Starting XI Gabungan Final Liga Champions PSG vs Arsenal: Trio Maut Declan Rice, Vitinha, Joao Neves di Lini Tengah
Asad Arifin | 29 Mei 2026 16:55
Bola.net - Final Liga Champions 2025/2026 akan mempertemukan dua kekuatan besar Eropa, PSG dan Arsenal. Duel yang digelar di Puskas Arena, Budapest, Sabtu malam nanti diprediksi menjadi salah satu final paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.
PSG datang dengan status juara bertahan dan membawa ambisi besar mempertahankan trofi Liga Champions. Jika berhasil juara lagi, tim asuhan Luis Enrique akan menyamai pencapaian langka Real Madrid yang mampu mempertahankan gelar pada era modern Liga Champions.
Di sisi lain, Arsenal hadir dengan identitas permainan yang sangat matang di bawah Mikel Arteta. The Gunners tampil disiplin, agresif saat menekan, dan punya organisasi permainan yang membuat mereka belum terkalahkan sepanjang kompetisi.
Dari dua skuad elite tersebut, banyak pemain tampil luar biasa sepanjang musim 2025/2026. Berikut starting XI gabungan PSG dan Arsenal jelang final Liga Champions yang memperlihatkan kombinasi kualitas, konsistensi, dan pengaruh besar di lapangan.
Kiper: David Raya

David Raya layak mendapat tempat utama di bawah mistar gawang. Kiper Arsenal itu menjalani musim yang luar biasa stabil baik di Premier League maupun Liga Champions.
Raya mencatat 19 clean sheet dari 37 laga Premier League. Catatan tersebut membuatnya kembali memenangkan Golden Glove untuk ketiga kalinya dalam empat musim terakhir.
Di Liga Champions, performanya bahkan lebih impresif. Raya mencatat sembilan clean sheet dengan persentase penyelamatan mencapai 89,2 persen sepanjang kompetisi.
Bek Kanan: Achraf Hakimi

Achraf Hakimi tetap menjadi salah satu bek kanan paling berbahaya di dunia sepak bola modern. Kombinasi kecepatan, agresivitas menyerang, dan kualitas umpan akhirnya membuatnya unggul dari Jurrien Timber.
Hakimi tampil sangat produktif bersama PSG musim ini. Dia sudah mencatat lebih dari 70 kontribusi gol sejak bergabung dengan klub asal Paris tersebut.
Di Liga Champions musim ini, Hakimi membukukan enam assist. Empat di antaranya lahir pada fase knockout yang memperlihatkan kualitasnya dalam laga besar.
Bek Tengah: William Saliba

William Saliba berkembang menjadi fondasi utama lini belakang Arsenal. Bek asal Prancis itu tampil tenang, dominan, dan sangat nyaman saat membangun serangan dari belakang.
Saliba menjadi bagian penting dari pertahanan Arsenal yang hanya kebobolan enam gol di Liga Champions musim ini. Stabilitasnya membuat Arsenal tampil sangat sulit ditembus lawan.
Selain kuat dalam duel, Saliba juga sangat disiplin menjaga posisi. Konsistensinya membuat Marquinhos harus rela kalah bersaing dalam susunan pemain gabungan ini.
Bek Tengah: Gabriel Magalhaes

Gabriel Magalhaes melengkapi duet kokoh Arsenal di jantung pertahanan. Bek asal Brasil tersebut bukan hanya tangguh bertahan, tetapi juga berbahaya dalam situasi bola mati.
Musim ini Gabriel mencatat sembilan kontribusi gol di semua kompetisi. Rinciannya adalah empat gol dan lima assist dari perannya sebagai bek tengah.
Kehadirannya membuat Arsenal jauh lebih solid saat menghadapi tekanan. Statistik menunjukkan Arsenal hanya kebobolan 20 gol Premier League ketika Gabriel bermain selama 2.751 menit musim ini.
Bek Kiri: Nuno Mendes

Nuno Mendes tampil luar biasa bersama PSG sepanjang musim 2025/2026. Bek kiri asal Portugal itu berkembang menjadi salah satu full-back paling komplet di Eropa.
Kemampuan Mendes bukan hanya terlihat saat menyerang. Dia juga sangat kuat dalam duel satu lawan satu dan disiplin menjaga area pertahanan.
Musim ini Mendes mencatat 13 kontribusi gol dari 40 pertandingan. Catatan enam gol dan tujuh assist menjadi bukti pengaruh besarnya dalam permainan PSG.
Gelandang: Joao Neves

