5 Bintang Arsenal Yang Kariernya Dirusak Cedera
Aga Deta | 25 Juni 2020 11:38
Bola.net - Cedera adalah bagian terburuk dari karier seorang pemain sepak bola. Cedera serius bisa membuat pemain harus absen dalam waktu yang lama dan membuat mereka sangat menderita secara mental dan fisik.
Proses pemulihan cedera juga bisa menjadi proses yang panjang dan melelahkan. Cedera yang dialami pemain kunci merupakan mimpi buruk bagi klub, terutama jika mereka tidak punya pengganti yang sepadan di bangku cadangan.
Semua pemain berisiko mengalami cedera tiap kali berlaga di atas lapangan. Namun, tidak semua pemain bisa kembali dengan kuat setelah mengalami cedera.Sejarah mencatat bahwa Arsenal memang sering bermasalah dengan masalah cedera. The Gunners bisa dibilang selalu menghadapi masalah cedera hampir di setiap musim.
Cedera bahkan membuat karier beberapa pemain ternama mereka rusak. Hal itu tentu saja sangat disayangkan mengingat mereka punya bakat yang besar.
Berikut ini 5 mantan pemain Arsenal yang kariernya dirusak oleh cedera seperti dilansir Sportskeedaa.
Abou Diaby

Setiap penggemar Arsenal pasti ingat Abou Diaby. Namun, gelandang Prancis ini lebih diingat karena cedera yang dideritanya selama sembilan tahun di klub ketimbang aksinya di lapangan.
Secara keseluruhan, Diaby mengalami cedera sebanyak 18 kali selama di Arsenal. Ia paling lama menghabiskan waktunya di ruang perawatan selama 391 hari.
Arsenal merekrut Diaby dengan biaya 2 juta pounds dari klub Prancis Auxerre. Arsene Wenger mendatangkan Diaby karena dipandang sebagai penerus Patrick Vieira.
Eduardo da Silva

Arsenal merekrut Eduardo untuk menggantikan Thierry Henry. Karir Eduardo di klub Inggris itu sebenarnya cukup sukses tetapi cedera parah mengubah segalanya.
Eduardo mengalami cedera parah tulang saat memperkuat Arsenal melawan Birmingham City, pada bulan Februari 2008. Cedera itu membuatnya menepi selama satu tahun.
Pemain Kroasia itu mengakhiri kariernya di Arsenal dengan 21 gol dan 17 assist dari 68 penampilan. Meskipun kemudian bermain untuk Shakhtar Donetsk dan Flamengo, dia tidak pernah benar-benar mencapai potensi penuhnya.
Tomas Rosicky

Tomas Rosicky secara luas dianggap sebagai pemain Arsenal terbaik yang pernah memakai jersey No. 7. Seandainya bukan karena cedera yang berulang, pemain Ceko itu akan mencapai hal yang lebih banyak di klub London Utara.
Karier Rosicky di Arsenal sebagian besar dirusak oleh cedera. Ia melewatkan total 990 hari untuk menjalani rehabilitasi, dengan mengalami robek tendon di lututnya pada 2008.
Sejak saat itu, Rosicky terus mengalami cedera. Setiap kali kembali ke performanya, dia akhirnya akan cedera lagi, sehingga menghentikan kemajuannya.
Jack Wilshere

Pada musim penuh pertamanya dengan Arsenal, Wilshere mampu bermain dalam 49 pertandingan. Namun, pertandingan persahabatan pra-musim pada awal musim berikutnya menjadi awal dari masalah cedera dari sang pemain.
Waktu bermain Wilshere terus turun secara signifikan di setiap musimnya karena cedera yang berulang. Itu dikombinasikan dengan beberapa masalah pribadi yang membuatnya keluar dari tim Arsenal secara teratur.
Seandainya cedera tidak mengganggu karirnya, ia mungkin telah menjadi salah satu pemain terbaik yang pernah bermain untuk Arsenal. Bahkan , Xavi Hernandez pernah mengatakan bahwa Wilshere memiliki potensi untuk menjadi gelandang terbaik di Eropa.
Santi Cazorla

Cazorla adalah pemain yang sangat spesial bagi Arsenal. Sayang, cedera menghancurkan kariernya yang mungkin luar biasa di Stadion Emirates.
Cazorla nyaris tidak tampil untuk Arsenal dalam tiga tahun terakhir karena cedera Achilles yang serius. Waktu bermain pemain Spanyol itu berkurang secara drastis pada musim 15/16 dan 16/17, dan ia menghabiskan seluruh musim 17/18 tanpa bermain untuk Arsenal.
Akibat cedera, Cazorla harus menepi selama 668 hari di mana ia menjalani 11 operasi untuk memulihkan cedera Achilles-nya. Meskipun begitu, sang pemain sekarang bisa membangkitkan kembali kariernya di La Liga bersama Villarreal.
Sumber: Sportskeeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
Kalah 0-3 dari Bournemouth, Pemain MU Diminta Ngaca!
Liga Inggris 26 Oktober 2026, 20:25
LATEST UPDATE
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
-
Unai Emery Tutup Pintu untuk Gabung Manchester United
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:52
-
Michael Carrick Pimpin Sesi Latihan MU Hari Ini, Gak Jadi Dipecat?
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:42
-
Mikel Arteta Ingatkan Arsenal, Fleetwood Town Bisa Jadi Ancaman di Carabao Cup
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:22
-
Prediksi Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:02
-
Michael Carrick Selamat dari Pemecatan, Manchester United Masih Beri Kesempatan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 13:42
-
Link Live Streaming PSS vs Borneo FC di BRI Super League
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 13:27
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






