Copa America 2011: Jalan Uruguay Menuju Final
Editor Bolanet | 21 Juli 2011 07:59
Bola.net - Oleh: Zulfikar Aleksandri
Dua gol Luis Suarez ke gawang Peru di semifinal membawa Uruguay ke final Copa America 2011. Final ke-21 untuk negara berpenduduk hanya 3,5 juta jiwa tersebut.
Sejak awal kompetisi, Uruguay merupakan favorit juara setelah tuan rumah Argentina dan juara bertahan Brasil. Dengan status semifinalis Piala Dunia 2010 dan materi pemain seperti Suarez dan Diego Forlan, sulit untuk tak memposisikan Uruguay sebagai favorit.
Uruguay hanya butuh satu kemenangan lagi untuk menjadi raja Amerika Latin, penguasa gelar CONMEBOL (15 gelar juara) sejak tahun 1916.
Bagaimana perjalanan Los Celeste menuju Monumental Stadium di Buenos Aires? Berikut rangkumannya.
Grup A
URUGUAY vs PERU
Uruguay berada satu grup dengan Chile, Peru, dan Meksiko. Juara grup diperkirakan jadi milik Uruguay, namun laga perdana memang tak pernah mudah. Uruguay ditahan imbang Peru yang tampil compang-camping karena banyak pemain cedera. Luis Suarez membawa Uruguay unggul lebih dulu sebelum disamakan Paolo Guerrero.
Laga antara dua tim berkarakter menyerang, namun tak banyak gol yang terjadi. Uruguay lagi-lagi unggul lebih dulu, kali ini melalui Alvaro Pereira. Chile memaksakan hasil imbang berkat gol calon bintang Barcelona, Alexis Sanchez.
Permainan kurang meyakinkan kembali ditampilkan Uruguay. Menghadapi Meksiko yang menurunkan tim U23, skuad Oscar Tabarez hanya menang tipis 1-0, lagi-lagi berkat gol Alvaro Pereira pada menit 15 babak pertama.
Kemenangan Chile atas Peru di laga terakhir membuat Uruguay lolos ke perempat final sebagai runner up Grup C dan bertemu tuan rumah Argentina yang menjadi runne up Grup A di bawah Kolombia.
URUGUAY vs ARGENTINA
Meski Lionel Messi terus mendapat sorotan tajam dari publik Argentina, Tim Tango tetap lebih difavoritkan dari Uruguay pada perempat final di Santa Fe. Namun justru Uruguay mengejutkan tuan rumah melalui gol cepat Diego Perez ketika pertandingan baru berjalan enam menit.
Argentina menyamakan kedudukan melalui heading Gonzalo Higuain. Skor imbang 1-1 bertahan hingga 90 menit dan dua kali babak perpanjangan waktu, sehingga pertandingan harus diakhri dengan adu penalti.
Kiper Fernando Muslera menjadi pahlawan Uruguay saat menggagalkan tendangan penalti ekskutor ketiga Argentina, Carlos Tevez. Uruguay ke semifinal setelah menang adu penalti 5-4.
PERU vs URUGUAY
Ulangan laga pertama kedua tim di Grup C. Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Uruguay menunjukkan kelasnya di babak kedua. Dua finishing sempurna Luis Suarez membawa Uruguay ke final pertama sejak tahun 1995.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Juara atau Tidak, Arsenal Harus Pertahankan Mikel Arteta
Liga Inggris 7 Mei 2026, 23:32
-
Prediksi BRI Super League: PSBS vs Dewa United 8 Mei 2026
Bola Indonesia 7 Mei 2026, 23:13
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persik 8 Mei 2026
Bola Indonesia 7 Mei 2026, 22:08
-
3 Alasan Luis Enrique Sulit Jadi Pelatih Real Madrid
Liga Spanyol 7 Mei 2026, 22:05
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55



















