
Bola.net - Eduardo Camavinga kembali menjadi pusat perhatian usai menerima kartu merah dalam laga Real Madrid di kandang Bayern Munchen, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. Insiden ini memicu perdebatan, terutama karena dianggap sebagai pengulangan kesalahan yang pernah ia lakukan sebelumnya.
Dalam pertandingan yang berlangsung di markas Bayern, Camavinga diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua. Keputusan wasit Slavko Vincic dinilai cukup tegas, bahkan oleh sebagian pihak dianggap terlalu keras. Namun, situasi tersebut tak sepenuhnya membebaskan Camavinga dari tanggung jawab.
Pemain asal Prancis itu sejatinya sudah mengantongi satu kartu kuning sebelum insiden terjadi. Dalam kondisi tersebut, ia justru melakukan tindakan berisiko dengan mengganggu jalannya permainan, aksi yang berujung pada kartu kuning kedua. Keputusan tersebut menjadi bumerang, mengingat ia seharusnya lebih berhati-hati.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Bukan Kali Pertama
Camavinga in his last two away matches in the Champions League quarter-finals with Real Madrid:
— MO3GZA (@ah4q2) April 15, 2026
Red card 🟥 vs Arsenal
Red card 🟥 vs Bayern Munich pic.twitter.com/hcnYHb98QQ
Menariknya, kejadian ini bukan yang pertama bagi Camavinga. Pada musim sebelumnya, tepatnya saat menghadapi Arsenal di babak perempat final Liga Champions, ia juga mengalami nasib serupa.
Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 3-0 bagi Arsenal di Emirates Stadium, Camavinga mendapat kartu kuning kedua setelah menendang bola menjauh usai pelanggaran terjadi.
Kala itu, wasit Irfan Peljto tanpa ragu memberikan kartu merah. Akibatnya, Camavinga harus absen pada leg kedua di Santiago Bernabeu, laga krusial yang berujung pada kegagalan Madrid membalikkan keadaan dan akhirnya tersingkir dari kompetisi.
Pola Camavinga yang Sama
Dibandingkan insiden terbaru di Munchen, pelanggaran yang dilakukan Camavinga musim lalu bahkan dinilai lebih jelas. Namun, pola yang sama, kehilangan fokus dalam situasi penting, kembali terulang.
Peristiwa ini menjadi catatan serius bagi Camavinga dan tim pelatih Madrid. Dalam pertandingan berintensitas tinggi seperti Liga Champions, detail kecil bisa berdampak besar.
Kesalahan yang berulang bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga bisa menentukan nasib tim secara keseluruhan.
Bagan Fase Gugur Liga Champions 2025/2026
Bagan fase gugur Liga Champions 2025/2026. (c) UEFA
Jangan Lewatkan!
- Detik-detik 'Kematian' Real Madrid di Kandang Bayern Munchen: Semua Karena Kartu Merah Eduardo Camavinga
- 5 Pelajaran dari Kesuksesan Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions: Keberhasilan dengan Banyak Catatan
- 5 Pelajaran dari Kekalahan Real Madrid di Markas Bayern Munchen: Kartu Merah Camavinga Mengubah Segalanya
- Rapor Pemain Arsenal vs Sporting CP: Zubimendi Tampil Elegan, Gyokeres Tumpul di Laga Penentuan
- Rapor Pemain Real Madrid Saat Bertekut Lutut di Kandang Bayern Munchen: Camavinga Merusak Segalanya
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 20:19Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 19:45Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 13:08Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 12:03Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 07:23Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 20:19Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
BERITA LAINNYA
-
champions 30 Oktober 2026 06:55Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
-
champions 27 Oktober 2026 15:49Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 15:34Kacang Tidak Lupa Kulit! Ada Tottenham di Pidato Kemenangan Ballon d'Or Harry Kane!
-
champions 27 Oktober 2026 13:02Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 12:59Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Ingin Jadi Inspirasi bagi Generasi Berikutnya
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
