3 Alasan Arsenal Harus Depak David Luiz
Aga Deta | 29 April 2020 11:25
Bola.net - David Luiz saat ini berstatus sebagai pemain Arsenal. Bek berusia 33 tahun tersebut sudah menjadi pemain penting di barisan pertahanan The Gunners.
Luiz bergabung dengan Arsenal pada musim panas lalu dari Chelsea. Pemain asal Brasil itu langsung menjadi pilihan utama di Emirates Stadium.
Mantan pemain PSG itu sudah memainkan 32 penampilan untuk The Gunners di semua kompetisi. Sayangnya, Premier League harus dihentikan karana pandemi virus Corona.
Menurut The Athletic, Luiz merupakan salah satu pemain Arsenal yang paling peduli setelah krisis keuangan menghantam klub karena virus Corona. Pemain asal Brasil itu bersedia melakukan pemotongan gaji sejak awal.
Sekarang Luiz ingin memperpanjang masa tinggalnya di Emirates. Namun, tidak semua pihak terkesan dengan performa Luiz di lapangan.
Berikut ini tiga alasan Arsenal harus mendepak David Luiz seperti dilansir The4thofficial.
Rentan di Lini Belakang Arsenal

Luiz bergabung dengan Arsenal pada musim panas lalu dengan biaya 8 juta euro dari klub rival Chelsea. Dia dibawa untuk menggantikan Laurent Koscielny. Namun, alih-alih memengaruhi pertahanan Arsenal dengan pengalaman dan kepemimpinannya, pemain Brasil ini menjadi beban di lini belakang.
Luiz tidak menunjukkan penampilan terbaiknya di Emirates. Dia membuat beberapa kesalahan pertahanan dan kesulitan tampil solid secara konssten.Hal itu membuat The Gunners menjadi salah satu tim yang paling rentan di Premier League.
Performa yang sangat buruk membuat Luiz sangat tidak membantu lini belakang Arsenal. Arteta harus menyingkirkan jika dia ingin membentuk lini pertahanan yang tangguh pada musim depan.
Arteta Harus Bangun Identitas Baru

Gaya permainan Arteta yang berbasis penguasaan bola mengharuskan lini belakang untuk menjadi jauh lebih proaktif dalam hal memenangkan penguasaan bola. Itu berarti The Gunners harus membangun identitas pertahanan pada musim depan dan Luiz tidak boleh terlibat.
Selama fase transisi, raksasa London utara itu harus membangun tim di sekitar pemain muda, yang bisa memberikan prospek untuk masa depan dan mungkin muncul sebagai pemimpin. Tapi, kehadiran pemain seperti Luiz hanya akan menjadi batu sandungan bagi pemain muda.
William Saliba diharapkan bisa membuat terobosan di tim utama pada musim depan setelah kembali dari masa peminjamannya di St Etienne. Kepergian Luiz bisa membantu Saliba mendapatkan peran yang lebih menonjol di skuad Arsenal musim depan.
Masalah keuangan

Arsenal kemungkinan harus beroperasi dengan anggaran yang rendah pada musim panas ini setelah belanja besar pada musim panas lalu. Oleh karena itu, melepas beberapa pemain yang tidak diinginkan seperti Luiz dan Sokratis tidak hanya bisa memberikan ruang di pertahanan, tetapi juga bisa mendapatkan dana transfer untuk mendatangkan pemain yang lebih baik.
Meski raksasa London utara itu tidak mungkin mendapatkan banyak uang dari penjualan Luiz, menghilangkan gajinya pasti bisa membantu klub menyeimbangkan struktur keuangan mereka.
Dan jika Arsenal bisa menggunakan uang penjualan Luiz untuk mendatangkan bek baru, yang lebih muda dan lebih bertanggung jawab, itu pasti akan menjadi langkah menuju ke arah yang benar.
Sumber: The4thofficial
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
LATEST UPDATE
-
Real Madrid vs Inter: Misi Menghapus Rekor Buruk Berusia 59 Tahun!
Liga Champions 8 September 2026, 06:30
-
Real Madrid vs Inter: Mourinho Janji Gak Baper Jumpa Mantan Klub dan Mantan Anak Buah!
Liga Champions 8 September 2026, 06:00
-
Jose Mourinho Targetkan Trofi Liga Champions di Periode Keduanya Bersama Real Madrid
Liga Champions 8 September 2026, 05:30
-
Kalah dari Arsenal, Chelsea Yakin Bakal Happy Ending di Akhir Musim 2026/2027
Liga Inggris 8 September 2026, 05:12
-
Debut Bersama Barcelona, Gabriel Jesus Girang Bukan Kepalang
Liga Spanyol 8 September 2026, 04:57
-
Moji dan Mosva Beri Bonus Rp120 Juta untuk Timnas Voli Putri Indonesia
Voli 8 September 2026, 03:03
-
Pengakuan Jujur Xabi Alonso: Bikin Kesalahan Soal Cedera Moises Caicedo
Liga Inggris 8 September 2026, 01:21
-
Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
Liga Italia 7 September 2026, 23:29
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


