Tetes Air Mata Lautaro Martinez Sebelum Final Liga Champions, Ada Apa?
Editor Bolanet | 31 Mei 2025 16:58
Bola.net - Laga puncak Liga Champions akan jadi panggung terbesar bagi Inter Milan dan Lautaro Martinez. Final UCL kontra PSG akan digelar di Munich pada Minggu, 01 Juni 2025 dini hari nanti WIB
Pertemuan ini menjadi yang pertama dalam sejarah kompetitif antara kedua tim. Namun, keduanya datang dengan luka lama dari kekalahan final sebelumnya.
Inter pernah tumbang di tangan Manchester City pada 2023, sementara PSG dikalahkan Bayern Munchen pada 2020. Kini, mereka sama-sama mengincar penebusan di malam besar nanti.
Lautaro Martinez menjadi simbol harapan dan semangat Inter dalam laga ini. Sang kapten tidak hanya membawa gol, tetapi juga membawa emosi dan dedikasi yang besar untuk klubnya.
Dapat Dukungan Keluarga, Lautaro Tak Bisa Tahan Air Mata

Menjelang konferensi pers jelang final, Lautaro disuguhkan video kejutan dari keluarga tercinta. Momen tersebut membuat striker Argentina itu tak kuasa menahan tangis.
Bagi Lautaro, dukungan keluarganya menjadi sumber kekuatan terbesar sepanjang karier. Ia pun bertekad membalasnya dengan gelar juara Liga Champions.
"Susah untuk bicara, karena mereka selalu mendorong saya untuk tidak menyerah. Saya benar-benar ingin berterima kasih kepada mereka dan mendedikasikan kemenangan Liga Champions ini untuk mereka," ucap Lautaro Martinez, dikutip dari Sky Sport Italia.
"Ayah saya menanamkan kecintaan terhadap sepak bola, ibu saya memastikan saya tidak kekurangan apa pun. Istri dan anak-anak saya selalu mendukung saya dan mengangkat saya saat masa-masa sulit," lanjutnya.
Final Kedua, Beban Kapten Tak Jadi Hambatan

Final Liga Champions kali ini adalah yang kedua bagi Lautaro dalam tiga tahun terakhir. Banyak pemain Inter saat ini juga terlibat dalam kekalahan dari Manchester City tahun 2023.
Namun, kali ini mereka datang dengan semangat dan kesiapan yang berbeda. Lautaro pun mengakui bahwa peran kapten membawa tanggung jawab lebih besar.
“Kami butuh performa yang sempurna,” ujar Lautaro dalam konferensi pers.
“Menjadi kapten memang membuat saya lebih bertanggung jawab, tapi saya selalu bilang setiap pertandingan harus seperti final bagi kami. Hanya satu tim yang bisa menang, tapi yang penting adalah memberikan segalanya dan selalu berpikir positif,” sambungnya.
Jalan Panjang Inter Menuju Final: Gol, Kerja Keras, dan Respek
Lautaro tampil gemilang sepanjang Liga Champions musim ini dengan torehan 9 gol dari 13 laga. Ia mencetak gol dalam enam dari tujuh laga terakhir Inter di ajang tersebut.
Performa itu tidak hadir begitu saja, melainkan buah dari kerja keras tim secara keseluruhan. Dari atmosfer sulit hingga lawan tangguh, Inter tetap fokus dan berkembang.
“Saya mencetak banyak gol di laga penting Liga Champions, saya senang bisa bermain di final kedua dalam tiga tahun. Semua ini berkat kerja keras, pengorbanan, dan kerendahan hati dari semua orang di tim ini,” ujar Lautaro.
“Kami berkembang sebagai tim, menghadapi lawan-lawan kuat di atmosfer sulit, mengalahkan tim yang tidak terkalahkan dalam waktu lama. Inter meraih respek selama kompetisi ini dengan bekerja keras dan fokus pada diri sendiri. Sekarang kami ingin tampil sempurna dan membawa trofi ini pulang,” lanjutnya.
Rumor Soal Inzaghi, Komitmen Tim Tetap Tak Tergoyahkan
Jelang final, isu soal masa depan pelatih Simone Inzaghi terus beredar. Klub Arab Saudi, Al-Hilal, dikabarkan menawarinya kontrak fantastis sebesar €30 juta per musim.
Meski begitu, Lautaro memastikan bahwa fokus tim tak terpengaruh oleh kabar tersebut. Inzaghi tetap memimpin sesi latihan seperti biasa.
“Berita muncul setiap hari, tapi kami santai. Dia masih di sini dan bekerja setiap hari untuk meningkatkan tim,” kata Lautaro.
“Kalau kami menang, tentu kami akan mendedikasikan kemenangan ini untuknya, untuk para fans, dan untuk keluarga kami,” sambungnya.
Cinta untuk Inter, Lautaro Tegaskan Loyalitas
Tak hanya Inzaghi, Lautaro juga kerap dikaitkan dengan klub-klub besar lainnya. Namun sejauh ini, ia selalu memilih untuk bertahan di Inter.
Menurut Lautaro, Inter telah memberinya rumah kedua. Ia ingin membalas kepercayaan itu dengan membawa pulang trofi Liga Champions.
“Klub ini menerima saya seperti anak sendiri, jadi saya akan selalu berterima kasih atas apa yang mereka lakukan untuk saya,” ucap Lautaro.
“Besok kami bisa membawa trofi ini kembali ke Milan dan kami akan mencoba menikmati malam ini, karena momen seperti ini tidak datang setiap hari,” tutupnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Luis Enrique Peringatkan PSG: Awas, Inter Milan Beda dari Tim Eropa Lain!
Benarkah Simone Inzaghi Sudah Setuju Tinggalkan Inter Milan dan Terima Tawaran Al Hilal?
Bagaimana Cara PSG Meredam Inter Milan? Marquinhos Memberi Sedikit Bocoran
Final Liga Champions: Inter Milan Sekarang Lebih Besar dan Lebih Kuat Dibanding Final UCL 2023
5 Alasan Inter Milan Bakal Benamkan PSG di Final Liga Champions Nanti Malam
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Skotlandia Patahkan Kutukan 36 Tahun di Piala Dunia
Piala Dunia 14 Juni 2026, 21:31
-
Link Live Streaming Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 21:30
-
Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 20:56
-
Klasemen Pembalap Moto4 European Cup 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 20:40
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 20:12
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao
Piala Dunia 14 Juni 2026, 19:43
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
















