Termasuk Ronaldo, Ini Tujuh Bintang yang Sempat Memperkuat Real Madrid dan Inter Milan
Gia Yuda Pradana | 3 November 2020 10:52
Bola.net - Real Madrid dan Inter Milan merupakan dua klub dengan reputasi mentereng di kancah sepak bola dunia. Dengan reputasi seperti itu, kedua klub ini menjadi magnet bagi pemain-pemain top dunia.
Di antara deretan pemain-pemain top tersebut, ada yang membawa karier mereka ke level selanjutnya. Tak hanya pernah memperkuat salah satu klub top ini, ada sejumlah pemain top yang pernah memperkuat Madrid dan Inter pada perjalanan karier mereka.
Saat ini, ada Achraf Hakimi di kubu Inter Milan, yang sebelumnya sempat memperkuat Madrid. Ia pun berkesempatan menghadapi mantan timnya pada laga lanjutan Grup B yang akan dihelat di Estadio Alfredo di Stefano, Rabu (04/11) dini hari.
Namun, bukan hanya Hakimi yang berpengalaman memperkuat Inter dan Madrid pada perjalanan kariernya. Ada sejumlah pemain top lain yang berkesempatan membela dua klub papan atas tersebut.
Siapa sajakah mereka? Di bawah ini tujuh di antara pemain-pemain yang pernah memperkuat Madrid dan Inter Milan.
Ivan Zamorano
Zamorano merupakan salah satu penyerang andalan Real Madrid pada awal 90-an. Ia bergabung dengan Los Blancos pada 1992 dari Sevilla.
Selama berada di Madrid, Zamorano bermain dalam 173 laga. Ia mencetak 101 gol selama berseragam Madrid.
Lima musim berseragam Madrid, Zamorano melanjutkan kariernya. Kali ini, pemain asal Chile tersebut hengkang ke Inter Milan. Ia memperkuat Nerazurri selama empat musim, sampai 2000. Di Inter, ia mencetak total 44 gol.
Roberto Carlos

Inter Milan merupakan klub pertama Carlos usai meninggalkan kampung halamannya. Pemain yang dikenal berkat sepakan jarak jauhnya ini memperkuat La Beneamata pada 1995-1996. Selama semusim, pemain asal Brasil ini sempat 34 kali tampil dan mencetak tujuh gol.
Semusim berseragam Inter Milan, Carlos hengkang ke Real Madrid. Kabarnya, ia tak betah di Inter karena kerap dipasang sebagai sayap bahkan penyerang. Padahal, ia mengaku lebih nyaman bermain sebagai bek sayap kiri.
Di Madrid, Carlos langsung menjadi pilihan utama di sektor bek kiri. Selama 11 musim memperkuat Los Blancos, ia tampil 584 kali dan mencetak 71 gol.
Christian Panucci
Panucci memperkuat Real Madrid pada musim 1996. Ia menjadi pemain Italia pertama yang berseragam Los Blancos. Penampilan cemerlangnya membuat Panucci sukses merebut posisi Carlos Secretario di sektor fullback kanan.
Selama tiga musim memperkuat Madrid, Panucci total tampil 96 kali dan mencetak enam gol. Pada musim 1999, Panucci memilih meninggalkan Madrid. Inter Milan lah yang menjadi tujuan pemain kelahiran 12 April 1973 tersebut.
Sayang, di Inter, Pannuci gagal mengulang permainan terbaiknya. Walhasil, ia sempat dipinjamkan ke Chelsea dan Monaco. Musim 2001, Panucci pun meninggalkan Inter. Ia bergabung dengan AS Roma.
Clarence Seedorf
Seedorf didatangkan Madrid dari Sampdoria pada 1996. Pemain keturunan Suriname ini langsung menunjukkan tajinya. Pada musim pertama, ia langsung membawa Madrid mempertahankan gelar juara mereka. Sementara itu, pada musim kedua, ia berhasil membawa Los Blancos menjuarai Liga Champions.
Musim ketiganya di Madrid tak berjalan mulus bagi Seedorf. Ia tak lagi menjadi pilihan utama bagi pelatih Madrid waktu itu, Guus Hiddink. Walhasil, pada 24 Desember 1999, ia pun dilepas ke Inter Milan.
Selama memperkuat Madrid, Seedorf bermain 159 kali. Ia pun sukses mencetak 20 gol, termasuk gol jarak jauhnya ke gawang Atletico Madrid, pada 1997.
Di Inter Milan, Seedorf bertahan sampai musim 2001-2003 usai. Dari 93 kali penampilannya, ia mencetak 14 gol. Sayangnya, kendati rataan golnya naik, gelandang energik ini tak meraih satu pun trofi bersama Inter.
