Simeone: Madrid vs Juventus Sulit Diprediksi
Editor Bolanet | 12 Mei 2015 16:08
- Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone memberikan pandangannya mengenai duel Real Madrid kontra di leg kedua semifinal Liga Champions 2014/15. Menurut Simeone, laga ini bakal berjalan sangat ketat.
Madrid kalah 1-2 di Turin pada leg pertama. Menjamu Juventus di Santiago Bernabeu, Kamis (14/5), Madrid hanya butuh satu gol untuk menyingkirkan Juventus dan lolos ke final. Namun, menurut Simeone, laga nanti tidak akan sesederhana itu.
Real hanya perlu satu gol untuk ke final. Namun, jika Juventus bisa mencetak gol di Bernabeu, situasi akan jadi rumit dan sulit diprediksi, papar Simeone seperti dilansir Goal Italia.
Saya rasa, sekarang peluangnya 50-50. Keduanya adalah tim kuat yang dihuni pemain-pemain hebat. Dalam hal ini, laga pun akan ditentukan oleh detail-detail kecil, imbuh Simeone.
Melihat sejarah, Juventus cukup layak diunggulkan untuk lolos ke final. Juventus pernah dua kali berada dalam situasi seperti ini (unggul 2-1 di kandang sendiri pada leg pertama fase knockout Liga Champions) dan selalu lolos ke putaran berikutnya. Dua laga itu adalah melawan Olympiakos di perempat final 1998/99 dan babak 16 besar kontra Borussia Dortmund musim 2014/15.
Madrid sendiri selalu kandas dalam tiga semifinal terakhirnya melawan wakil Italia di kompetisi Eropa. Tiga kegagalan tersebut adalah melawan AC Milan di European Cup 1989, Torino di UEFA Cup 1992 dan Juventus di Liga Champions 2003. [initial]
(gi/gia)
Madrid kalah 1-2 di Turin pada leg pertama. Menjamu Juventus di Santiago Bernabeu, Kamis (14/5), Madrid hanya butuh satu gol untuk menyingkirkan Juventus dan lolos ke final. Namun, menurut Simeone, laga nanti tidak akan sesederhana itu.
Real hanya perlu satu gol untuk ke final. Namun, jika Juventus bisa mencetak gol di Bernabeu, situasi akan jadi rumit dan sulit diprediksi, papar Simeone seperti dilansir Goal Italia.
Saya rasa, sekarang peluangnya 50-50. Keduanya adalah tim kuat yang dihuni pemain-pemain hebat. Dalam hal ini, laga pun akan ditentukan oleh detail-detail kecil, imbuh Simeone.
Melihat sejarah, Juventus cukup layak diunggulkan untuk lolos ke final. Juventus pernah dua kali berada dalam situasi seperti ini (unggul 2-1 di kandang sendiri pada leg pertama fase knockout Liga Champions) dan selalu lolos ke putaran berikutnya. Dua laga itu adalah melawan Olympiakos di perempat final 1998/99 dan babak 16 besar kontra Borussia Dortmund musim 2014/15.
Madrid sendiri selalu kandas dalam tiga semifinal terakhirnya melawan wakil Italia di kompetisi Eropa. Tiga kegagalan tersebut adalah melawan AC Milan di European Cup 1989, Torino di UEFA Cup 1992 dan Juventus di Liga Champions 2003. [initial]
Klik Juga:
Pirlo Ingin Ulangi Kenangan Indah di Berlin 2006
Pirlo Yakin Juventus Layak Raih Gelar Ketiga
Memori Tragis dan Manis Chiellini di Markas Madrid
Juventus 2014/15 Mirip Italia 2006
Ronaldo, Penghalang Terbesar Juventus ke Final
Madrid vs Juventus Ditentukan Ronaldo dan Buffon
Belakang dan Tengah, Juventus Ungguli Madrid
Eks Juve: 1-1, Madrid Menangis
Juve, Jangan Satu Lawan Satu Dengan Ronaldo
Singkirkan Madrid, Juventus Tak Bisa Hanya Andalkan Pogba
Madrid Kuat, Tapi Juventus Tak Perlu Gentar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














