Analisis Peluang Juventus dan Roma di 16 Besar
Gia Yuda Pradana | 16 Desember 2015 08:43
Bola.net - Bola.net - Juventus dan AS Roma telah mengetahui jalur awal yang harus mereka lalui di fase knockout Liga Champions 2015/16. Hasil undian babak 16 besar mempertemukan dua wakil Serie A itu dengan lawan yang sangat berat.
Juventus dipertemukan dengan raksasa Jerman Bayern Munchen, yang dianggap sebagai salah satu kandidat juara. Sementara itu, Roma harus menantang Real Madrid, sang pemilik sepuluh gelar.
Bagaimana peluang Juventus dan Roma? Tiga figur persepakbolaan Italia mencoba memberikan analisis mereka.
Seperti dilansir La Gazzetta dello Sport, berikut ulasannya.
1 dari 3 halaman
LEONARDO

Saya rasa Bayern maupun Madrid tidak begitu senang diundi bertemu dengan dua tim dari Serie A. Bermain melawan tim-tim Italia tak pernah mudah, kata Leonardo.
Fakta bahwa Roma jelas menjadi underdog (lawan Madrid) sebenarnya bisa jadi keuntungan bagi mereka. Jujur saja, saya tidak pesimistis (tentang peluang mereka).
Menurut Leonardo, dibandingkan Bayern, Madrid justru lebih mudah dikalahkan. Namun, Leonardo juga menggarisbawahi bahwa winter break bisa menjadi faktor pendukung bagi Juventus untuk menghadapi Bayern.
Real Madrid adalah lawan yang lebih bisa diatasi. Saat ini, mereka belum menemukan keseimbangan kolektif sehingga hasilnya pun tidak konsisten. Madrid tak setangguh kelihatannya.
Sementara itu, Bayern merupakan tim terkuat di Eropa selain Barcelona. Namun, dalam kurun waktu dua bulan ke depan (sampai tibanya leg pertama), ceritanya bisa saja berbeda.
Bundesliga memiliki winter break lebih panjang. Dengan Juve jadi semakin kuat setiap minggunya, mereka akan punya peluang, pungkasnya.
2 dari 3 halaman
CESARE PRANDELLI

Sebelum bertanding, tak ada namanya kekalahan. Lini belakang Juventus adalah fondasi yang bagus untuk membangun langkah, ujar Prandelli.
Namun, mereka juga tak boleh terlalu mencari aman. Mereka harus keluar, mencoba merusak aliran bola dan ritme permainan serta memaksa Bayern meninggalkan zona nyaman.
Saya rasa peluang Juventus mengalahkan Bayern 40 persen.
Sama seperti Juventus, menurut Prandelli, peluang Roma mengalahkan Real Madrid juga sekitar 40 persen. Prandelli juga mengingatkan Roma untuk tidak turun ke lapangan dengan niat hanya untuk bertahan.
Roma harus membangun permainan di sekitar Miralem Pjanic, Gervinho dan Mohamed Salah,
Mereka harus proaktif, tidak cuma fokus memainkan serangan balik yang monoton, pungkas mantan pelatih Parma, Roma dan Fiorentina tersebut.
3 dari 3 halaman
ALBERTO ZACCHERONI

Kekuatan Bayern juga merupakan kelemahan mereka. Saat menyerang, mereka selalu menekan dengan jumlah dan memenuhi wilayah lawan dengan pemain-pemain mereka, kata Zaccheroni.
Di situ, terlihat celah yang bisa dimanfaatkan. Mereka jadi rapuh dalam menghadapi serangan dari jalur tengah, tepat di depan lini pertahanan mereka.
Zaccheroni juga menekankan pentingnya keberanian bagi Juventus saat melawan Bayern maupun AS Roma kala berada di hadapan Real Madrid. Zaccheroni menilai, penting bagi mereka untuk turun ke arena tanpa sedikit pun merasa gentar.
Keduanya (Juventus dan Roma) harus membuang semua rasa gentar ketika melangkah ke lapangan.
Saat Milan yang saya latih menghadapi Barcelona (fase grup Liga Champions 2000/01), tim asal Catalan itu adalah favorit mutlak. Namun, kami sanggup menang 2-0 di Camp Nou (lewat gol Francesco Coco dan Oliver Bierhoff), pungkasnya.
Klik Juga:
Reuni dan Rivalitas Lama Iringi 16 Besar Liga Champions
Tim 'Buangan' Liga Champions Yang Pernah Juara Liga Europa
Inilah Tim Terbaik Fase Grup Liga Champions 2015/2016
Guardiola: Level Juve Sudah Setara Barca dan Madrid
Hadapi City, Dynamo Usung Spirit Dari Masa Silam
PSV Dapat Lawan Kuat Bertipe Petarung
'Roma Yang Asli Bisa Kalahkan Madrid'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




