Ditendang Real Madrid, Deretan Pemain Ini Malah Sukses

Aga Deta | 22 Desember 2015 12:11
Ditendang Real Madrid, Deretan Pemain Ini Malah Sukses

Bola.net - Bola.net - Real Madrid merupakan salah satu klub terbaik dunia yang dipenuhi oleh pemain bintang. Los Blancos mempunyai kemampuan finansial yang kuat untuk membeli pemain berkualitas dari seluruh dunia.

Meskipun begitu, Madrid juga kebiasaan buruk menjual pemain seenaknya meski mempunyai kontribusi yang besar kepada klub. Menariknya banyak pemain yang setelah meninggalkan Santiago Bernabeu justru karirnya semakin bersinar di klubnya masing-masing.

Advertisement

Berikut ini deretan pemain yang sukses setelah meninggalkan Real Madrid.

1 dari 10 halaman

Samuel Eto'o

Samuel Eto'o

Samuel Eto'o memulai karir bersama Real Madrid, tapi tak banyak mendapatkan kesempatan di tim utama. Eto’o akhirnya lebih sering dipinjam ke berbagai klub. Eto’o kemudian pindah ke Mallorca pada musim panas 2000 dan berhasil menjadi legenda klub itu.

Karir Eto'o mencapai puncaknya ketika memperkuat Barcelona. Ia merupakan anggota skuat Barcelona yang memenangkan La Liga dan Liga Champions di musim 2005/06 dan treble winners di musim 2008/09.

Eto'o kemudian pindah ke Inter Milan dan mampu mengulangi pencapaiannya dengan mengantarkan Nerazzuri memenangkan trreble di tahun 2010. Ia merupakan pemain pertama yang memenangkan treble dengan dua klub berbeda.
2 dari 10 halaman

Esteban Cambiasso

Esteban Cambiasso

Esteban Cambiasso merupakan produk akademi Real Madrid. Ia menghabiskan empat musim di Argentina dengan Independiente dan River Plate setelah meninggalkan akademi Madrid sebelum kembali ke tim utama si tahun 2002. Setelah kembali ke Madrid, Cambiasso memenangkan gelar La Liga, namun ia lebih sering menjadi pelapis Claude Makelele.

Di tahun 2004, Cambiasso meninggalkan Madrid dan pindah ke Italia dengan memperkuat Inter Milan dan bertahan di klub tersebut selama satu dekade. Inter merupakan klub yang membesarkan namanya dan selalu memberinya kesempatan bermain reguler.

Selama di Italia, Cambiasso memenangkan lima gelar Serie A secara beruntun, empat Coppa Italia dan tentu saja trofi Liga Champions saat Inter memenangkan treble di tahun 2010.
3 dari 10 halaman

Wesley Sneijder

Wesley Sneijder

Di tahun 2009, Real Madrid mendatangkan banyak pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo, Kaka, Xabi Alonso dan Karim Benzema. Akibatnya, banyak pemain yang harus hengkang dan salah satunya adalah Wesley Sneijder.

Sneijder kemudian melanjutkan karirnya ke Inter Milan yang dilatih oleh Jose Mourinho dan dengan cepat menjadi pemain penting dan berpengaruh di Nerazzuri. Dia memiliki peran besar dalam kesuksesan Inter memenangkan treble di musim 2009/10.

Pemain asal Belanda ini sempat memenangkan satu Coppa Italia dan Piala Dunia Antar Klub sebelum pergi ke Galatasaray. Di klub Turki ini Sneijder sudah memberikan dua titel Liga Turki dan dua Piala Turki.
4 dari 10 halaman

Walter Samuel

Walter Samuel

Samuel bergabung dengan Real Madrid di tahun 2004 setelah tampil cukup cemerlang bersama AS Roma. Namun pemain Argentina ini hanya bertahan satu musim di Santiago Bernabeu sebelum akhirnya dijual ke Inter Milan.

Selama sembilan musim bersama Inter, Samuel memenangkan berbagai macam gelar termasuk treble winners di tahun 2010. Setelah karirnya di Inter selesai, ia bergabung dengan Basel dan mengantarkan klub tersebut menyabet gelar Super Liga Swiss di musim perdananya.
5 dari 10 halaman

Juan Mata

Juan Mata

Mata merupakan lulusan akademi Real Madrid lainnya yang tidak mendapatkan tempat di klub ini. Ia meninggalkan Real Madrid di tahun 2007 dan selanjutnya menjadi pemain penting di Valencia dengan memenangkan Copa del Rey.

Penampilan cemerlangnya di Valencia mengantarkan Mata menuju klub Premier League Chelsea. Karir Mata di Stamford Bridge berlansung singkat namun bisa dibilang cukup sukses.

