Yang Harus Kamu Tentang Juventus vs Borussia Dortmund: Panggung Penebusan Dosa
Editor Bolanet | 16 September 2025 15:22
Bola.net - Panggung Liga Champions kembali menyajikan sebuah duel klasik. Raksasa Italia, Juventus, akan menjamu wakil Jerman, Borussia Dortmund, di Allianz Stadium.
Pertandingan yang digelar pada Rabu (17/9/2025) dini hari ini menjadi laga pembuka bagi kedua tim. Baik Juve maupun Dortmund datang dengan modal performa domestik yang sama-sama meyakinkan.
Si Nyonya Tua datang dengan momentum positif usai memenangi Derby d'Italia yang dramatis. Mereka bertekad untuk memulai kampanye Eropa mereka dengan sebuah kemenangan.
Sementara itu, Dortmund juga sedang dalam tren positif di Bundesliga. Namun, mereka datang ke Turin dengan kondisi skuad yang tidak ideal akibat badai cedera.
Laga ini pun menjadi ajang pembuktian. Misi penebusan dosa bagi Juventus, dan ujian ketangguhan bagi Dortmund yang datang dengan pertahanan rapuh.
Misi Penebusan Dosa Si Nyonya Tua

Juventus menatap laga ini dengan satu misi besar. Mereka ingin menegaskan kembali status mereka sebagai salah satu kekuatan utama di kancah Eropa.
Musim lalu, perjalanan mereka di Liga Champions berakhir mengecewakan. Tersingkir di babak 16 besar oleh PSV Eindhoven menjadi luka yang ingin mereka obati.
Modal mereka musim ini cukup bagus, dengan lini serang yang sudah mencetak tujuh gol dari tiga laga. Namun, kemenangan 4-3 atas Inter menunjukkan lini belakang mereka masih perlu dibenahi.
Meski punya rekor kandang yang kuat di Serie A, Juve justru goyah di Eropa. Mengubah tren buruk di kandang sendiri akan menjadi kunci pertama mereka.
Tim Tamu Datang dengan Pertahanan Tangguh (yang Rapuh?)

Di sisi lain, Borussia Dortmund datang sebagai tim yang sulit ditaklukkan. Pasukan Niko Kovac belum terkalahkan di Bundesliga dan baru saja meraih dua kemenangan beruntun.
Kekuatan utama mereka terletak pada pertahanan yang sangat solid. Tiga nirbobol dari empat laga awal adalah bukti ketangguhan lini belakang mereka.
Sayangnya, tembok kokoh itu kini sedang rapuh. Badai cedera parah menghantam sektor pertahanan mereka jelang lawatan krusial ke Turin.
Tiga bek andalan, Emre Can, Niklas Sule, dan Nico Schlotterbeck, dipastikan absen. Ini memaksa Kovac untuk memutar otak dan mengandalkan pemain yang lebih minim pengalaman.
Adu Taktik dan Perkiraan Susunan Pemain

Dari sisi taktik, Igor Tudor diperkirakan akan tetap setia dengan formasi 3-4-1-2. Skema ini memberikan keseimbangan antara soliditas pertahanan dan daya ledak di lini serang.
Duet Dusan Vlahovic dan Jonathan David akan menjadi ujung tombak utama. Mereka akan disokong oleh Kenan Yildiz yang berperan sebagai penyerang lubang.
Sementara itu, Niko Kovac kemungkinan akan menerapkan formasi 3-4-2-1. Taktik ini dirancang untuk menjaga tim tetap kompak saat bertahan dan cair saat melancarkan serangan.
Tanpa bek-bek utama, peran jangkar lini tengah Marcel Sabitzer akan sangat krusial. Di lini depan, Serhou Guirassy akan menjadi target man yang berbahaya bagi pertahanan Juventus.
Fakta dan Data Kunci

- Ini akan menjadi pertemuan ke-10 antara Juventus dan Dortmund. Juve memenangi 6 dari 9 pertemuan sebelumnya (K2).
- Dortmund kalah dalam 5 dari 6 laga tandang terakhir melawan tim Italia di Liga Champions (M1).
- Juventus tidak pernah kalah di laga pembuka Liga Champions (M11 S3 dari 14 laga).
- Dortmund memenangi laga pembuka Liga Champions dalam 3 dari 4 musim terakhir.
- Igor Tudor akan menjalani debutnya sebagai pelatih Juventus di Liga Champions.
- Jonathan David telah mencetak 7 gol dalam 9 penampilan terakhirnya di Liga Champions.
- Dortmund hanya kalah sekali dalam 7 laga terakhir mereka di Liga Champions (M4 S2).
- Serhou Guirassy adalah top skor Liga Champions musim lalu dengan 13 gol, setara dengan Raphinha.
Player to Watch: Jonathan David

