Satu Pemain Arsenal yang Kewalahan Hadapi Leroy Sane
Richard Andreas | 11 April 2024 20:45
Bola.net - Arsenal bermain cukup baik untuk menahan imbang Bayern Munchen dengan skor 2-2. Namun, ada satu pemain yang kewalahan sepanjang laga, khususnya dalam tugas mengawal Leroy Sane.
Pemain yang dimaksud adalah Jakub Kiwior. Bek kiri Arsenal ini harus berhadapan langsung dengan Sane dalam banyak kesempatan. Sayangnya, Kiwior tidak bisa mengimbangi.
Arsenal sebenarnya bermain baik, tapi jelas bahwa ada celah di lini belakang mereka. Celah inilah yang dimanfaatkan Sane dengan sangat baik. Dia jadi pemain yang paling mengancam.
Kiwior jadi pemain yang dipercaya Mikel Arteta untuk mengatasi ancaman Sane. Namun, jelas bahwa dia gagal mengontrol winger Jerman tersebut, hingga harus ditarik keluar di jeda paruh waktu.
Kiwior gak sanggup atasi Sane
Kiwior mungkin cukup bermain baik secara keseluruhan, tapi dia jelas kelimpungan menghadapi kecepatan pergerakan Sane. Kesulitan Kiwior ini pun diamati oleh legenda Arsenal, Ian Wright.
Sane sendiri bermain bagus. Dia berperan dalam gol penalti Harry Kane, yaitu ketika dia dijatuhkan oleh William Saliba di kotak terlarang.
"Kiwior dibuat kelimpungan oleh Sane, jujur saja. Dia takut menghadapinya," kata Wright.
"Saya sedikit kecewa dengan Kiwior. Dia seperti ragu-ragu, entah akan mengejar Sane sepenuhnya atau melepasnya."
"Bek seharusnya bermain peran, seolah-olah akan menempel ketat, lalu biarkan lawan melanjutkan pergerakannya," lanjutnya.
Blunder Thomas Tuchel
Anehnya, Sane justru ditarik keluar oleh Thomas Tuchel di menit ke-66. Keputusan ini menguntungkan Arsenal, lini belakang mereka bisa bernapas lebih lega.
"Saya lega melihat Sane ditarik keluar. Saya kira itu keputusan pergantian pemain yang buruk, saya sendiri tidak akan menarik Sane," lanjut Wright.
"Dia [Tuchel] benar-benar membiarkan Arsenal lolos, sebab Coman tidak memiliki kemampuan penetrasi seperti Sane," tutupnya.
Sumber: Metro
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selamatkan Musim dan Selamatkan Pekerjaan: Arne Slot Perlu Fokus 3 Aspek Ini
Liga Inggris 24 Maret 2026, 06:17
-
Pelajaran Mahal Arteta dari Guardiola
Liga Inggris 24 Maret 2026, 04:19
-
Arsenal Terpukul di Final, Saatnya Bangkit Lebih Kuat
Liga Inggris 24 Maret 2026, 03:45
-
Vinicius Junior Bangkit di Real Madrid, Peran Perez dan Arbeloa Jadi Kunci
Liga Spanyol 24 Maret 2026, 01:34
-
Barcelona Jadi Tim La Liga Pertama yang Lolos Liga Champions Musim Depan
Liga Spanyol 24 Maret 2026, 00:13
LATEST UPDATE
-
Arti Penting FIFA Series untuk John Herdman dan Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Maret 2026, 10:12
-
Antonio Rudiger di Ambang Pintu Keluar Real Madrid, MU Siap Menampung!
Liga Inggris 25 Maret 2026, 09:59
-
Waduh! Newcastle Ogah Lepas Gelandangnya ke Manchester United
Liga Inggris 25 Maret 2026, 09:51
-
Setelah Lebaran, Saatnya Upgrade Aroma Biar Makin Pede di Segala Aktivitas
Lain Lain 25 Maret 2026, 08:00
-
Juventus Incar Diogo Costa, Tak Lagi Percaya Michele Di Gregorio?
Liga Italia 25 Maret 2026, 07:15
-
Memori Patrice Evra: Saat Anderson 'Menjinakkan' Steven Gerrard di Anfield
Liga Inggris 25 Maret 2026, 07:07
-
Juventus Dekati Rudiger Gratis, Tapi Liverpool dan MU Siap Mengganggu
Liga Italia 25 Maret 2026, 06:36
-
Bukan Luca Toni, Francesco Pio Esposito Lebih Mirip Marco van Basten
Piala Dunia 25 Maret 2026, 06:22
-
Statistik Gila Mohamed Salah Usai Memutuskan Pamit dari Liverpool
Liga Inggris 25 Maret 2026, 05:41
LATEST EDITORIAL
-
Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Mengejutkan di Premier League
Editorial 24 Maret 2026, 11:00
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00