Di musim perdananya bersama The Blues, Mata memenangkan Piala FA dan Liga Champions. Pada musim berikutnya ia kembali mengangkat piala dengan menenangkan Liga Europa.

Karir Mata juga sukses di level internasional bersama timnas Spanyol dengan menjuarai Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012.
6 dari 10 halaman

Juanfran

Juanfran

Juanfran adalah salah satu dari sekian banyak produk akademi Real Madrid yang gagal menembus tim utama dan sukses bersama klub lain. Dia sempat tampil membela Madrid dalam enam kesempatan, tetapi kemudian dipinjamkan ke Espanyol.

Pemain Spanyol ini mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak di klub Catalan dan ikut memenangkan Copa del Rey selama satu musim berada di sana. Pada tahun 2006, ia bergabung Osasuna dengan status permanen dan bertahan selama lima tahun tanpa memenangkan piala.

Pada tahun 2011, Juanfran bergabung dengan tetangga Real Madrid, Atletico Madrid dan menjadi salah satu pemain paling penting di bawah kepemimpinan Diego Simeone. Trofi pertamanya dengan Atletico adalah Europa League yang ia menangkan di musim pertamanya dan kemudian diikuti oleh Copa del Rey dan Piala Super Eropa di musim berikutnya.

Di musim 2013/14, Juanfran memenangkan titel La Liga dan membantu Atletico menghentikan dominasi Real Madrid dan Barcelona di Spanyol. Masih di musim yang sama, Atletico mampu menembus final Liga Champions meski akhirnya kalah dari Real Madrid.
7 dari 10 halaman

Arjen Robben

Arjen Robben

Menjual Arjen Robben adalah salah satu keputusan yang paling konyol yang dibuat oleh Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir dan kerugian mereka ternyata menjadi keuntungan besar bagi Bayern Munchen. Robben adalah satu satu dari sekian banyak pemain yang dilepas Madrid di awal musim 2009/10.

Di musim pertamanya bersama Bayern, Robben memenangkan gelar Bundesliga dan DFB Pokal, sehingga menyamai jumlah trofi bersama Real Madrid hanya dalam satu musim. Robben juga sanggup mencetak 23 gol di semua kompetisi pada musim yang sama.

Robben merupakan salah satu pemain kunci Bayern yang meraih treble di 2012/13 dan mencetak gol kemenangan di final Liga Champions melawan Borussia Dortmund. Dia terus menjadi pemain penting di bawah Josep Guardiola dan telah menambahkan dua gelar Bundesliga lebih serta satu Piala DFB ke dalam koleksi trofinya di bawah pelatih asal Spanyol itu.
8 dari 10 halaman

Claude Makelele

Claude Makelele

Makelele sejatinya merupakan pemain berkelas dan merupakan pilar penting di lini tengah Madrid. Namun seiring dengan banyaknya pemain bintang yang datang ke Santiago Bernabeu, ia harus menyingkir dan ditampung Chelsea.

Sesampainya di Chelsea, Makelele menjadi pemain tak tergantikan dan ikut menyumbangkan dua titel Premier League, dua Piala Liga dan satu Piala FA. Setelah karirnya bersama Chelsea berakhir, Makelele masih sempat memenangkan satu Piala Prancis dengan PSG.
9 dari 10 halaman

Clarence Seedorf

Clarence Seedorf

Clarence Seedorf berusia 20 tahun ketika bergabung dengan Real Madrid di tahun 1996. Pemain asal Belanda itu dengan cepat menjadi pilihan utama di sana selama tiga tahun.

Seedorf kehilangan tempatnya di tahun 1999 dan selanjutnya dijual ke Inter Milan. Setelah dua tahun bermain di Inter, Seedorf kemudian menyeberang ke rival sekota AC Milan di tahun 2002.

Selama di San Siro, Seedorf meraih berbagai macam gelar seperti dua Scudetto, dua Liga Champions, dua Piala Super Eropa, satu Piala Dunia Antar Klub, satu Coppa Italia dan dua Piala Super Italia. Setelah meninggalkan Milan, Seedorf sempat meraih juara bersama Botafogo.
10 dari 10 halaman

Xabi Alonso

Xabi Alonso

Pemain asal Spanyol ini merupakan pemain penting Real Madrid ketika meraih La Decima atau 10 kali juara Liga Champions. Namun setelah itu Alonso justru meninggalkan Madrid dan bergabung dengan raksasa Jerman Bayern Munchen.

Selama berpetualang di Allianz Arena, Alonso tetap melanjutkan kebiasaannya memenangkan gelar. Ia membantu Bayern menjuarai Bundesliga di perdananya bergabung. Di musim ini ia masih berpeluang besar menambah koleksi gelarnya.

LATEST UPDATE