5 Caretaker Terbaik di Premier League
Aga Deta | 9 November 2017 12:37
Bola.net - Bola.net - Mengambil alih tugas memimpin tim setelah kepergian manajer utama bukanlah pekerjaan yang mudah.
Klub biasanya memutuskan untuk memecat manajer ketika sudah sering meraih hasil buruk. Mereka kemudian menunjuk caretaker atau manajer sementara untuk menjadi juru selamat.
Ada caretaker yang sukses menyelamatkan timnya dan tidak sedikit pula yang gagal. Berikut ini lima manajer sementara terbaik di Premier League seperti dilansir FTB90.
Ricky Sbragia - Sunderland

Ricky Sbragia - Sunderland
Menyusul kepergian Roy Keane di tahun 2007, Sbragia diberi posisi caretaker Sunderland dengan tim berjuang di zona degradasi.Meski di bawah kepemimpinan Sbragia tidak meraih kesuksesan besar, dia mampu menyelamatkan timnya dari degradasi pada hari terakhir musim.
Pria Skotlandia itu kemudian mengundurkan diri dan mengatakan kepada klub tersebut untuk merekrut manajer dengan nama besar. Pada tahun 2017, Sbragia kembali sebagai bos Manchester United U23.
Tim Sherwood - Tottenham

Tim Sherwood - Tottenham
Setelah Andre Villas-Boas dipecat pada 2013, Sherwood diminta untuk menangani tim sampai akhir musim.Hasil dan performa Spurs membaik di bawah pria Inggris tersebut, dengan masuknya beberapa pemain muda seperti Nabil Bentaleb menjadi bagian penting dari kesuksesan.
Meski berjalan baik untuk Sherwood, titik balik baginya adalah kekalahan besar melawan Chelsea yang mengakhiri masa kepemimpinannya di Spurs.
Dia dipecat pada akhir musim setelah klub finis di posisi keenam di liga. Setelah menangani Aston Villa dan Swindon, Sherwood kini sedang mencari klub baru.
Chris Coleman - Fulham

Chris Coleman - Fulham
Pria asal Wales mengamankan Fulham dari ancaman degradasi setelah pemecatan Jean Tigana pada bulan April 2003 dan diberi kontrak penuh pada akhir musim.Pada musim penuh pertamanya, dia memimpin klub London ke peringkat kesembilan. Namun, pada 2007 Coleman dipecat setelah kehilangan pemain kunci dan serangkaian hasil buruk.
Pekerjaan ini terbukti sangat penting bagi Coleman setelah kini menjadi manajer yang paling dicari, setelah memimpin Wales ke semifinal Euro tahun lalu.
Garry Monk - Swansea

Garry Monk - Swansea
Monk diberi tugas memimpin Swansea untuk sementara dan pada pertandingan pertamanya berhasil meraih kemenangan 3-0 melawan Cardiff.Pria asal Inggris itu sudah berada di klub selama bertahun-tahun sebagai pemain dan menerapkan gaya passing yang begitu sukses di bawah mantan bos Brendan Rodgers.
Di bawah Monk, The Swans finis dengan rekor poin terbanyak mereka di Premier League dan lolos ke kompetisi Eropa.
Monk mendapat kontrak secara penuh pada akhir musim. Akibat serangkaian hasil buruk, Monk dipecat hanya tujuh bulan setelah musim penuh pertamanya.
Roberto Di Matteo - Chelsea

Roberto Di Matteo - Chelsea
Kemungkinan caretaker terbaik dari semuanya adalah Roberto Di Matteo. Pria Italia tersebut diberi memimpin Chelsea untuk sementara setelah manajer Portugal Andre Villas-Boas dipecat setelah meraih hasil buruk.Di Matteo mengambil alih tim yang sedang berjuang di Liga Champions setelah defisit 3-1 atas Napoli. Tim tampil bagus di bawah bos baru dan setelah menunjukkan penampilan impresif melawan Barcelona, mereka menembus final dan berhadapan dengan Bayern Munchen.
Setelah berjuang di atas lapangan, Didier Drogba mencetak gol penentu dalam adu penalti untuk memenangkan Liga Champions. Prestasi yang sangat luar biasa buat seorang caretaker.
Di Matteo diberi kontrak permanen setelah itu, namun dipecat pada musim depan karena hasil buruk. Pria Italia tersebut saat ini sedang mencari klub baru setelah dipecat Aston Villa pada 2016.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Selamat dari Pemecatan, Manchester United Masih Beri Kesempatan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 13:42
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 12:28
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
Kalah 0-3 dari Bournemouth, Pemain MU Diminta Ngaca!
Liga Inggris 26 Oktober 2026, 20:25
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