Joao Neves menjadi motor energi lini tengah PSG musim ini. Meski masih berusia 21 tahun, dia bermain dengan kedewasaan taktik yang sangat tinggi.
Neves dikenal memiliki etos kerja luar biasa dan akurasi umpan elite. Dia juga sangat aktif membantu fase bertahan maupun menyerang.
Menariknya, Neves juga efektif dalam duel udara meski hanya memiliki tinggi 175 cm. Kemampuan membaca ruang membuatnya sering memenangkan duel penting.
Gelandang: Vitinha

Vitinha adalah otak permainan PSG dari lini tengah. Dia berperan besar dalam menjaga ritme, distribusi bola, dan progres serangan tim Luis Enrique.
Pemain asal Portugal itu juga tampil sangat produktif musim ini. Vitinha mencetak enam gol di Liga Champions, termasuk hat-trick saat menghadapi Tottenham.
Kemampuannya mengontrol tempo membuat PSG sangat nyaman menguasai pertandingan. Dia menjadi penghubung penting antara lini belakang dan lini serang.
Gelandang: Declan Rice

Declan Rice menjalani musim terbaik dalam kariernya bersama Arsenal. Gelandang Inggris itu tampil dominan dan berkembang menjadi pemimpin permainan The Gunners.
Rice mencatat lima gol dan 11 assist dari 54 pertandingan di semua kompetisi. Dia juga menjadi pemain outfield dengan menit bermain terbanyak di Arsenal musim ini.
Selain agresif merebut bola, Rice sangat presisi dalam distribusi umpan. Di Liga Champions, dia mencatat akurasi umpan mencapai 92,2 persen dari total 663 operan.
Winger Kanan: Bukayo Saka

Bukayo Saka kembali menjadi pemain paling menentukan di lini depan Arsenal. Winger asal Inggris tersebut tampil konsisten meski sempat diganggu cedera.
Saka mencatat kontribusi 20 gol musim ini dengan rincian 11 gol dan sembilan assist. Produktivitasnya tetap stabil dalam laga-laga besar.
Gol kemenangan ke gawang Atletico Madrid pada semifinal menjadi salah satu momen penting Arsenal musim ini. Saka kembali menunjukkan statusnya sebagai pemain spesial milik Arteta.
Penyerang: Ousmane Dembele

Ousmane Dembele menikmati kebangkitan karier yang luar biasa bersama PSG. Kini, dia berkembang menjadi penyerang tengah yang sangat mematikan.
Pemenang Ballon d'Or 2025 itu mencetak 19 gol dan 11 assist musim ini. Ketajamannya meningkat drastis setelah dimainkan lebih sentral oleh Luis Enrique.
Dembele juga tampil luar biasa pada fase akhir Liga Champions. Dia mencetak lima gol dalam tiga laga terakhir, termasuk tiga gol ke gawang Bayern Munich di semifinal.
Winger Kiri: Khvicha Kvaratskhelia

Khvicha Kvaratskhelia menjadi salah satu pemain paling menonjol di Liga Champions musim ini. Winger asal Georgia tersebut tampil eksplosif bersama PSG.
Kvaratskhelia mencetak 10 gol dan enam assist dari 15 laga Liga Champions. Catatan itu menjadikannya pemain PSG paling produktif di kompetisi Eropa musim ini.
Kemampuan dribel, akselerasi, dan kreativitasnya membuat pertahanan lawan sangat sulit mengantisipasi pergerakannya. Dia juga konsisten tampil menentukan dalam laga-laga besar PSG.
Sumber: Sportsmole
Grafis Starting XI Gabungan PSG vs Arsenal
Baca Ini Juga
Kapan Final Liga Champions 2026 Antara PSG vs Arsenal Dimulai? Catat Jam Tayangnya!
Kisah Mikel Arteta di PSG yang Mengubah Kariernya Selamanya
Bahaya Laten Khvicha Kvaratskhelia di Final Liga Champions Antara PSG vs Arsenal
Road to Final Liga Champions 2025/2026: PSG
Lee Kang-in Bersiap Ukir Sejarah, Jadi Pemain Korea Selatan Pertama Bermain di Final dan Juara Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
LATEST UPDATE
-
Tempat Nonton Siaran Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol
Piala Dunia 14 Juli 2026, 23:31
-
Link Nonton Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol
Piala Dunia 14 Juli 2026, 22:19
-
Arsenal Lepas Leandro Trossard ke Besiktas Seharga Rp374 Miliar
Liga Inggris 14 Juli 2026, 21:53
-
Resmi! Manchester United Datangkan Kiper Karl Darlow
Liga Inggris 14 Juli 2026, 20:03
-
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















