajak Bintang Como Ini
Liga Inggris 13 September 2026, 20:30
-
Link Streaming Levante vs Barcelona di La Liga, 13 September 2026
Liga Spanyol 13 September 2026, 20:01
-
Bawa Semangat Blaugrana di Setiap Transaksi, Intip Benefit Kartu Debit BRI FC Barcelona
Lain Lain 13 September 2026, 20:00
-
Chelsea Kejar Lagi Pemain Timnas Prancis ini di Januari 2027
Liga Inggris 13 September 2026, 20:00
-
Laga Debut Carlos Baleba di MU Fix Molor!
Liga Inggris 13 September 2026, 19:30
-
Andoni Iraola Minta Liverpool Datangkan Mantan Anak Asuhnya di Januari 2027
Liga Inggris 13 September 2026, 19:00
-
Granit Xhaka Ungkap Alasan di Balik Menolak Gabung Chelsea
Liga Inggris 13 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persebaya vs PSIM di BRI Super League, 13 September 2026
Bola Indonesia 13 September 2026, 18:00
-
Derby Manchester Bakal Jadi Titik Balik Bagi Manchester United!
Liga Inggris 13 September 2026, 18:00
-
Hasil BRI Suoer League Sore Ini: Persita dan PSM Raih Comeback Dramatis!
Bola Indonesia 13 September 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

