7 Rekan Satu Tim di Timnas yang Pernah Bertikai Hebat, Vinicius Junior vs Raphinha Jadi Sorotan
Aga Deta | 28 Oktober 2025 14:00
Bola.net - Carlo Ancelotti tengah menghadapi situasi pelik di tim nasional Brasil. Dua pemain bintangnya, Vinicius Junior dan Raphinha, terlibat adu mulut panas setelah laga El Clasico antara Real Madrid dan Barcelona.
Vinicius tampak emosional usai diganti oleh Xabi Alonso di babak kedua. Ia sempat meninggalkan lapangan, lalu muncul kembali saat pertandingan berakhir dan terlibat cekcok di tengah kerumunan pemain.
Pertikaian itu menjadi perbincangan besar di Spanyol dan Brasil. Situasi ini bisa memengaruhi keharmonisan Selecao dalam pemusatan latihan berikutnya.
Kasus seperti ini bukan yang pertama kali terjadi. Dalam sejarah sepak bola, banyak pemain yang membawa rivalitas klub ke ruang ganti timnas mereka.
Berikut ini tujuh kisah terkenal antar rekan setim di timnas yang pernah berseteru hebat dan mengundang sorotan dunia sepak bola.
1. John Terry vs Wayne Bridge

Perseteruan antara John Terry dan Wayne Bridge menjadi salah satu skandal terbesar di sepak bola Inggris. Semuanya bermula dari rumor hubungan Terry dengan Vanessa Perroncel, mantan kekasih Bridge.
Saat itu, Bridge sudah pindah ke Manchester City, sementara Terry masih di Chelsea. Dalam laga berikutnya, Bridge menolak berjabat tangan dengan Terry di depan publik.
Akibat skandal ini, Fabio Capello mencopot ban kapten dari Terry. Sementara itu, Bridge memilih mundur dari timnas Inggris dan tak pernah lagi mengenakan seragam Tiga Singa.
2. John Terry vs Rio Ferdinand

Kisah lain yang melibatkan John Terry adalah perseteruannya dengan Rio Ferdinand. Keduanya sempat menjadi pasangan kokoh di jantung pertahanan Inggris.
Namun hubungan mereka rusak setelah Terry dinyatakan bersalah atas penghinaan rasial terhadap Anton Ferdinand, adik Rio. Kasus itu memicu ketegangan besar di timnas.
Rio menulis dalam autobiografinya bahwa ia tak akan pernah memaafkan Terry atas apa yang terjadi. Ia merasa dikhianati karena Terry tak segera mengakui kesalahannya dan justru membiarkan keluarganya menanggung beban.
3. Gerard Pique vs Sergio Ramos

Meski sama-sama membawa Spanyol berjaya, Gerard Pique dan Sergio Ramos pernah berada di dua sisi rivalitas panas El Clasico. Perseteruan itu memuncak di era Pep Guardiola dan Jose Mourinho.
Kedua bek ini sering terlibat perang kata di media, terutama saat Pique mengkritik Real Madrid secara terbuka. Ramos pun membalas dengan menyebut Pique suka menimbulkan kegaduhan.
Meski begitu, keduanya tetap profesional saat membela La Roja. Mereka berduet solid di lini belakang dan membantu Spanyol menjuarai Euro 2012.
4. Mauro Icardi vs Maxi Lopez

Perseteruan Mauro Icardi dan Maxi Lopez tak hanya soal sepak bola. Konflik mereka bermula dari kehidupan pribadi yang berujung dramatis.
Icardi menjalin hubungan dengan Wanda Nara, yang saat itu masih menjadi istri Lopez. Skandal itu membuat hubungan keduanya hancur total.
Sejak saat itu, Lopez enggan bersalaman dengan Icardi dalam setiap laga. Situasi ini juga membuat keduanya sulit dipanggil bersamaan ke timnas Argentina.
5. Teddy Sheringham vs Andy Cole

Teddy Sheringham dan Andy Cole merupakan duet tajam di Manchester United. Namun di balik kesuksesan mereka, hubungan pribadi keduanya membeku.
Masalah bermula ketika Sheringham mengabaikan uluran tangan Cole saat debut timnas Inggris pada 1995. Cole merasa dipermalukan di depan publik.
Sejak saat itu, keduanya tidak pernah berbicara lagi kecuali dalam situasi terpaksa. Bahkan saat membawa United meraih treble, hubungan mereka tetap dingin.
6. Karim Benzema vs Mathieu Valbuena

Kasus Benzema dan Valbuena menjadi salah satu skandal hukum paling terkenal di sepak bola Prancis. Benzema diduga terlibat dalam kasus pemerasan video pribadi terhadap Valbuena.
Valbuena kecewa berat dan menilai Benzema sebagai pengkhianat. Ia bahkan mengatakan bahwa sahabat sejati tak akan menyeret orang lain ke situasi berbahaya seperti itu.
Pengadilan akhirnya menyatakan Benzema bersalah atas keterlibatan dalam percobaan pemerasan. Akibatnya, ia absen bertahun-tahun dari timnas Prancis sebelum akhirnya kembali pada Euro 2021.
7. Robin van Persie vs Klaas-Jan Huntelaar

Robin van Persie dan Klaas-Jan Huntelaar bersaing ketat memperebutkan posisi penyerang utama di timnas Belanda. Namun persaingan itu berubah menjadi permusuhan pribadi.
Ketegangan antara keduanya sudah terasa sejak Piala Dunia 2010. Menurut Ruud Gullit, konflik itu kembali memanas di Euro 2012 dan berlanjut ke kualifikasi Euro berikutnya.
Dalam salah satu laga melawan Kazakhstan, Huntelaar marah besar karena Van Persie enggan mengoper bola kepadanya. Belanda akhirnya gagal lolos ke Euro 2016, menjadi pelajaran pahit soal pentingnya kerja sama.
Sumber: Planet Football
Baca Juga:
5 Pemain yang Harus Segera Ditarik dari Masa Peminjaman, Termasuk Bintang Liverpool dan MU
5 Pemain Manchester United yang Berubah Drastis di Bawah Asuhan Ruben Amorim
4 Striker Terbaik Versi Harry Kane, Nama Thierry Henry Tak Masuk Daftar
3 Manajer Premier League yang Kontraknya Habis pada Musim Panas 2026
Power Ranking 10 Kandidat Pemenang Ballon dOr 2026: Mbappe di Puncak, Kane dan Yamal Siap Menantang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
