Yang Tersisa dari Kekalahan Atletico: 3 Potensi Penalti Diabaikan Wasit!

Richard Andreas | 6 Mei 2026 23:32
Yang Tersisa dari Kekalahan Atletico: 3 Potensi Penalti Diabaikan Wasit!
Antoine Griezmann berusaha merebut bola dari Declan Rice di laga Arsenal vs Atletico Madrid, Rabu (06/05/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Bola.net - Atletico Madrid harus mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions musim ini setelah disingkirkan Arsenal pada semifinal. Namun, selepas pertandingan, perhatian justru mengarah pada sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan tim asal Spanyol tersebut.

Secara terbuka, para pemain dan staf Atletico Madrid berusaha menahan komentar berlebihan terkait kepemimpinan wasit. Meski begitu, suasana di dalam tim disebut dipenuhi rasa frustrasi karena beberapa insiden penting tidak mendapat perhatian VAR.

Advertisement

Ketidakpuasan itu terutama berkaitan dengan tiga klaim penalti yang dinilai diabaikan sepanjang laga. Selain itu, Atletico Madrid juga mempertanyakan keputusan penunjukan petugas VAR untuk pertandingan tersebut.

1 dari 2 halaman

Tiga Klaim Penalti Jadi Sumber Kekecewaan

Tiga Klaim Penalti Jadi Sumber Kekecewaan

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone usai laga melawan Arsenal di leg kedua semifinal Liga Champions, 6 Mei 2026. (c) AP Photo/Alastair Grant

Salah satu momen yang paling dipersoalkan Atletico Madrid terjadi ketika Riccardo Calafiori dinilai mendorong Giuliano Simeone di kotak penalti menggunakan dua tangan. Giuliano kemudian mengunggah gambar insiden tersebut di Instagram tanpa memberikan keterangan tambahan.

Penyerang asal Argentina itu juga menyoroti peluang besar yang gagal ia manfaatkan karena merasa mendapat gangguan dari bek Arsenal, Gabriel Magalhaes. Menurutnya, beberapa keputusan penting tidak pernah diperiksa ulang melalui VAR.

“Ketika saya hendak menembak, saya kehilangan keseimbangan dan tidak bisa melepaskan tendangan dengan baik. Itulah yang saya rasakan,” ujar Giuliano kepada Movistar+.

"Dalam beberapa situasi seperti itu, wasit bahkan tidak melihat VAR, sama seperti insiden yang melibatkan Antoine, dan keputusan tidak berpihak kepada kami."

Insiden yang dimaksud Giuliano terkait Antoine Griezmann terjadi setelah Marc Pubill lebih dulu dianggap melakukan pelanggaran sebelum Griezmann dijatuhkan Riccardo Calafiori di area penalti.

2 dari 2 halaman

Simeone dan Ruang Ganti Atletico Madrid Kesal

Kapten Atletico Madrid, Koke berusaha menahan diri saat dimintai komentar soal kepemimpinan wasit. Ia hanya mengatakan bahwa dirinya “tidak mau mengatakan apa pun” dan menyebut wasit “sudah melakukan yang terbaik.”

Pelatih Diego Simeone sedikit lebih terbuka dalam menanggapi situasi tersebut. Ia menyebut insiden yang melibatkan Griezmann sebagai sesuatu yang “jelas”, tetapi enggan membahasnya lebih jauh karena tidak ingin dianggap mencari alasan atas kekalahan timnya.

Sementara itu, laporan lanjutan Diario AS menyebut bahwa di level internal dan di ruang ganti, Atletico Madrid menyimpan kemarahan besar terhadap kepemimpinan wasit.

Mereka merasa banyak keputusan sepanjang leg kedua justru merugikan tim mereka, termasuk minimnya tambahan waktu di akhir pertandingan.

Atletico Madrid juga mempertanyakan penunjukan Bastian Dankert sebagai petugas VAR dalam laga tersebut. Dankert merupakan sosok yang musim lalu meminta Szymon Marciniak menganulir penalti Julian Alvarez saat menghadapi Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions.

LATEST UPDATE