Tottenham ke Final, Pochettino Menangis Seperti Bayi
Asad Arifin | 9 Mei 2019 09:11
Bola.net - - Reaksi emosional ditunjukkan oleh manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, usai timnya melaju ke final Liga Champions. Dia langsung berteriak, bersorak bahkan hingga menangis.
Spurs baru saja merayakan sukses besar dengan melaju ke final Liga Champions musim 2018/19. Pada babak semifinal, Spurs menyingkirkan Ajax dengan unggul gol tandang pada agregat 4-4.
Menelan kekalahan 1-0 pada leg pertama, Spurs bangkit pada leg kedua yang digelar Kamis (8/5) dini hari WIB di Johan Cruijff Arena. The Lily White menang dengan skor 3-2 lewat gol yang dramatis.
Simak komentar tentang ekspresi emosional yang ditunjukkan oleh Pochettino selengkapnya di bawah ini.
Menangis Seperti Bayi
Spurs memastikan langkah ke final lewat gol yang dramatis. Lucas Moura mendapatkan gol ketiganya pada menit 90+6, dari lima menit tambahan waktu. Tentu saja gol telat ini disambut dengan hiruk pikuk oleh seluruh penggawa Spurs.
Pochettino yang berada di tepi lapangan langsung berlari usai gol yang dicetak Lucas Moura. Dari tayangan kamera televisi, manajer asal Argentina tersebut bahkan nampak meneteskan air mata.
"Pochettino menangis seperti bayi," ucap pundit BBC Sports, Darren Fletcher.
"Dia berlutut ketika mereka mencetak gol. Itu membuat Anda merasa begitu emosional untuk melihatnya dan Anda juga bisa tahu betapa pentingnya itu bagi Pochettino," sambung mantan pemain Manchester United.
Sukses melaju ke final Liga Champions akan jadi momen epik bagi Pochettino. Sebab, sejauh ini itu adalah capaian terbaiknya. Namanya juga akan tercatat dalam sejarah Spurs, sebagai manajer pertama yang membawa klub ke final Liga Champions.
Fernando Llorente jadi Kunci
Fletcher menyebut sukses Spurs menang dengan skor 3-2 tidak lepas dari pergantian pemain yang dilakukan. Di babak pertama, Spurs tertinggal 2-0 dari Ajax. Lantas, Pochettino membuat pergantian pemain di awal babak kedua.
Mantan pelatih Espanyol itu memasukkan Fernando Llorente. Hasilnya pun jitu. Llorente mampu memenangkan banyak duel dengan pemain belakang Ajax. Serangan Spurs pun jadi makin tajam di babak kedua.
"Mereka baru saja masuk babak kedua dan mereka mempertaruhkan segalanya di sana. Fernando Llorente menyebabkan banyak masalah dengan kehadirannya walau dia tidak bermain dengan baik," papar Fletcher.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Unai Emery Diidamkan Manchester United dan Real Madrid
Liga Inggris 21 April 2026, 05:45
-
Respon Berkelas Alvaro Arbeloa Soal Isu Jose Mourinho Balik ke Real Madrid
Liga Spanyol 21 April 2026, 05:09
-
Bila Tottenham Degradasi, Arsenal Bidik Lucas Bergvall?
Liga Inggris 21 April 2026, 04:59
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














