Tensi Memuncak di Internal Real Madrid, Vinicius Junior Bersitegang dengan Jude Bellingham di Tengah Laga
Ari Prayoga | 16 April 2026 12:34
Bola.net - Laga panas yang berlangsung di markas Bayern Munchen, Allianz Arena tak hanya menyajikan duel sengit antara dua raksasa Eropa, tetapi juga memunculkan ketegangan internal di kubu Real Madrid.
Selain kontroversi kartu merah yang diterima Eduardo Camavinga, sorotan juga tertuju pada insiden kecil antara Vinicius Junior dan Jude Bellingham di tengah pertandingan.
Momen tersebut terjadi saat Real Madrid melancarkan serangan. Kesalahan kontrol bola dari Dayot Upamecano sempat membuka peluang bagi Vinicius untuk menembus kotak penalti.
Di sisi lain, Bellingham sudah berada dalam posisi ideal dan meminta umpan. Namun, sentuhan kurang sempurna dari Vinicius membuat bek Bayern Munchen itu mampu kembali mengamankan situasi.
Emosi Vinicius

Alih-alih menghasilkan peluang emas, situasi tersebut berakhir dengan lemparan ke dalam bagi Real Madrid. Seusai momen itu, Bellingham terlihat melontarkan kritik kepada Vinicius karena tidak memberikan umpan.
Respons dari pemain asal Brasil tersebut pun cukup emosional. Dari kejauhan, ia terdengar membalas dengan nada tinggi, meminta rekannya untuk diam.
Insiden ini menggambarkan betapa tingginya tekanan yang dirasakan para pemain dalam pertandingan krusial tersebut. Atmosfer panas membuat emosi mudah terpancing, bahkan di antara rekan setim sendiri.
Minimnya Kombinasi di Lapangan

Data resmi UEFA menunjukkan kurangnya kerja sama antara kedua pemain tersebut sepanjang laga. Bellingham tercatat empat kali mengirimkan umpan kepada Vinicius. Sebaliknya, Vinicius tidak sekalipun memberikan umpan balik kepada gelandang asal Inggris itu.
Secara keseluruhan, Vinicius menjalani pertandingan yang tidak mudah. Ia lebih sering mengandalkan pergerakan tanpa bola dan menerima umpan-umpan panjang dari rekan setimnya. Minimnya suplai bola membuat kontribusinya terlihat terbatas dalam membangun serangan.
Meski demikian, pemain berusia 25 tahun itu tetap mampu memberikan dampak penting. Ia sukses mencatatkan assist untuk gol Kylian Mbappe yang membawa Real Madrid unggul 3-2 hingga turun minum.
Real Madrid Kalah

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan tetap tinggi. Situasi menjadi sulit bagi Madrid setelah Eduardo Camavinga menerima kartu merah di fase krusial pertandingan, memaksa tim tamu bermain dengan 10 orang.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Bayern dengan maksimal. Mereka terus menekan dan akhirnya membalikkan keadaan di menit-menit akhir pertandingan. Luis Diaz mencetak gol penyeimbang sebelum Michael Olise memastikan kemenangan lewat gol spektakuler di masa injury time.
Olise menunjukkan kualitas individunya dengan memotong ke dalam dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan Lunin, memastikan skor 4-3 sekaligus mengunci kemenangan agregat untuk Bayern.
Bagan Fase Gugur Liga Champions 2025/2026
Jangan Lewatkan!
Eks Wasit FIFA Kecam Keputusan Slavko Vincic: Kartu Merah Eduardo Camavinga Tidak Layak!
Eduardo Camavinga Rugikan Real Madrid: Bukan Kali Ini Saja, Tahun Lalu Juga Pernah Sembrono
Detik-detik 'Kematian' Real Madrid di Kandang Bayern Munchen: Semua Karena Kartu Merah Eduardo Camavinga
5 Pelajaran dari Kesuksesan Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions: Keberhasilan dengan Banyak Catatan
5 Pelajaran dari Kekalahan Real Madrid di Markas Bayern Munchen: Kartu Merah Camavinga Mengubah Segalanya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tak Gentar! Ollie Watkins Sambut Persaingan Striker Timnas Inggris
Piala Dunia 4 Juni 2026, 01:26
-
Chelsea Tutup Pintu Keluar untuk 4 Pemain 'Tak Tersentuh' Ini
Liga Inggris 3 Juni 2026, 23:27
-
Resmi! Manchester United Lepas Kepergian Rasmus Hojlund ke Napoli
Liga Inggris 3 Juni 2026, 22:33
-
Melihat Kolaborasi BRI dan Desa Genengan yang Menggerakkan Ekonomi Pedesaan
News 3 Juni 2026, 21:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















