Saking Kesalnya, De Ketelaere Sampai Sebut Wasit Club Brugge vs Atalanta Arogan
Editor Bolanet | 13 Februari 2025 05:29
Bola.net - Atalanta harus menelan pil pahit setelah kalah 1-2 dari Club Brugge dalam leg pertama babak playoff 16 besar Liga Champions, Kamis (13/2/2025) dini hari WIB. Charles De Ketelaere, gelandang Atalanta yang juga mantan pemain Brugge, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas keputusan tersebut.
Dalam wawancara dengan Sky Sport, De Ketelaere menyebut wasit bersikap arogan. Ia yakin tak ada satu pun orang yang akan setuju dengan keputusan penalti itu. Kembali ke markas lamanya untuk pertama kali sejak hengkang ke Italia, De Ketelaere mengaku merasakan emosi yang mendalam, meski akhir pertandingan meninggalkan rasa pahit.
Atalanta sendiri tampil kurang meyakinkan di babak pertama. De Ketelaere mengakui timnya kehilangan banyak bola dan memberi peluang berbahaya bagi lawan. Meski begitu, ia optimistis timnya bisa membalikkan keadaan di leg kedua.
Kekecewaan De Ketelaere atas Keputusan Wasit

De Ketelaere tak bisa menerima keputusan wasit yang memberikan penalti bagi Club Brugge di menit-menit akhir pertandingan. Kekalahan tersebut dipicu oleh keputusan kontroversial wasit yang memberikan penalti bagi tuan rumah di masa injury time.
Menurutnya, keputusan tersebut sangat tidak adil dan merugikan Atalanta. Ia bahkan menyebut wasit bersikap arogan dalam mengambil keputusan.
"Wasit sangat arogan. Jika Anda bertanya kepada 100 orang apakah itu penalti, tidak ada satu pun yang akan menjawab iya," ujar De Ketelaere dengan nada kesal.
Evaluasi Performa Atalanta
De Ketelaere mengakui Atalanta tampil kurang meyakinkan di babak pertama. Timnya kehilangan banyak bola dan memberi peluang berbahaya bagi Club Brugge. Ia menekankan pentingnya perbaikan performa untuk leg kedua agar bisa membalikkan keadaan.
"Babak pertama agak sulit. Kami kehilangan banyak bola mudah dan memberi mereka peluang. Kami harus bermain lebih baik minggu depan agar bisa membalikkan hasil ini," kata De Ketelaere.
Ia juga menyesali peluang emas yang gagal ia manfaatkan saat berduet dengan Lazar Samardzic.
"itu peluang yang bagus, tapi saya tidak menendang dengan keras. Seharusnya saya bisa melakukan lebih baik—kiper menebak arah tendangan saya," ujarnya penuh penyesalan.
Emosi Kembali ke Markas Lama
Pertandingan ini menjadi momen spesial bagi De Ketelaere karena ia kembali ke Club Brugge, klub yang pernah membesarkan namanya. Ia mengaku mendapat sambutan hangat dari pendukung Brugge, meski akhir pertandingan meninggalkan rasa pahit.
De Ketelaere jelas kecewa dengan hasil akhir pertandingan yang dinilainya tidak mencerminkan permainan yang sebenarnya.
"Ini sangat emosional, dan saya berterima kasih kepada semua atas sambutan hangatnya. Tapi rasanya sakit kalah seperti itu di detik-detik terakhir—ini tidak adil," ungkapnya.
Kini, Atalanta harus mengejar ketertinggalan dengan mencetak minimal dua gol tanpa kebobolan di leg kedua. Meski berat, De Ketelaere dan rekan-rekannya tetap bertekad untuk lolos ke babak berikutnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





