10 Alasan Mourinho Ingin Tinggalkan Madrid

Editor Bolanet | 6 Mei 2013 01:32
10 Alasan Mourinho Ingin Tinggalkan Madrid

Bola.net - Kebersamaan Jose Mourinho dan Real Madrid nampaknya tinggal menghitung hari saja. Tanda-tanda perpisahan Mou dengan Madrid semakin jelas terlihat dalam beberapa waktu terakhir.

Mourinho mengaku akan berada di tempat di mana dirinya dicintai musim depan. Ia juga belum mau memastikan apakah akan tetap berada di Santiago Bernabeu tahun depan.

Meski demikian, semua kabar kepergian Mou masih merupakan rumor. Belum ada konfirmasi resmi dari pihak mana pun bahwa Mourinho akan bertahan atau akan pergi.

Apa pun yang terjadi nanti, Mourinho saat ini memang memiliki banyak alasan personal untuk meninggalkan Madrid. Berikut adalah 10 alasan Mou ingin tinggalkan Bernabeu. (mrc/hsw)

1 dari 10 halaman

Dukungan Pemain

Dukungan Pemain

Mourinho adalah pelatih yang terbiasa mendapat dukungan penuh dari para pemainnya. Di klub-klub sebelumnya, Mou bukan hanya didukung oleh para pemain; ia juga dipuja.

Chelsea yang berisi para pemain dengan ego super besar saja bisa ditaklukkan oleh Mou. Pemain-pemain seperti John Terry dan Frank Lampard bisa 'dikuasai' oleh Mou.

Hal yang berbeda terjadi di Madrid. Mou secara umum mendapatkan dukungan pemain, tetapi ada beberapa yang menunjukkan perlawanan. Yang paling terlihat adalah perpecahan antara Mourinho dengan Iker Casillas dan Sergio Ramos, dua pemain penting Madrid.

Madrid adalah klub yang memiliki tradisi tak tertulis unik; ada beberapa hal yang tak boleh dilanggar. Namun Mou tak memedulikan hal itu karena yang ia kejar adalah kemenangan bersama Los Blancos. Bagi Mou, hanya yang terbaik yang akan bermain di timnya.

2 dari 10 halaman

Dukungan Petinggi Klub

Dukungan Petinggi Klub

Mourinho menyukai kekuasaan, terutama dalam hal transfer. Ia ingin kebebasan penuh dalam hal pembelian dan penjualan pemain. Di Madrid, Mou adalah pelatih dengan kekuasaan paling besar dalam sejarah klub.

Florentino Perez memberikan keistimewaan bagi Mou, tetapi nampaknya hal itu tidak cukup bagi The Special One. Rumornya, salah satu syarat Mourinho untuk kembali ke Chelsea adalah kekuasaan mutlak dalam hal transfer.

Meski demikian, bukan berarti Mou adalah orang yang gila kekuasaan. Ia tak akan menghabiskan uang klub begitu saja untuk belanja gila-gilaan. Mou tahu batas dan jangan lupakan juga bahwa ia juga punya koneksi bagus dengan salah satu agensi pemain terbaik pimpinan Jorge Mendes.

3 dari 10 halaman

Permusuhan Dengan Pers

Permusuhan Dengan Pers

Mourinho tak pernah takut dengan kontroversi. Ia mengatakan apa yang ingin dikatakannya, kadang dengan melawan pers. Mou terutama sangat kritis dengan perlakuan media negeri matador terhadap dirinya.

Contoh terbaru adalah kritik Mou setelah timnya kandas di Liga Champions. Mou merasa dirinya dibenci oleh publik Spanyol, terutama pers. Mou juga merasa pencapaiannya selama menukangi Real Madrid tak pernah dihargai.

Media-media terbesar Spanyol pun menganggap hubungan mereka dengan Mourinho sudah tak dapat diperbaiki lagi. Marca yang dekat dengan Madrid pun kini lebih banyak menulis kritikan kepada Mou.

4 dari 10 halaman

Perlakuan Fans

Perlakuan Fans

Sebagai sosok kontroversial, Mou tak pernah mendapat dukungan penuh dari para Madridista. Meski demikian, bisa dikatakan bahwa sebagian besar fans Madrid masih menyukai Mou.

Masalahnya adalah ekspektasi pendukung Madrid sangat tinggi terhadap Mourinho dan timnya. Sedikit kesalahan saja bisa berbuah kritikan tajam dari para pendukung Madrid.

Yang paling dipermasalahkan Mou adalah karena ia sudah dua kali mendapat siulan dan ejekan dari publik Santiago Bernabeu. Perlakuan seperti ini tak pernah didapat Mou di klub-klub sebelumnya. Ia terbiasa mendapat pujian dan pujaan dari semua pendukung tim yang pernah ditanganinya.

