Segalanya akan Ditentukan di Kota Milan
Gia Yuda Pradana | 6 Mei 2025 14:56
Bola.net - Laga besar akan tersaji di Giuseppe Meazza. Inter Milan bersiap menyambut Barcelona pada leg kedua semifinal Liga Champions 2024/2025. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung Rabu, 7 Mei 2025, pukul 02.00 WIB.
Pertemuan pertama di Spanyol berlangsung seru dan menghasilkan skor imbang 3-3. Enam gol tercipta dalam satu malam yang penuh drama. Kini, segalanya akan ditentukan di kota Milan.
San Siro diprediksi akan bergemuruh. Dukungan penuh dari para tifosi Nerazzurri bakal menjadi bahan bakar utama skuad Simone Inzaghi. Inter berjuang bukan hanya untuk tiket ke final, tapi juga untuk mimpi yang telah lama mereka kejar.
Tak Diunggulkan, tapi Tak Pernah Takut

Inter datang ke semifinal musim ini tanpa beban favorit. "Tak ada yang menempatkan kami sebagai unggulan di turnamen ini," kata Alessandro Bastoni, seperti dilansir situs resmi UEFA. "Namun, kami sangat bangga bisa berada di sini."
Pemain belakang andalan Nerazzurri itu menyadari tantangan yang menanti. “Akan ada momen penuh penderitaan karena gaya main Barcelona memang seperti itu,” ujarnya. Akan tetapi, dia yakin bahwa Inter tak akan sendirian di tengah tekanan.
“Dalam momen seperti itu, dorongan dari semua pendukung Nerazzurri akan sangat dibutuhkan,” kata Bastoni. Antusiasme penonton harus sejalan dengan ketenangan para pemain di lapangan.
Kekuatan yang Terletak pada Kolektivitas

Bastoni menilai, Inter punya kekuatan yang tak bisa dilihat dari satu nama saja. “Mungkin secara individu, kami bukan empat besar terbaik di Eropa,” ujarnya dengan jujur. Namun, kerja sama tim menjadi kekuatan sejati Inter musim ini.
“Cara kami bekerja bersama memunculkan kualitas terbaik dari masing-masing,” lanjutnya. Sebuah pengakuan yang menegaskan kuatnya chemistry di ruang ganti.
Setiap pemain tahu perannya dan siap berkorban. Tak ada ego, hanya satu tujuan: membawa Inter kembali ke puncak Eropa untuk pertama kalinya sejak era treble musim 2009/2010 silam.
Bermain dengan Hati, Menikmati Mimpi

Bagi Bastoni, pertandingan seperti ini adalah perwujudan mimpi masa kecil. “Impian kami selalu bermain di laga seperti ini,” ucapnya. Dia tidak sekadar bertanding, tapi benar-benar menikmati setiap momen.
Bermain di semifinal Liga Champions adalah pencapaian istimewa. Emosi, tekanan, dan euforia semuanya bercampur jadi satu. Namun, Bastoni justru menyambutnya dengan senyum.
Saya selalu mencoba menikmati emosi-emosi ini,” tutupnya. Sebuah kalimat sederhana yang menggambarkan ketenangan seorang pemain besar dalam laga besar.
Sumber: UEFA.com
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Inter Milan, 2 Pertandingan Lagi untuk Menjuarai Liga Champions
- Terakhir Kali Barcelona Tandang ke Markas Inter Milan: Kekalahan dan Dominasi yang Sia-sia
- Barcelona vs Italia: Rekor, Romansa, dan Rintangan di Tanah Pasta
- Episode Kedua: Inter, Barcelona, dan Jalan Menuju Allianz Arena
- Harapan Terbuka: Rekor Inter vs Wakil Spanyol jelang Leg 2 Lawan Barcelona
- Rivalitas Membara: Rekor Pertemuan Inter vs Barcelona
- Prediksi Inter Milan vs Barcelona 7 Mei 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona: Laga yang Dilewatkan Frenkie de Jong usai Kartu Merah di Final Supercopa
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 19:16
-
Menolak Panik: Real Madrid Tetap Percaya Xabi Alonso meski Kalah di Final Supercopa
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 18:47
-
BRI Super League: Laga Arema FC vs Persik Menyisakan Rasa Pahit buat Macan Putih
Bola Indonesia 12 Januari 2026, 16:51
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Juventus vs Cremonese - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 12 Januari 2026, 19:45
-
Live Streaming Liverpool vs Barnsley - Link Nonton FA Cup/Piala FA di Vidio
Liga Inggris 12 Januari 2026, 19:45
-
Barcelona: Laga yang Dilewatkan Frenkie de Jong usai Kartu Merah di Final Supercopa
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 19:16
-
Menolak Panik: Real Madrid Tetap Percaya Xabi Alonso meski Kalah di Final Supercopa
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 18:47
-
Javier Tebas Tegas: Pembajakan Bukan Kebebasan, Ancaman Nyata bagi Masa Depan LALIGA
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 17:13
-
BRI Super League: Laga Arema FC vs Persik Menyisakan Rasa Pahit buat Macan Putih
Bola Indonesia 12 Januari 2026, 16:51
-
Spalletti Ingin Juventus Ngebut Seperti Ferrari, Apa Maksudnya?
Liga Italia 12 Januari 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55