Ronaldo
Ronaldo datang ke Inter Milan dengan status sebagai pemain dengan banderol termahal waktu itu. Pemain asal Brasil ini diboyong dari Barcelona pada musim 1997 dengan harga U$ 27 juta.
Tak perlu waktu lama, Ronaldo menunjukkan tajinya. Tak hanya piawai mencetak gol, kemampuan Ronaldo pun kian komplet. Ia mampu mencetak assist bagi rekan-rekannya. Namun, bersamaan dengan penampilannya yang kian mocer, Ronaldo juga mulai diteror cedera. Tendon lututnya bermasalah.
Cedera ini membuatnya kerap harus absen. Bahkan, sepanjang musim 2000-2001, ia harus absen sepenuhnya. Selama memperkuat Inter, Ronaldo total bermain 99 kali dan mencetak 59 gol.
Usai membawa Brasil menjuarai Piala Dunia 2002, Ronaldo hengkang dan menjadi bagian dari Proyek Galacticos Real Madrid. Bermain bersama David Beckham, Zinedine Zidane, dan Luis Figo, penampilan Ronaldo kian moncer.
Pada musim pertamanya, ia tampil dalam 44 laga dan mencetak 30 gol. Ronaldo sendiri tetap menjadi bagian Real Madrid sampai pertengahan musim 2006/2007. Ia memilih meninggalkan klub asal Ibu Kota Spanyol ini dan bergabung dengan AC Milan.
Selama memperkuat Madrid, Ronaldo total tampil sebanyak 177 kali dan mencetak 104 gol.
Luis Figo

Figo bergabung dengan Real Madrid pada Juli 2000 dari Barcelona. Proses kepindahan pemain asal Portugal ini sendiri terbilang kontroversial dan menjadi tambahan bahan bakar bagi bara El Clasico.
Bergabung dengan Madrid, Figo langsung moncer. Ia mencetak 14 gol di semua ajang yang diikuti Madrid dan membawa timnya ini meraih gelar juara La liga. Musim-musim berikutnya di Madrid pun dijalani Figo dengan gemilang. Bersama Los Blancos, ia dua kali menjuarai La Liga, dua kali menjuarai Supercopa, sekali Liga Champions, sekali Piala Super, dan sekali Piala Intercontinental.
Usai kontraknya di Madrid habis, pada pertengahan 2005, Figo memutuskan untuk bergabung dengan Inter Milan. Sama seperti di Madrid, ia pun tampil apik bersama Nerazurri. Ia mencetak 11 gol dari 138 kali penampilannya di Inter Milan.
Selama memperkuat Inter, ia sukses menghadirkan empat gelar juara Serie A, satu trofi Coppa Italia, dan dua piala Supercoppa. 16 Mei 2009, Figo memutuskan gantung sepatu. Partai terakhirnya adalah menghadapi Atalanta pada 31 Mei 2009.
Wesley Sneijder
Sneijder didatangkan Real Madrid dari Ajax Amsterdam pada musim 2007/2008 sebagai salah satu prospek paling panas saat itu. Datang ke Madrid, ia langsung mewarisi nomor punggung 23, yang sebelumnya dipakai salah satu bintang Madrid, David Beckham.
Musim pertama Sneijder di Madrid, ia langsung tampil apik. Berkat sumbangan sembilan golnya, ia membawa Madrid mempertahankan gelar juara La Liga mereka. Musim berikutnya, Sneijder masih jadi andalan Madrid. Ia total tampil dalam 28 laga di semua ajang dan mencetak 2 gol.
Musim 2009/2010, Sneijder boyongan ke Inter Milan. Mengenakan nomor punggung 10, pemain asal Belanda ini menjadi salah satu kekuatan Inter Milan. Bersama La Beneamata, ia sukses meraih satu gelar juara Serie A, dua gelar Coppa Italia, satu gelar Supercoppa Italiana, satu trofi Liga Champions, dan satu gelar FIFA Club World Cup.
20 Januari 2013, Sneijder memastikan diri hengkang ke Galatasaray. Hal ini terjadi usai ia tak bersepakat dengan tawaran perpanjangan kontrak yang disodorkan manajemen Inter Milan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Prediksi Real Madrid vs Inter Milan 4 November 2020
Data dan Fakta Liga Champions: Real Madrid vs Inter Milan
Rekor Pertemuan Lawan Inter Milan, Real Madrid Kalah Tipis
Termasuk Baggio, Ini Lima Pencetak Gol Terbanyak pada Laga Real Madrid vs Inter Milan
25 Shots, Nyaris Dipermalukan Lionel Gervinho dan Parma, Inter Milan Memang Wkowkowk
Menikmati Foto-foto Georgina Rodriguez di Instagram Cristiano Ronaldo
Remaja Cantik dan Seksi Berambut Pirang Inilah Kekasih Joao Felix
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




