3 Alasan Ajax Akan Juara Liga Champions Musim Ini
Aga Deta | 29 April 2019 15:33
Bola.net - Bola.net - Ajax Amsterdam tampil di semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 1997. Perjalanan mereka untuk menuju ke sana cukup memukau karena mampu menyingkirkan raksasa Eropa seperti Real Madrid dan Juventus.
De Godenzonen akan menghadapi Tottenham pada babak semifinal. Leg pertama akan berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium pada Rabu (01/05) dini hari WIB.
Pasukan Erik Ten Hag tidak terlalu difavoritkan saat berjumpa dengan Spurs. Namun, status underdog justru sangat menguntungkan mereka.
Ajax bisa bermain maksimal ketika mereka tidak dijagokan saat bertemu dengan tim-tim besar. Untuk itu, Spurs tidak boleh menganggap remeh wakil Belanda tersebut.
Ajax saat ini punya kesempatan emas untuk mengangkat trofi Liga Champions kelima mereka pada musim ini. Oleh karena itu, mereka tidak boleh menyia-nyiakannya.
Berikut ini tiga alasan Ajax bisa juara Liga Champions musim ini seperti dilansir Sportskeeda.
Gaya Permainan

Ancaman terbesar yang dimiliki Ajax adalah keberanian mereka untuk mengikuti filosofi mereka. De Joden berhasil menyingkirkan juara bertahan Real Madrid di Santiago Bernabeu dan mendepak Juventus yang diperkuat Cristiano Ronaldo di kandang mereka.
AFC Ajax mematuhi visi Johan Cruyff, bermain sepak bola yang sederhana dan mengalir bebas. Mereka meraih hasil yang luar biasa di Bernabeu dan Turin. Hal ini menunjukkan bahwa para pemain tidak terpengaruh oleh status lawan mereka dan memaksa mereka untuk tampil dengan penuh percaya diri. Penampilan Ajax di Madrid sangat mengesankan karena mereka benar-benar memperdayai Blancos dan itu menandakan kepercayaan mereka.
Menjadi underdog sangat membantu tim Eredivisie itu karena mereka tidak diharapkan menjadi yang terdepan di kompetisi. Hal itu memungkinkan pemain untuk mengekspresikan diri mereka tanpa takut kalah.
Menghadapi pasukan Mauricio Pochettino yang secara taktik terbuka dalam pertandingan sepenting ini adalah tantangan yang akan dinikmati tim asuhan Erik ten Hag.
Pengalaman di Eropa Sebelumnya

Ajax menelan kekalahan di final Liga Eropa pada 2017 melawan Manchester United. Peter Bosz, yang saat itu manajer Ajax, menggunakan cetak biru yang sama dan timnya lolos ke final.
Di final, Jose Mourinho mengatur timnya untuk mengganggu ritme dan permainan tim asuhan Bosz. Marouane Fellaini mendominasi permainan dengan bola-bola panjang yang mengarah ke dirinya. Kubu United ingin memanfaatkan minimnya pengalaman yang dimiliki Ajax untuk mencapai kesuksesan.
Matthijs De Ligt bermain di final dan dia menyadari pentingnya dari pertandingan besar Eropa. Hakim Ziyech, playmaker Ajax musim ini, tampil di final 2017 juga, dan para pemain sepertinya sudah belajar dengan cepat dari kesalahan mereka di masa lalu.
Kemenangan di Allianz Stadium adalah lambang kedewasaan dari para pemain inti Ajax karena mereka mengincar kelemahan di tim Juve dan meraih kemenangan 2-1. Erik ten Hag secara bertahap cenderung ke arah pragmatisme dan timnya mengalami kemajuan setelah melalui babak penyisihan.
Taktik Ten Hag terhadap kompetisi Eropa lebih baik daripada Peter Bosz, dan tidak akan mengejutkan jika Ajax bisa bermain tanpa beban di markas Tottenham.
Lawan yang Lebih Mudah di Semifinal

Ajax menghadapi Tottenham yang tidak dalam kekuatan penuhnya. Striker Harry Kane sedang mengalami cedera engkel dan Son Heung Min terkena akumulasi kartu. Moussa Sissoko dan Jan Vertonghen masih diragukan untuk pertandingan leg pertama. Sementara itu, Eric Dier, masih belum nyetel setelah pulih dari cedera.
Mauricio Pochettino kekurangan gelandang karena badai cedera. Harry Winks tidak akan tersedia karena menderita cedera pinggul pada pertandingan perempat final melawan Manchester City. Kekurangan pemain pada tahap sepenting ini bisa menggagalkan musim Spurs.
Ajax akan menghadapi Tottenham yang kekuatannya berkurang dan itu membuat mereka punya peluang besar untuk lolos ke final. Dengan tidak meremehkan Tottenham Hotspur, tim Belanda itu menghadapi Liverpool atau Barcelona di final Liga Champions.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Tetap Berani Bermimpi di Liga Champions meski Hadapi Lawan Berat
Liga Champions 28 Agustus 2026, 13:51
-
Barcelona di Liga Champions: Reuni dan Misi Balas Dendam
Liga Champions 28 Agustus 2026, 11:49
-
Liga Champions Jadi Ujian Terbesar Manchester United Era Carrick
Liga Champions 28 Agustus 2026, 11:42
-
Liverpool Dapat Undian Bagus di Liga Champions, Ini Alasannya
Liga Champions 28 Agustus 2026, 11:36
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