5 dari 10 halaman

Permusuhan Portugal-Spanyol

Permusuhan Portugal-Spanyol

Mourinho dan beberapa pemain asal Portugal di Madrid merasa permusuhan sepakbola antara Portugal dan Spanyol memengaruhi perlakuan fans terhadap mereka. Mou merasa diperlakukan tidak adil dan tidak hormat oleh publik Spanyol.

Desember tahun lalu, Pepe mengaku dirinya menjadi incaran publik Spanyol. Ia mengatakan: Ada tekanan besar bagi para pemain Portugal di Spanyol.

hal yang sama juga dirasakan Mou. Dalam sebuah kesempatan, Mou mengatakan: Sangat berat menjadi orang Portugal di Spanyol.

Mou merasa bahwa pencapaiannya tidak pernah diakui dengan layak oleh publik Spanyol.

6 dari 10 halaman

Faktor Keluarga

Faktor Keluarga

Mourinho adalah seorang profesional sejati. Jika ia sudah membuat komitmen, maka ia akan menjalaninya meski harus menepikan kepentingannya sendiri.

Tetapi hal itu tak berlaku bagi keluarganya. Sudah beberapa kali Mou mengaku merasa bersalah karena membuat keluarganya harus pindah dari satu kota ke kota lain untuk mengikuti dirinya.

Putra Mou Jose Mario dikabarkan tidak betah hidup di Spanyol meski kini tengah belajar sepakbola bersama Canillas. Putrinya Matilde juga memilih untuk belajar seni di kota London.

7 dari 10 halaman

Musim Keempat?

Musim Keempat?

Mourinho punya kebiasaan aneh; ia hampir selalu meninggalkan klub setelah dilatihnya selama tiga tahun. Para pengkritik Mou menggunakan fakta ini untuk mengatakan bahwa Mou belum bisa menciptakan stabilitas jangka panjang dalam sebuah tim.

Namun yang patut diingat adalah bahwa Mou selalu mendapat ekspektasi super besar di setiap tim yang dilatihnya. Secara umum, ia bisa membalas ekspektasi itu dengan baik meski akhirnya pergi setelah melatih klub hanya dalam dua sampai tiga tahun.

Mou pernah mencoba melatih Chelsea melewati angka tiga tahun, tetapi ia justru bersilang pendapat dengan Roman Abramovich dan akhirnya harus pergi.

8 dari 10 halaman

Madrid Penuh Mata-mata

Madrid Penuh Mata-mata

Selama tiga tahun melatih di Madrid, Mourinho seperti terobsesi dengan kebocoran informasi. Mourinho adalah sosok yang sangat peduli terhadap detail, termasuk dalam hal pembagian informasi.

Ada sesuatu yang hanya boleh diketahui tim pelatih, sebagian lagi bisa diketahui pemain dan ada juga info yang boleh keluar kepada pers. Namun Mou sering mengalami kebocoran info.

Dalam sebuah kesempatan, Mou mengatakan bahwa dinding-dinding Madrid seperti memiliki mata dan telinga.

9 dari 10 halaman

Lelah

Lelah

Menjadi pelatih tim sekelas Madrid memerlukan kekuatan fisik dan mental yang prima. Namun siapa pun bisa lelah jika terus diterpa berbagai 'cobaan' fisik dan mental.

Josep Guardiola mengaku lelah setelah memimpin Barca selam empat musim. Besar kemungkinan Mou juga memiliki rasa lelah yang sama. Permintaan yang tinggi dari semua pihak dan stres akibat persaingan yang super ketat di klub sekelas Madrid bisa membuat siapa saja menderita.

Jika pindah ke klub lain, idealnya, Mourinho akan tetap dibebani ekspektasi yang besar. Namun ia akan mendapat dukungan fans, pemain dan tak mengalami perlakuan antipati karena asalnya.

10 dari 10 halaman

Mou Cinta Inggris

Mou Cinta Inggris

Entah sudah berapa kali Mourinho mengungkapkan kerinduannya kepada Premier League. Ia juga tak pernah malu mengakui bahwa dirinya masih sangat mencintai Chelsea.

Semasa melatih di Inggris, Mou adalah idola bagi banyak pecinta sepakbola, bahkan yang bukan fans Chelsea. Ia juga mendapat respek dari para rivalnya.

Secara umum, Inggris memberikan atmosfer yang paling disukai Mou. Satu-satunya masalah (kecil) adalah cuaca Inggris yang cenderung kelam dan terlalu sering turun hujan.

LATEST UPDATE