3 Alasan Leicester City Bisa Tumbangkan MU di Old Trafford
Aga Deta | 13 September 2019 10:45
Bola.net - Manchester United akan menjamu Leicester City pada hari Sabtu (14/9/19) malam WIB. Tim tamu pasti berharap bisa memperpanjang start buruk Setan Merah musim ini dan membenamkan United semakin jauh di klasemen.
Leicester merupakan satu dari tiga klub yang bisa bersaing untuk posisi 6 besar musim ini. Mereka masih belum tersentuh kekalahan dari empat pertandingan.
Selain Leicester, hanya Liverpool dan Manchester City yang belum terkalahkan di liga. Karena itu, tidak sedikit yang menilai The Foxes sebagai kuda hitam pada musim ini.
The Foxes sekarang berada di urutan ketiga dengan 8 poin dari 4 pertandingan. Sementara itu, United tertahan di urutan kedelapan dengan lima poin dari empat pertandingan.
Leicester punya modal yang bagus sebelum berkunjung ke Old Trafford. Mereka berhasil mengalahkan Bournemouth dan Sheffield United dalam dua pertandingan Premier League terakhir mereka.
United, di sisi lain, tidak meraih hasil yang menggembirakan dalam dua pertandingan terakhir mereka di liga. Mereka bermain imbang melawan Southampton setelah kalah dari Crystal Palace.
Meski harus bermain di kandang lawan, Leicester tetap berpeluang membawa pulang tiga poin. Berikut tiga alasan The Foxes bisa meraih kemenangan di hadapan pendukung Setan Merah seperti dilansir Madaboutepl.
Cedera Pemain Manchester United

Manchester United merupakan salah satu klub yang punya tim terlemah di posisi enam besar. Tim mereka bisa semakin melemah jelang pertandingan melawan Leicester City karena berdasarkan laporan beberapa pemain tim utama mungkin akan absen.
Luke Shaw pasti akan melewatkan pertandingan karena mengalami cedera hamstring. Sementara itu, kondisi Anthony Martial masih diragukan.
Mirror melaporkan bahwa Aaron Wan-Bissaka - yang dicoret dari skuat Inggris karena cedera, Paul Pogba - yang juga absen dari tugas internasional karena cedera, dan Jesse Lingard bisa melewatkan pertandingan melawan Leicester. Tidak adanya pemain-pemain penting tersebut bisa memberi Leicester keuntungan besar.
Lini Tengah Leicester Kuat

Ketika membandingkan lini tengah Leicester City dan Man United, cukup jelas bahwa Leicester memiliki lini tengah yang lebih kuat dan lebih seimbang.
Kunci di lini tengah Leicester adalah salah satu gelandang bertahan terbaik di Premier League, Wilfred Ndidi, yang bisa melakukan tekel, intersep, dan mendistribusikan bola dengan baik.
Di depannya ada dua gelandang kreatif Youri Tielemans dan James Maddison. Ketiga gelandang berusia 22 tahun itu memiliki keseimbangan yang tepat dari keuletan, etos kerja, dan kreativitas yang tidak dimiliki lini tengah United yang terdiri dari Paul Pogba, Scott McTominay, dan Jesse Lingard / Juan Mata.
Pertahanan Rapuh Man United

Kedatangan Aaron Wan-Bissaka dan Harry Maguire tentu saja memperkuat lini belakang United. Tetapi Setan Merah masih terlihat goyah di lini belakang.
Crystal Palace bisa mengeksploitasi kelemahan yang ada di lini belakang United termasuk performa buruk kiper David de Gea. Leicester bisa melakukan hal yang sama dengan kecepatan dan kemampuan finishing Jamie Vardy, dan kreativitas Maddison dan Tielemans.
Jika Leicester memutuskan untuk mengeksploitasi Ashley Young, United bisa punya masalah serius.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Van Dijk Tegaskan Harapannya: Mohamed Salah Harus Bertahan di Liverpool
Liga Inggris 16 Februari 2026, 15:15
-
Curhat! James Trafford Tak Menyangka Hanya Jadi Pelapis Donnarumma di Manchester City
Liga Inggris 16 Februari 2026, 14:46
LATEST UPDATE
-
'Kami Ingin Menang Karena Kami Juventus'
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:22
-
Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:15
-
Galatasaray Sudah Siap untuk Laga yang Sangat Sulit Kontra Juventus
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:05
-
Prediksi Wolves vs Arsenal 19 Februari 2026
Liga Inggris 17 Februari 2026, 12:16
-
Prediksi Milan vs Como 19 Februari 2026
Liga Italia 17 Februari 2026, 11:34
-
Prediksi Olympiacos vs Leverkusen 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:16
-
Prediksi Club Brugge vs Atletico Madrid 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:02
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Inter 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 10:43
-
Prediksi Qarabag FK vs Newcastle 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 10:29
-
Imlek Pertama Ketemu Calon Mertua, Detail Kecil Ini Bisa Menentukan Hasil Akhir
Lain Lain 17 Februari 2026, 09:45
-
Prediksi Persib vs Ratchaburi FC 18 Februari 2026
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 09:21
-
Rating Pemain Barcelona usai Kalah 1-2 di Markas Girona: Semua Lini di Bawah Standar
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:52
-
Barcelona Bertahan dengan Sangat Buruk
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:40
-
Kalah Menyakitkan, Barcelona Pantas Mendapatkannya
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:34
-
3 Pelajaran Pahit Barcelona usai Kalah dari Girona di La Liga 2025-2026
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:22
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48