Semua mata akan tertuju pada rekrutan anyar Juventus, Jonathan David. Striker asal Kanada ini didatangkan untuk menambah kecepatan dan ketajaman di lini depan.
David adalah tipe penyerang cerdas yang terus bergerak mencari ruang. Kelebihannya ini sangat berguna untuk merepotkan pertahanan lawan dan membuka celah bagi Dusan Vlahovic.
Fleksibilitasnya membuat ia bisa berperan sebagai pembunuh di kotak penalti maupun sebagai penyerang kedua. Ia akan menjadi ancaman konstan bagi lini belakang Dortmund yang sedang darurat.
Melawan barisan pertahanan Dortmund yang tidak ideal, pergerakan cerdas David bisa menjadi pembeda. Ini adalah panggung yang sempurna baginya untuk unjuk gigi di hadapan publik Turin.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Psywar Scudetto Dimulai? Pelatih Juventus Sebut Inter Milan Lebih Kuat dari Napoli-nya Conte!
Bos Dortmund Angkat Topi untuk Igor Tudor dan Skuad Juventus Jelang Liga Champions
Targetkan Start Sempurna di Liga Champions, Juventus Siap Kalahkan Borussia Dortmund
Duel Panas di Turin, Niko Kovac Sebut Juventus Punya Keuntungan tapi Dortmund Tak Gentar
Juventus vs Borussia Dortmund: Rekor Apik Bianconeri vs Konsistensi sang Tamu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mental Baja Persib Bandung: Tuntaskan 'Raja Terakhir' Bernama Persijap Jepara
Bola Indonesia 21 September 2026, 13:12
-
Juventus Kembali ke Jalur Kemenangan, Spalletti: Syukurlah!
Liga Italia 21 September 2026, 10:45
-
Man of the Match Juventus vs Atalanta: Gleison Bremer
Liga Italia 21 September 2026, 01:26
-
Hasil Juventus vs Atalanta: Conceicao Buka Jalan, Bremer Kunci Kemenangan
Liga Italia 21 September 2026, 00:53
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Ukir Rekor Baru Barcelona usai Start Gemilang Musim 2026/27
Liga Spanyol 22 September 2026, 20:35
-
Federico Valverde Cedera Pergelangan Kaki, Absen Dua Pekan
Liga Spanyol 22 September 2026, 20:00
-
Benjamin Sesko Angkat Bicara soal Cedera, Fokus Pulih di Manchester United
Liga Inggris 22 September 2026, 19:25
-
Terungkap, Ruang Ganti Real Madrid Sempat Yakin Vinicius Junior Bakal Gabung Arsenal
Liga Spanyol 22 September 2026, 19:24
-
Belum Kunjung Dapat Kontrak Baru di Liverpool, Alexis Mac Allister Cuma Bisa Pasrah!
Liga Inggris 22 September 2026, 17:30
-
Marcus Rashford Dinilai Ganggu Lini Depan MU, Ini Solusinya
Liga Inggris 22 September 2026, 17:30
-
Jadi Kasus Hukum di Swiss, Granit Xhaka Mengaku Pakai Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu
Liga Inggris 22 September 2026, 17:28
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Ajang Pembuktian Timnas Singapura!
Tim Nasional 22 September 2026, 17:04
-
Francesco Totti Ungkap 2 Klub Serie A yang Ingin Merekrutnya Usai Pensiun
Liga Italia 22 September 2026, 16:55
-
Belum Menyerah! MU Masih Coba Yakinkan JJ Gabriel Bertahan di Old Trafford
Liga Inggris 22 September 2026, 16:38
-
Lolos Semifinal Bulu Tangkis Beregu Putri Asian Games 2026, Indonesia Bakal Bertemu China
Bulu Tangkis 22 September 2026, 16:31
-
Tidak Ada Alasan Lamine Yamal Tidak Juara Ballon d'Or 2026!
Liga Spanyol 22 September 2026, 16:24
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




