Statistik Aneh pada Kemenangan Barcelona: Liverpool Sedang Sial?
Richard Andreas | 3 Mei 2019 09:20
Bola.net - - Barcelona sukses memetik kemenangan penting atas Liverpool di leg pertama semifinal Liga Champions 2018/19. Bermain di Camp Nou, Kamis (2/5) dini hari WIB, Blaugrana menghajar The Reds dengan skor telak 3-0.
Sesuai prediksi, laga ini berjalan ketat. Kedua pelatih beradu taktik sejak menit pertama. Baik Ernesto Valverde maupun Jurgen Klopp melakukan sedikit perubahan-perubahan kecil yang dimaksudkan untuk menyulitkan lawan.
Misalnya pada permainan Barca. Di laga ini, Barca tidak terlalu rakus menguasai bola. Mereka justru lebih sering memanfaatkan serangan balik.
Perubahan kecil juga terjadi pada tim Liverpool. Roberto Firmino tidak bisa bermain sejak awal, jadi Klopp menurunkan Gini Wijnaldum dalam peran yang biasanya dimainkan Firmino.
Adu taktik dua pelatih inilah yang membuat laga semakin seru. Kali ini, Valverde yang menang, Klopp menangis. Menukil Marca, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Statistik Aneh
Meski Barca menang telak, skor 3-0 itu sebenarnya tidak menggambarkan jalannya pertandingan. Barca harus berjuang keras menahan serangan-serangan Liverpool, khususnya di awal babak kedua.
Pada dunia pelatih sepak bola, hanya ada dua opsi: taktik selalu salah jika kalah; atau taktik bisa benar jika menang. Kali ini, Valverde yang lebih unggul. Penyesuaian taktik dan formasinya ternyata mampu mengalahkan Liverpool.
Satu hal yang paling aneh adalah sikap Barca yang membiarkan Liverpool menguasai bola. Namun, bukan hanya hal itu yang menarik. Berikut beberapa statistik aneh pada kemenangan 3-0 Barcelona:
- Liverpool sebenarnya mendominasi penguasaan bola dengan 52 persen - torehan terbesar bagi tim yang melawat ke Camp Nou sejak Bayern Munchen-nya Pep Guardiola pada 2015 silam.
- Barcelona hanya mencatatkan dua tembakan tepat sasaran di babak pertama, salah satunya jadi gol Luis Suarez di menit ke-26.
- Liverpool lebih banyak mencatatkan umpan sukses (474) dari Barcelona (448) sepanjang laga.
- Lionel Messi hanya mencatatkan separuh umpan sukses dari semua percobaannya di babak pertama (24 dari 48 percobaan).
- Barcelona sebagai tim gagal mencatatkan lebih dari 100 umpan sukses sepanjang laga.
- Barcelona mencetak dua gol di babak kedua dengan lebih banyak pemain defensif, Sergio Busquets, Sergi Roberto, Ivan Rakitic, dan Arturo Vidal mengisi lini tengah.
- Liverpool gagal mencetak gol meski membuat 14 tembakan, 6 di antaranya tepat sasaran. Marc-Andre Ter Stegen membuat dua penyelamatan gemilang.
Kemenangan
Bagaimanapun, permainan impresif Liverpool bakal terlupakan. Kemenangan tetaplah yang paling penting. Dunia sepak bola cepat lupa, permainan sebaik apa pun tidak akan diingat jika pada akhirnya gagal juara.
Barca sudah terlebih dahulu memahami itu dan mau mengubah filosofi mereka. Barca yang sekarang tidak lagi mementingkan sepak bola indah. Trofi adalah yang paling penting, dan kali ini mereka sedang memburu treble winners.
Blaugrana sudah membungkus trofi La Liga musim ini, dan hanya tinggal beberapa langkah untuk menjuarai Liga Champions, serta Copa del Rey. Bersama Messi, Barca mungkin sekali lagi mencatat sejarah.
Baca Juga:
Liverpool, Saksi Hidup Soal Betapa Sulitnya Menghentikan Messi
Barca Sedang Jamu Liverpool, Rumah Arthur Malah Kemalingan
Legenda Barca Tak Terkejut Suarez Akhiri Paceklik Gol di Liga Champions
Messi Dijagokan Sapu Bersih Penghargaan Individual Tahun Ini
Rivaldo Gagal Paham Mengapa Coutinho Kesulitan di Barca
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




