Sudah Tersingkir dari UCL, Barcelona Masih Ajukan Protes ke UEFA
Richard Andreas | 17 April 2026 09:15
Bola.net - Barcelona kembali menjadi sorotan setelah tersingkir dari perempat final Liga Champions oleh Atletico Madrid dengan agregat tipis 2-3. Kekalahan tersebut tak hanya meninggalkan kekecewaan secara hasil, tetapi juga memicu polemik terkait kepemimpinan wasit sepanjang dua leg pertandingan.
Dalam beberapa hari terakhir, klub asal Catalan itu mengambil langkah resmi dengan melayangkan protes kepada UEFA. Ini bukan pertama kalinya Barcelona menyampaikan keluhan, menandakan adanya ketidakpuasan yang berulang terhadap keputusan di lapangan.
Situasi ini semakin memanas setelah sejumlah momen krusial dianggap merugikan tim. Dari kartu merah hingga keputusan VAR, Barcelona menilai banyak insiden yang berdampak langsung terhadap jalannya laga dan hasil akhir.
Barcelona Kembali Ajukan Keluhan Resmi ke UEFA

Barcelona secara resmi mengajukan keluhan kedua kepada UEFA terkait kepemimpinan wasit dalam duel melawan Atletico Madrid. Protes ini mencakup berbagai keputusan kontroversial yang terjadi di dua leg pertandingan.
Langkah ini menegaskan sikap klub yang merasa dirugikan secara sistematis. Dalam kurun waktu lebih dari sepekan, Barcelona dua kali mendatangi badan sepak bola Eropa tersebut untuk menyampaikan keberatan.
Presiden klub, Joan Laporta, secara terbuka mengkritik kinerja wasit dan VAR. Ia bahkan menyebut pengalaman yang dialami timnya sebagai sesuatu yang memalukan.
"Pertama, saya ingin mengucapkan selamat kepada Atletico Madrid, tetapi itu tidak mengubah fakta bahwa kepemimpinan wasit kemarin, baik dari ofisial maupun VAR, adalah sebuah aib," ujar Laporta.
"Ini tidak bisa ditoleransi apa yang mereka lakukan kepada kami. Di leg pertama mereka tidak memberi kami penalti yang jelas dan mengusir pemain saat seharusnya hanya kartu kuning, karena Giuliano tidak menguasai bola. Kartu merah itu sangat merugikan kami."
Daftar Insiden Kontroversial dan Dampaknya

Laporta merinci sejumlah keputusan yang dianggap merugikan Barcelona dalam dua pertandingan tersebut. Ia menyoroti kartu merah Pau Cubarsi, dugaan handball Marc Pubill, hingga insiden yang melibatkan Eric Garcia dan Dani Olmo.
"Ia adalah duel di mana keputusan wasit sangat merugikan kami. Di leg kedua, Eric Garcia bukan pemain terakhir, Kounde sedang datang. Wasit awalnya memberi kartu kuning, tetapi VAR ikut campur dan mengubahnya."
"Gol Ferran adalah gol sah, penalti terhadap Olmo sangat jelas, pelanggaran terhadap Fermin tidak bisa diterima karena bibir atasnya robek parah, lalu dia justru memberi kartu kepada Gavi. Anak itu menderita saat dijahit, dan bahkan tidak ada kartu. Ini tidak bisa diterima."
Dalam pernyataan resminya, Barcelona tetap menyampaikan kritik dengan nada lebih terukur. Klub menilai sejumlah keputusan tidak sesuai dengan aturan permainan dan menunjukkan kurangnya intervensi VAR dalam momen penting.
"Klub menilai bahwa sepanjang dua pertandingan tersebut, terdapat beberapa keputusan wasit yang tidak sesuai dengan Laws of the Game, yang berasal dari penerapan aturan yang keliru dan kurangnya intervensi VAR dalam situasi yang jelas signifikan."
Barcelona juga menegaskan bahwa akumulasi kesalahan tersebut berdampak langsung pada hasil pertandingan. Mereka menilai hal itu tidak hanya merugikan secara olahraga, tetapi juga secara ekonomi.
"Menurut FC Barcelona, akumulasi kesalahan ini memiliki dampak langsung terhadap jalannya pertandingan dan hasil akhir, serta menyebabkan kerugian olahraga dan ekonomi yang signifikan bagi klub."
Dorongan Perubahan Sistem Wasit di Eropa
Selain menuntut kejelasan atas keputusan yang dipermasalahkan, Barcelona juga mendorong adanya perbaikan sistem perwasitan. Klub ingin agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Dalam pernyataan lanjutannya, Barcelona menegaskan kesiapan untuk berkolaborasi dengan UEFA. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas, keadilan, dan transparansi dalam penerapan aturan permainan.
"Melalui klaim ini, klub kembali menegaskan permintaan yang sebelumnya telah disampaikan kepada UEFA dan pada saat yang sama menawarkan kerja sama untuk meningkatkan sistem perwasitan demi menjamin penerapan aturan yang lebih ketat, adil, dan transparan."
Langkah ini menunjukkan bahwa Barcelona tidak hanya fokus pada kasus yang mereka alami, tetapi juga ingin mendorong perubahan yang lebih luas dalam sepak bola Eropa.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Comeback Lawan Atletico Madrid, Michael Carrick: Mantap Betul!
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 08:30
-
5 Pemain Manchester United yang Tampil Mengesankan Lawan Atletico Madrid
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 07:00
-
Bryan Mbeumo Bawa MU Comeback Lawan Atletico Madrid
Liga Inggris 1 Agustus 2026, 21:51
-
Link Streaming Manchester United vs Atletico Madrid 1 Agustus 2026
Liga Inggris 1 Agustus 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Babak Pertama Timnas Indonesia vs Vietnam: Garuda Tertinggal 0-2
Tim Nasional 3 Agustus 2026, 21:21
-
Ferran Torres Diburu Tottenham dan PSG, Barcelona Pasang Harga Rp1 Triliun
Liga Spanyol 3 Agustus 2026, 21:12
-
MU Tidak Perlu Beli Striker Baru, Karena Sudah Ada Bryan Mbeumo!
Liga Inggris 3 Agustus 2026, 21:00
-
Franco Mastantuono Pilih Serie A, AC Milan dan Fiorentina Tunggu Keputusan
Liga Italia 3 Agustus 2026, 20:55
-
Manchester United Juara EPL 2026/2027? Kenapa Tidak?
Liga Inggris 3 Agustus 2026, 20:40
-
Manchester United Lepaskan Wonderkid Tajamnya di Musim Panas 2026?
Liga Inggris 3 Agustus 2026, 20:20
-
Full Power! Inilah Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Tim Nasional 3 Agustus 2026, 20:03
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persebaya vs Arema FC 4 Agustus 2026
Bola Indonesia 3 Agustus 2026, 20:02
-
Bryan Mbeumo Begitu Terkesan dengan Aksi Wonderkid Manchester United Ini
Liga Inggris 3 Agustus 2026, 20:00
-
Juventus Bawa 31 Pemain untuk Tur Pramusim Asia dan Oseania
Liga Italia 3 Agustus 2026, 19:50
-
Tekad Leny Yoro: Ingin Jadi Pilar Pertahanan Setan Merah!
Liga Inggris 3 Agustus 2026, 19:40
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Persija 4 Agustus 2026
Bola Indonesia 3 Agustus 2026, 19:39
LATEST EDITORIAL
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16






