Takdir dan Ironi: PSG Akhirnya Juara Liga Champions, Kylian Mbappe Hanya Bisa Mengucap Selamat
Asad Arifin | 1 Juni 2025 07:38
Bola.net - Musim 2024/2025 akan selalu dikenang sebagai salah satu musim paling ironis dalam sejarah sepak bola Eropa. PSG, klub yang selama bertahun-tahun mengejar trofi Liga Champions, akhirnya berhasil mewujudkan mimpi besar mereka.
Namun, ada satu nama besar yang tak lagi mengenakan seragam Les Parisiens ketika momen bersejarah itu terjadi: Kylian Mbappe. Mantan kapten dan ikon proyek ambisius PSG itu harus menyaksikan dari kejauhan saat mantan klubnya mengangkat trofi yang selama ini ia dambakan.
Ya, PSG justru mencapai puncak kejayaan Eropa di musim yang sama saat mereka merelakan kepergian sang bintang ke Real Madrid. Sebuah skenario yang sarat ironi, memperlihatkan bagaimana takdir membentuk hubungan rumit antara Mbappe, PSG, Real Madrid, dan Liga Champions.
Sejatinya, Mbappe bukan satu-satunya nama besar yang diandalkan PSG untuk meraih supremasi Eropa. Sebelumnya ada Lionel Messi, Neymar, hingga Sergio Ramos. Namun, Mbappe memiliki ikatan emosional yang jauh lebih kuat dengan klub asal Paris tersebut.
Dulu Madrid Juara, PSG Kandas dan Kini Berlaku Sebaliknya

Pada musim panas 2022, Real Madrid sempat mencoba memboyong Mbappe. Tawaran yang diajukan begitu menggiurkan, membuka peluang terbentuknya era baru di Santiago Bernabeu. Namun, saat itu PSG berhasil mempertahankan Mbappe lewat kontrak bernilai fantastis.
Sayangnya, musim 2023/2024 menjadi kenyataan pahit bagi PSG. Ketika Real Madrid sukses meraih gelar Liga Champions ke-15 mereka, PSG kembali gagal. Padahal saat itu, Mbappe masih menjadi andalan utama sekaligus kapten tim.
Kontrak Mbappe yang habis pada akhir musim 2023/2024 pun menjadi titik balik. Kali ini, sang pemain tidak menunda lagi. Musim panas 2024, Kylian Mbappe resmi bergabung dengan Real Madrid, klub impiannya sejak kecil. Harapan baru pun tercipta: Mbappe dan Madrid, kombinasi yang diyakini akan segera membawa trofi Liga Champions berikutnya.
Namun, kenyataan berkata lain. Di musim pertamanya bersama Madrid, Mbappe belum mampu meraih gelar Eropa. Ironisnya, justru PSG—yang ditinggalkannya, berhasil mencapainya di musim yang sama.
Ucapan dari Jauh: Selamat, PSG!

Tanpa kehadiran sang megabintang, PSG tampil lebih seimbang, kolektif, dan efektif. Luis Enrique menemukan formula baru yang membuat tim bermain lebih cair. Beberapa pemain seperti Goncalo Ramos, Bradley Barcola, hingga Vitinha mulai mengambil peran penting dalam tim.
Sementara itu, Mbappe yang kini berseragam Real Madrid tetap menunjukkan sportivitasnya. Lewat unggahan di Instagram Story, ia menulis pesan singkat namun penuh makna: "Hari besar akhirnya tiba. Kemenangan dan sikap klub yang luar biasa. Selamat PSG."
Ucapan selamat yang sederhana, namun sarat makna. Mungkin ada kebanggaan, mungkin juga terselip rasa getir. Karena faktanya, trofi yang dikejar Mbappe selama tujuh musim bersama PSG justru datang setelah ia memilih pergi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
