Wasit Menghukum Arsenal di Final Liga Champions
Richard Andreas | 31 Mei 2026 06:02
Bola.net - Kekalahan Arsenal dari PSGdi final Liga Champions 2025/2026 masih menyisakan berbagai perdebatan. Selain drama adu penalti yang menentukan juara, sejumlah keputusan wasit juga menjadi bahan pembicaraan setelah pertandingan berakhir.
Arsenal akhirnya harus mengubur impian meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub setelah kalah adu penalti dari PSG. Laga di Budapest berakhir imbang 1-1 sebelum wakil Prancis itu memastikan kemenangan melalui babak adu penalti (4-3).
Mantan gelandang Arsenal, Samir Nasri, menjadi salah satu sosok yang menyoroti jalannya pertandingan. Ia menilai tim asuhan Mikel Arteta tidak mendapatkan perlakuan yang menguntungkan dari perangkat pertandingan pada babak kedua.
Nasri Sebut Arsenal Seperti Dihukum Wasit

Menurut Nasri, perubahan sikap wasit mulai terlihat setelah jeda pertandingan. Ia menduga tindakan Arsenal yang kerap memperlambat tempo permainan pada babak pertama memengaruhi cara pertandingan dipimpin setelah turun minum.
"Dalam babak kedua, wasit secara sistematis meniup pelanggaran yang merugikan Arsenal. Dia menghukum mereka karena membuang-buang waktu pada babak pertama," kata Nasri.
Arsenal memang sempat unggul cepat melalui gol Kai Havertz pada menit keenam. Setelah itu, The Gunners lebih banyak bertahan dan berusaha meredam permainan PSG dengan organisasi pertahanan yang disiplin.
Nasri menilai strategi tersebut efektif untuk mengganggu ritme sang juara bertahan. Namun, ia menganggap pendekatan itu justru berdampak negatif terhadap bagaimana pertandingan kemudian dipimpin oleh wasit.
Komentar Nasri Soal Penalti Madueke dan Pujian untuk Luis Enrique

Salah satu momen paling kontroversial terjadi pada babak perpanjangan waktu ketika Noni Madueke terjatuh di kotak penalti setelah mendapat tekanan dari Nuno Mendes. Arsenal sempat meminta penalti, tetapi wasit memilih melanjutkan permainan.
Meski sebelumnya mengkritik kepemimpinan wasit, Nasri tidak sepenuhnya menyalahkan keputusan tersebut. Menurutnya, insiden itu berada dalam area abu-abu yang terbuka untuk berbagai interpretasi.
"Jika dia meniup penalti, saya kira VAR tidak akan membatalkannya. Tetapi fakta bahwa dia tidak meniup penalti juga bukan sebuah skandal," ujar Nasri.
Apresiasi untuk Luis Enrique dan PSG
Di sisi lain, mantan pemain timnas Prancis itu memberikan apresiasi kepada Luis Enrique. Nasri menilai pelatih PSG tetap tenang meski timnya tertinggal lebih dahulu akibat gol cepat Havertz.
"Dia tidak akan pernah mengambil risiko yang tidak diperhitungkan. Sejak menemukan formula yang tepat, semuanya terkendali. Dia selalu memiliki rencana untuk mengecoh pelatih lawan," kata Nasri.
PSG akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui penalti Ousmane Dembele pada babak kedua sebelum memastikan gelar Liga Champions kedua secara beruntun lewat adu penalti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU dan Liverpool Patah Hati! Yan Diomande Pilih Gabung Raksasa Eropa Ini
Liga Inggris 29 Juni 2026, 10:50
-
Saingi Arsenal, MU Juga Kejar Bruno Guimaraes
Liga Inggris 28 Juni 2026, 14:30
-
Bomber PSG Ini Selangkah Lagi Gabung Juventus
Piala Dunia 26 Juni 2026, 20:00
-
Inikah Pembelian Pertama Ruben Amorim di AC Milan?
Liga Italia 26 Juni 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina
Piala Dunia 16 Juli 2026, 00:11
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina
Piala Dunia 15 Juli 2026, 23:59
-
Link Nonton Siaran Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina
Piala Dunia 15 Juli 2026, 22:47
-
Denis Kolinger, Tembok Udara Persija dengan Tinggi 199 Cm
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 20:33
-
DNA Sukses Spanyol Dimulai saat Juara Euro U-19 2015
Piala Dunia 15 Juli 2026, 20:12
-
Persib Membangun Kedalaman Skuad untuk Tempur di Empat Kompetisi
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:43
-
Misi Perdana Shin Tae-yong di Persija: Bangun Fondasi Fisik
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:19
-
Jadwal Timnas Voli Putra Indonesia di SEA V Cup 2026
Voli 15 Juli 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









