Suporter Bayern-Dortmund Kompak Protes UEFA
Editor Bolanet | 22 Mei 2013 14:01
- Kelompok suporter Bayern Munich dan Borussia Dortmund secara kompak melancarkan protes kepada UEFA, menyusul larangan koreografi pendukung di final Liga Champions.
Musim ini Bundesliga kembali menyedot perhatian, setelah sukses mengirim dua wakilnya ke babak final Liga Champions. Pertandingan Der Klasikker tersebut akan berlangsung di Wembley Stadium akhir pekan ini.
Selain unggul secara teknis permainan, namun keunikan di luar lapangan hijau pun turut mengalihkan fokus. Parade koreografi yang kerap ditunjukkan Dortmund pada laga di Westfalenstadion membuktikan hal tersebut.
Akan tetapi, regulasi UEFA dan Wembley tampaknya bakal menghalangi kreasi tersebut di babak final. Pasalnya, para penonton tidak bisa menggelar banner dari tribun level 1 ke level 2. Akibatnya, fans Dortmund tidak akan menggelar atraksi, sementara fans Bayern hanya mempersiapkannya dalam skala kecil.
Hal tersebut memancing reaksi dari pihak suporter, untuk melontarkan pendapat bernada sentimen kepada pihak penyelenggara.
Kami luar biasa menyesal bahwa pada momen besar ini, kami tidak dapat melakukan koreo dan kami merasa frustrasi karena UEFA membuatnya tidak mungkin dilakukan, tutur perwakilan The Unity, kelompok suporter Dortmund.
Dengan langkah yang rasional, kami tidak akan menyebutnya sebagai koreo saat ini. Namun, sebuah final seperti ini bisa menghentikan rasionalisasi dari kerja otak, sebagaimana tampak pada biaya tiket, ujar pihak Bayern. (espn/atg)
Musim ini Bundesliga kembali menyedot perhatian, setelah sukses mengirim dua wakilnya ke babak final Liga Champions. Pertandingan Der Klasikker tersebut akan berlangsung di Wembley Stadium akhir pekan ini.
Selain unggul secara teknis permainan, namun keunikan di luar lapangan hijau pun turut mengalihkan fokus. Parade koreografi yang kerap ditunjukkan Dortmund pada laga di Westfalenstadion membuktikan hal tersebut.
Akan tetapi, regulasi UEFA dan Wembley tampaknya bakal menghalangi kreasi tersebut di babak final. Pasalnya, para penonton tidak bisa menggelar banner dari tribun level 1 ke level 2. Akibatnya, fans Dortmund tidak akan menggelar atraksi, sementara fans Bayern hanya mempersiapkannya dalam skala kecil.
Hal tersebut memancing reaksi dari pihak suporter, untuk melontarkan pendapat bernada sentimen kepada pihak penyelenggara.
Kami luar biasa menyesal bahwa pada momen besar ini, kami tidak dapat melakukan koreo dan kami merasa frustrasi karena UEFA membuatnya tidak mungkin dilakukan, tutur perwakilan The Unity, kelompok suporter Dortmund.
Dengan langkah yang rasional, kami tidak akan menyebutnya sebagai koreo saat ini. Namun, sebuah final seperti ini bisa menghentikan rasionalisasi dari kerja otak, sebagaimana tampak pada biaya tiket, ujar pihak Bayern. (espn/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Freiburg vs Bayern 25 Oktober 2026
Bundesliga 24 Oktober 2026, 11:19
-
Michael Carrick Dipastikan Masih Pimpin MU Lawan Bournemouth
Liga Inggris 22 Oktober 2026, 22:12
-
Staf Media MU Melarang Bruno Fernandes Bicara Bahasa Italia, Ada Masalah Apa?
Liga Champions 22 Oktober 2026, 19:43
-
Como Terlihat Bermain dengan '12 Orang' saat Bantai MU 4-1
Liga Champions 22 Oktober 2026, 18:55
-
Pengakuan Arda Guler Sengaja 'Mencuri' Gol Kylian Mbappe
Liga Champions 22 Oktober 2026, 18:16
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




