8 Pencoretan dan Pengunduran Diri Paling Mengejutkan di Piala Dunia
Editor Bolanet | 11 Februari 2014 22:58
Bola.net - Semua pemain sepakbola di dunia pasti mengidamkan tampil di gelaran terakbar bernama Piala Dunia. Namun nyatanya tak semua pemain yang terpilih menjadi bagian tim nasional negaranya di Piala Dunia 'memanfaatkannya' dengan baik.
Tengok saja di beberapa edisi Piala Dunia sebelumnya. Ada nama Johan Cruyff di Piala Dunia 1978, Ruud Gullit pada 1994 atau kasus Roy Keane yang menghebohkan pada 2002.
Nama-nama tersebut hanya segelintir pemain yang terpilih pergi ke Piala Dunia namun tak harus 'melupakan' mimpinya karena beberapa hal.
Berikut seperti dilansir Bleacherreport, delapan pengunduran diri atau pencoretan pemain dari tim nasional yang paling mengejutkan. (br/dzi)
Pele

Banyak orang bilang bahwa satu-satunya cara menghentikan Pele adalah dengan melanggarnya. Dan itulah yang dilakukan para lawan Brasil di Piala Dunia 1966. Pele menjadi sasaran empuk para pemain lawan dan dihajar habis-habisan. Imbasnya, Pele ngambek dengan menyatakan tak mau tampil di Piala Dunia lagi. Namun pada Piala Dunia selanjutnya, Brasil sukses membujuknya kembali dan Brasil pun sukses menjadi juara untuk ketiga kalinya.
Johan Cruyff

Sebagai andalan Belanda, Cruyff justru menolak tampil membela Belanda untuk Piala Dunia 1978 sebagai bentuk protes atas kediktatoran militer tuan rumah Argentina. Belakangan diketahui bahwa Cruyff mundur karena keluarganya mendapat ancaman penculikan.
Willie Johnston

Pendukung Skotlandia begitu yakin bahwa mereka akan menjuarai Piala Dunia 1978. Pasalnya, saat itu Skotlandia memiliki pemain hebat macam Kenny Daglish, Archie Gemmil dan Wille Johnston. Namun mimpi tersebut pudar setelah Jonston dinyatakan positif doping usai melakoni laga perdana melawan Panama. Hasilnya bisa ditebak, Skotlandia berantakan
Diego Maradona

Banyak orang yakin bahwa selebrasi Maradona saat membobol gawang Yunani di Piala Dunia 1994 mencurigakan. Keesokan harinya, Maradona diumumkan positif menggunakan doping dan harus dicoret serta dipulangkan. Argentina yang melangkah gagah di fase grup pun akhirnya melempem sebelum tersingkir di 16 besar.
Ruud Gullit

Jelang Piala Dunia 1994, Gullit kembali berseteru dengan pelatih Dick Advocaat. Kali ini soal taktik yang dinilai tak pas. Gullit akhirnya memutuskan mundur hanya beberapa pekan sebelum putaran final dimulai. Gullit pun setelah itu tak pernah lagi membela Belanda di Piala Dunia.
Roy Keane

Penampilan cemerlang Keane disebut banyak pihak sebagai salah satu kunci lolosnya Rep Irlandia ke Piala Dunia 2002. Namun pertengkarannya dengan pelatih Mick McCarthy saat tim sudah tiba di Jepang membuat Keane akhirnya dipulangkan.
Zlatko Zahovic

Zahovic adalah pemain Slovenia paling dikenal di Piala Dunia 2002. Tapi perselisihannya dengan pelatih Srecko Katanec setelah kalah dari Spanyol di laga pertama membuat nama Zahovic dicoret. Slovenia pun kandas di penyisihan grup.
Wayne Bridge

Kabar perselingkuhan John Terry dengan mantan kekasihnya, Vanessa Perroncel membuat bek kiri tersebut memutuskan tak mau kembali bermain untuk timnas Inggris lagi yang tengah bersiap menyongsong Piala Dunia 2010. Alasannya, mantan pemain Manchester City dan Chelsea ini tak siap mental berada satu tim dengan seseorang yang dia nilai telah menusuknya dari belakang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
UEFA Pertimbangkan Boikot Piala Dunia karena Rencana Investasi FIFA
Piala Dunia 29 Juli 2026, 09:40
-
Marc Cucurella Tepati Janji Bikin Tato Wajah Luis de la Fuente
Piala Dunia 29 Juli 2026, 07:51
-
Rodri, Arsitek Kejayaan Manchester City yang Sulit Ditandingi
Liga Inggris 26 Juli 2026, 20:58
-
Nicolas Otamendi Pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2026
Piala Dunia 24 Juli 2026, 08:09
LATEST UPDATE
-
Barcelona Masih Butuh Bek Tengah Kidal? Ini 3 Kandidat Potensialnya
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 12:40
-
AC Milan: Struktur 3-4-2-1 Jadi Fondasi, Pressing Tinggi Jadi Senjata
Liga Italia 26 Agustus 2026, 12:19
-
Liverpool Belum Ajukan Tawaran Ketiga untuk Yankuba Minteh, Ada Apa?
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 12:14
-
Manchester United Sudah Beres di Lini Tengah, Kini Fokus Cari Bek Kiri?
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 11:29
-
AC Milan Lirik Bek Manchester United untuk Perkuat Sektor Pertahanan
Liga Italia 26 Agustus 2026, 11:24
-
Gagal Dapatkan Rodri, Jose Mourinho Tetap Puas dengan Skuad Real Madrid
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 10:43
-
Vinicius Junior Bukan Satu-satunya Alasan Xabi Alonso Dipecat Real Madrid
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 10:20
-
Napoli Ingin Gabriel Jesus, tapi Ada Satu Syarat yang Harus Dipenuhi
Liga Italia 26 Agustus 2026, 09:57
-
3 Transfer yang Bisa Dikejar Real Madrid pada Pekan Terakhir
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 09:23
-
Rafael Leao Didekati Klub Premier League, Negosiasi Berlangsung
Liga Italia 26 Agustus 2026, 09:11
-
Chelsea Sepakat Jual Liam Delap ke Nottingham Forest
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 08:26
-
Prediksi Barcelona vs Bilbao 28 Agustus 2026
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 08:22
-
Cristiano Ronaldo Murka Ditarik Keluar, Al Nassr Comeback Dramatis di Markas Al Ettifaq
Asia 26 Agustus 2026, 07:42
-
Prediksi Chelsea vs Luton 28 Agustus 2026
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 07:28
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59


