12 Hal yang Bakal Dirindukan dari Piala Dunia Brasil
Editor Bolanet | 14 Juli 2014 18:38Bola.net - Piala Dunia 2014 akhirnya resmi berakhir. mengalahkan 1-0 di laga final yang digelar di Maracana (14/6) untuk jadi negara Eropa pertama yang berhasil jadi juara di Amerika Selatan.
Para penggemar sepakbola jelas gembira menyambut hasil tersebut, terkecuali penggemar Albiceleste tentunya. Namun terlepas dari tim manapun yang kita dukung, tak bisa dipungkiri bahwa berakhirnya kompetisi akan membawa sedikit kesedihan.
Pasalnya, ada beberapa hal yang tidak akan bisa kita alami lagi usai Piala Dunia 2014, atau setidaknya harus menunggu empat tahun mendatang, hingga Piala Dunia edisi berikutnya digelar di Rusia.
Apa sajakah hal yang dimaksud? Berikut Bolanet sajikan 12 hal yang mungkin akan dirindukan pasca Piala Dunia 2014. (bola/rer)
Vanishing Spray

Semprotan ajaib yang digunakan oleh wasit Piala Dunia 2014 untuk menandai tendangan bebas ini langsung menarik perhatian begitu memulai debutnya di laga Brasil vs Kroasia. Namun kini kita tidak bisa lagi melihatnya, hingga kompetisi Liga Champions dimulai.
Ya, UEFA sudah memutuskan mereka akan mengadopsi inovasi baru ini dalam kompetisi tertinggi antara klub Eropa musim depan.
Selebrasi manajer

Tak banyak manajer yang begitu ekspresif ketika merayakan kemenangan, layaknya Miguel Herrera.
Ia selalu menampakkan gesture yang menarik, hingga menjadi sensasi di dunia maya dengan beredarnya banyak meme dan video olahan yang membuat ekspresi manajer Meksiko tersebut nampak semakin heboh.
Selebrasi Kolombia

Banyak tim biasa melakukan selebrasi, namun Kolombia jelas menawarkan sesuatu yang berbeda. Tim asuhan Jose Pekerman biasa menari salsa bersama usai mereka mencetak gol di Piala Dunia 2014.
Luis Suarez

Kita tidak akan pernah lagi melihat aksi Luis Suarez, setidaknya selama empat bulan mendatang. Striker Uruguay tersebut menerima sanski berat dari FIFA akibat menggigit Giorgio Chiellini di laga terakhir fase grup antara Italia dan Uruguay.
Aksi Comeback

Tercatat ada delapan tim yang sudah berhasil keluar dari posisi kalah untuk kemudian mencatatkan kemenangan di Piala Dunia 2014. Salah satu yang paling hebat adalah Belanda di babak 16 besar, kala melawan Meksiko.
De Oranje hanya terpisah beberapa menit dari eliminasi, sebelum akhirnya mencetak dua gol untuk menang 2-1.
Parade Gol

Total, terjadi 171 gol di Piala Dunia 2014 (tidak termasuk adu penalti) atau dengan kata lain, menyamai rekor yang tercatat di tahun 1998. Thomas Muller jadi orang pertama yang membukukan hat-trick di kompetisi. Ia kemudian mengakhiri aksinya dengan total lima gol untuk Jerman.
Hasil Gila

Juara bertahan Spanyol dihancurkan 1-5 oleh Belanda di laga pembuka. Namun skor tersebut tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan Jerman, yang sukses menghancurkan Brasil 7-1 di semifinal. Itu merupakan kekalahan terbesar sebuah negara di fase empat besar, dan sekaligus mengakhiri rekor 62 laga tak terkalahkan Samba di kandang sendiri.
Pemain Brasil Menangis

Kapten Brasil, David Luiz, adalah salah satu pemain Brasil yang menangis usai timnya resmi tersingkir dari Piala Dunia. Sebelumnya, kita sudah melihat air mata dari Neymar, meski saat itu negaranya baru saja menang 2-1 atas Kolombia di perempat final.
Fans Brasil Menangis

Tidak hanya para pemain, fans di seluruh Brasil juga ikut menitikkan air mata usai mereka melihat timnya dikalahkan secara memalukan oleh Jerman.
Poster jadwal Piala Dunia

Sebelum turnamen dimulai, banyak orang mencari benda yang satu ini. Entah untuk sekedar mengetahui informasi mengenai jadwal pertandingan berikutnya atau skor pertandingan yang sudah selesai berjalan.
Duel Tengah Malam

Perbedaan waktu membuat penonton di Indonesia baru bisa menyaksikan Piala Dunia antara pukul 11 malam hingga 3 pagi. Tak heran jika banyak penonton atau penggemar sepakbola kemudian berkurang waktu tidurnya, lantaran hampir setiap hari digelar pertandingan yang menarik.
Emosional di Lagu Kebangsaan
Banyak pemain tim nasional yang jadi kontestan Piala Dunia menunjukkan emosi mereka ketika menyanyikan lagu kebangsaan. Salah satunya adalah Brasil, yang memutuskan untuk menyanyikan lagu kebangsaan mereka tanpa musik alias acapella.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ferran Torres, Ia yang Terus Melangkah hingga Takdir Menemukan Namanya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:44
-
Bagaimana Spanyol Mencapai Puncak Dunia
Piala Dunia 20 Juli 2026, 22:55
-
Donald Trump 'Dihilangkan' di Foto Juara Spanyol
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:33
LATEST UPDATE
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










