'Spirit 1999' Milik Solskjaer Buat Bos PSG Pasang Kewaspadaan Tinggi
Yaumil Azis | 6 Maret 2019 05:30
Bola.net - - Thomas Tuchel percaya bahwa pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer, mampu mengulangi masa-masa keemasannya saat masih menjadi pemain di tahun 1999 lalu. Maka dari itu, waspada adalah hal yang diyakini harus dilakukan oleh pelatih PSG tersebut.
Jelang laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions, PSG sedang dalam kondisi yang lebih diuntungkan ketimbang Manchester United. Selain karena sedang unggul dua gol, mereka juga akan bermain di hadapan para pendukung setianya.
Klub berjuluk Les Parisiens itu mungkin sedang dalam kondisi pincang, sebab mereka dipastikan akan kembali tampil tanpa sang bintang, Neymar. Tapi kondisi MU jauh lebih buruk lantaran tak bisa diperkuat sejumlah pemain penting seperti Juan Mata hingga Paul Pogba.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Waspadai Semangat Solskjaer
Dengan segala keuntungannya, maka seharusnya PSG bisa bermain jauh lebih santai pada leg kedua nanti. Toh, mereka juga hanya butuh hasil imbang untuk mengamankan satu tempat di babak perempat final. Tapi Tuchel tampaknya tak ingin sesumbar.
Pelatih asal Jerman tersebut sepertinya masih ingat bagaimana Solskjaer berhasil menciptakan keajaiban untuk Manchester United di final Liga Champions tahun 1999 lalu. Ia bahkan yakin Solskjaer masih memiliki semangat tersebut hingga sekarang.
"Lebih baik sadar akan kualitas Ole Gunnar Solskjaer," tutur Tuchel dikutip dari The Guardian. "Dia adalah salah satu pemain kunci di era terbesar klub ini. Selalu siap membantu, dalam 30 menit, 20 menit, 10 atau bahkan lima. Inilah semangat Manchester United, bahwa mereka siap dengan segala sesuatunya," lanjutnya.
"Mereka adalah klub kuat dengan sejarah yang kuat pula. Wajar bila kami menghormati kualitasnya. Ini adalah sebuah tantangan besar bagi kami, dan kami bisa membawa hasil yang serupa seperti dari leg pertama," lanjutnya.
Tak Terpengaruh Hasil Sebelumnya
Tuchel pun tak ingin timnya jemawa karena sudah meraih kemenangan dengan margin skor dua gol pada leg pertama. Selain itu, ia ingin memastikan bahwa keberuntungan tidak akan berlaku bagi kedua tim pada laga kali ini.
"Kami harus melupakan hasil pertama. Keberuntungan juga sebuah faktor penting, tapi kami ingin memastikan bahwa keberuntungan tidak akan terlibat," tambahnya.
"Kami akan bermain sama seperti dulu, terlepas dari kami menang atau imbang di leg pertama. Saya tak bisa membiarkan pemain terpengaruh dengan hasil itu. Anda harus siap 200 persen," tandasnya.
Modal penting juga telah dikantongi oleh Les Parisiens sebelum tampil pada laga leg kedua nanti. Lima pertandingan terakhir yang mereka lakoni semuanya berakhir dengan kemenangan. Terakhir, PSG sukses mengalahkan Caen dengan skor tipis 2-1 di Ligue 1.
Saksikan Juga Video Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 11:30
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














